Finis Posisi 11 di Motegi, Veda Ega Bawa Modal Penting Jelang Moto3 Mandalika
Veda Ega Pratama bangkit dari insiden crash saat kualifikasi dan finis ke-11 pada Moto3 Jepang 2026. Pembalap Indonesia itu meraih 5 poin penting jelang Moto3 M
Veda Ega Pratama /Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama menunjukkan mental kuat pada Moto3 Jepang 2026 di Mobility Resort Motegi. Setelah mengalami kecelakaan saat sesi kualifikasi, Veda berhasil bangkit dan mengamankan lima poin penting dengan finis di posisi ke-11 pada balapan utama.
Hasil tersebut menjadi modal berharga bagi pebalap Honda Team Asia itu menjelang seri kandang Moto3 Mandalika yang akan berlangsung akhir pekan ini.
Akhir pekan Veda di Motegi tidak berjalan mulus. Pada sesi kualifikasi kedua (Q2), ia mengalami crash highside yang membuatnya gagal memperbaiki catatan waktu. Akibatnya, Veda hanya menempati posisi ke-18 dalam hasil kualifikasi. Namun, penalti turun enam grid yang diterima dua pebalap lain membuatnya naik dan memulai balapan dari posisi ke-16.
Meski start dari barisan tengah, Veda langsung tampil agresif sejak lampu start padam. Ia segera memperbaiki posisi dengan naik ke peringkat ke-14 pada fase awal lomba. Memasuki lap kedua, Veda kembali merangsek ke posisi ke-13, lalu naik ke urutan ke-12 pada lap berikutnya.
Performa positif itu terus berlanjut. Pada lap keenam, Veda masih bertahan di posisi ke-12 sebelum naik ke posisi ke-10 pada lap ketujuh. Persaingan di kelompok tengah berlangsung sengit karena sejumlah pebalap silih berganti menempati posisi yang sama.
Momentum terbaik Veda terjadi pada lap ke-10 saat ia sempat menembus posisi kesembilan. Namun, posisinya kembali direbut Valentin Perrone. Situasi semakin sulit ketika Veda mendapat peringatan track limit pada lap ke-11 yang membuatnya turun ke posisi ke-13. Satu lap berikutnya, ia kembali kehilangan posisi hingga berada di urutan ke-15.
Di fase tersebut, rivalnya dari Malaysia, Hakim Danish, berhasil melewatinya. Namun, Veda tidak menyerah. Empat lap menjelang finis, pembalap asal Indonesia itu kembali menyerang dan berhasil menyalip Danish untuk merebut posisi ke-13.
Duel keduanya berlanjut hingga lap terakhir. Danish terus memberikan tekanan dari belakang, tetapi Veda mampu memanfaatkan sektor terakhir untuk melakukan manuver penting yang mengantarkannya finis di posisi ke-11.
Hasil tersebut membuat Veda meraih lima poin dari GP Jepang. Sementara itu, Danish memperoleh empat poin setelah finis tepat di belakangnya. Tambahan poin tersebut membuat keduanya kini sama-sama mengoleksi 105 poin di klasemen sementara Moto3 2026.
Meski memiliki jumlah poin yang sama, Danish berada di posisi ketujuh klasemen sementara, sedangkan Veda menempati urutan kedelapan.
Usai balapan, Veda mengaku bersyukur bisa mengakhiri akhir pekan yang sulit dengan tambahan poin. Ia juga mengalihkan fokus ke Moto3 Mandalika yang akan menjadi balapan kandangnya.
"Akhir pekan yang berat, tapi saya senang bisa meraih poin dan mengambil sisi positifnya. Arigato Motegi! Balapan kandang menanti. Sampai jumpa di Mandalika!" tulis Veda melalui akun Instagram pribadinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Veda Ega Pratama bangkit dari insiden crash saat kualifikasi dan finis ke-11 pada Moto3 Jepang 2026. Pembalap Indonesia itu meraih 5 poin penting jelang Moto3 M
Lima motuba seperti Civic Estilo, Starlet, BMW E30, W124 dan Lancer GTi masih diburu karena desain, sejarah, komunitas, dan kelangkaannya.
Kemarau panjang belum memicu gagal panen di Bantul. Petani menyesuaikan komoditas, memilih palawija dan padi berumur pendek.
Survei Ipsos menempatkan Indonesia di posisi kedua dunia dalam kepuasan kehidupan asmara dengan skor 85, hanya di bawah Thailand.
Polresta Sleman mengonfirmasi Transhome telah melaporkan kebakaran ke Polsek Berbah. Penyebab dan kerugian masih dalam penyelidikan.
Presiden FIFA Gianni Infantino memuji Indonesia sebagai tuan rumah FIFA ASEAN Cup dan berharap turnamen serupa kembali digelar di kawasan ASEAN.