Marc Marquez Pede Tatap GP Indonesia, Modal 37 Poin dari Jepang

Jumali
Jumali Senin, 05 Oktober 2026 14:17 WIB
Marc Marquez Pede Tatap GP Indonesia, Modal 37 Poin dari Jepang

Sirkuit Mandalika. - Antara

Harianjogja.com, JOGJA—Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, datang ke Grand Prix (GP) Indonesia dengan kepercayaan diri yang meningkat setelah meraih hasil maksimal pada GP Jepang. Meski Sirkuit Mandalika masih menjadi salah satu tantangan bagi pembalap bernomor 93 itu, performa motor Ducati yang menurutnya semakin nyaman menjadi modal menghadapi balapan di Indonesia.

Marc Marquez mengaku merasakan perkembangan positif pada motornya sejak balapan di Aragón. Karena itu, ia kini ingin melihat sejauh mana performa Ducati Lenovo ketika digunakan untuk menghadapi karakter Sirkuit Mandalika di Lombok.

"Sekarang mari kita lihat bagaimana keadaan motor saya di Indonesia. Tetapi secara umum, sejak balapan di Aragón, saya merasa sangat nyaman dengan kondisi motor saya," kata Marquez dikutip dari laman Ducati Lenovo, Senin (5/10/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Marquez melewati akhir pekan yang sangat produktif di GP Jepang. Ia berhasil mengamankan kemenangan pada sprint race sekaligus balapan utama, dengan mengungguli duo Aprilia Racing, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi.

Hasil tersebut membuat Marquez membawa modal penting sebelum menjalani seri berikutnya di GP Indonesia. Ia bahkan mengumpulkan 37 poin sepanjang akhir pekan balapan di Jepang.

"Saya benar-benar senang dengan 37 poin yang diraih akhir pekan ini, karena itulah tujuan utama. Itu adalah balapan yang sulit, terutama di putaran pertama di belakang Jorge (Martín)," ungkap Marc.

Mandalika Masih Jadi Tantangan Marc Marquez

Kepercayaan diri Marc Marquez tetap dibarengi catatan penting ketika berbicara mengenai GP Indonesia. Sejak Sirkuit Mandalika masuk kalender MotoGP pada 2022, pembalap Ducati Lenovo tersebut belum pernah finis dalam balapan utama GP Indonesia.

Catatan itu membuat seri di Mandalika memiliki tantangan tersendiri bagi Marc. Kondisi tersebut juga menjadi alasan mengapa performa motor pada akhir pekan GP Indonesia akan menjadi perhatian, terutama setelah Marquez merasa semakin nyaman dengan tunggangannya sejak seri Aragón.

Meski belum pernah finis dalam balapan utama GP Indonesia sejak Sirkuit Mandalika masuk kalender MotoGP, Marc datang dengan hasil positif dari seri sebelumnya. Kemenangan di GP Jepang menjadi tambahan kepercayaan diri sebelum menghadapi lintasan di Lombok.

Peluang Pertahankan Gelar Juara Dunia

Selain mengejar hasil terbaik di Mandalika, Marc Marquez juga masih memiliki peluang mempertahankan gelar juara dunia. Saat ini, pembalap tersebut menempati posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 331 poin.

Dengan posisi tersebut, persaingan perebutan gelar juara dunia masih menjadi bagian penting dari perjalanan Marc pada sisa musim. Hasil yang diraih di GP Jepang membuatnya datang ke Indonesia dengan tambahan 37 poin dari satu akhir pekan balapan.

Kemenangan di GP Jepang juga membuat Marc Marquez menjadi pembalap dengan jumlah kemenangan terbanyak di Sirkuit Misano. Ia kini telah mengoleksi empat kemenangan di sirkuit tersebut.

Sementara itu, perhatian Marc berikutnya tertuju pada GP Indonesia di Sirkuit Mandalika, Lombok. Seri tersebut akan menjadi kesempatan bagi pembalap Ducati Lenovo untuk menguji kembali kenyamanan motornya sekaligus melanjutkan persaingan di papan atas klasemen sementara MotoGP.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online