AFC Nations League 2030 Bakal Ubah Kualifikasi Piala Dunia dan Asia
AFC menyiapkan Nations League mulai 2030. Kompetisi ini akan membagi 47 negara ke tiga divisi dan mengubah jalur kualifikasi Piala Asia serta Piala Dunia.
Laga Italia vs Turki/Instagram: Azzurri
Harianjogja.com, JOGJA—Italia berhasil menjaga posisi kedua Grup A1 UEFA Nations League setelah mengalahkan Turki 3-1 di Stadion Renato Dall’Ara, Bologna, Selasa (6/10/2026) dini hari WIB.
Kemenangan tersebut diraih Italia dalam pertandingan yang tidak berjalan mudah. Pelatih Roberto Mancini mengakui timnya mengalami kelelahan setelah melakukan banyak perubahan dalam susunan pemain.
Mancini memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain yang minim pengalaman internasional untuk tampil sejak awal. Perubahan itu membuat Italia sempat kesulitan mengembangkan permainan pada fase awal pertandingan.
“Meski kami melakukan banyak perubahan, kelelahan terasa di seluruh tim dan kami sedikit kesulitan,” kata Mancini dikutip dari AFP.
Kondisi tersebut terlihat dari permainan Italia yang sempat berada di bawah tekanan Turki. Gianluigi Donnarumma bahkan harus melakukan penyelamatan untuk menggagalkan peluang Ozan Kabak dan Salih Ozcan pada awal pertandingan.
Namun, Italia mampu memanfaatkan peluang ketika mendapatkan ruang. Gianluca Scamacca membuka keunggulan pada menit ke-26 melalui penyelesaian dari umpan Giovanni Di Lorenzo dari sisi kanan.
Gol tersebut menjadi gol internasional kedua Scamacca untuk Italia. Penyerang Atalanta itu terakhir kali mencetak gol bagi Gli Azzurri tiga tahun lalu.
Turki tidak menyerah setelah tertinggal. Tim asuhan Vincenzo Montella meningkatkan tekanan selepas turun minum dan akhirnya mendapatkan gol penyama kedudukan pada menit ke-61.
Zeki Celik bergerak dari sisi kanan dan mengirimkan umpan ke area penalti. Aral Simsir kemudian menyelesaikannya untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Gol Turki tidak membuat Italia kehilangan kendali terlalu lama. Hanya sekitar tiga menit kemudian, Riccardo Calafiori membawa Gli Azzurri kembali memimpin.
Calafiori mencetak gol melalui sundulan setelah menyambut tendangan bebas Nicolò Barella. Gol tersebut menjadi salah satu momen penting karena Italia mampu memberikan respons cepat setelah kehilangan keunggulan.
Mancini menilai reaksi tersebut menjadi salah satu kunci kemenangan Italia.
“Kami melakukan pekerjaan dengan baik untuk mencetak gol dan kemudian mampu mencetak gol lagi segera setelah mereka menyamakan kedudukan,” ujar Mancini.
Italia kemudian memastikan kemenangan pada menit ke-87. Francesco Pio Esposito memanfaatkan peluang dari jarak dekat untuk mencetak gol ketiga.
Gol tersebut sekaligus menjadi gol ketujuh Esposito dalam 13 penampilan bersama tim nasional Italia. Penyerang muda itu masuk sebagai pemain pengganti Scamacca pada menit ke-56 sebelum akhirnya ikut menentukan hasil pertandingan.
Kemenangan ini membuat Italia mengoleksi tujuh poin dari empat pertandingan dan menempati posisi kedua Grup A1. Prancis berada di puncak dengan 10 poin, sedangkan Belgia mengoleksi enam poin.
Turki berada di posisi terakhir tanpa poin setelah menelan empat kekalahan dari empat pertandingan.
Bagi Italia, posisi kedua menjadi penting karena persaingan untuk lolos ke perempat final masih terbuka. Mancini pun belum menganggap posisi tersebut aman.
“Kami harus terus bermain. Saat ini kami berada di posisi kedua dan kemungkinan besar harus berjuang untuk mempertahankan posisi itu ketika menghadapi Belgia,” kata Mancini.
Italia sebelumnya menang 4-1 atas Turki pada pertemuan pertama. Setelah itu, Gli Azzurri bermain imbang 1-1 ketika bertandang ke markas Prancis.
Dengan demikian, kemenangan di Bologna menjadi tambahan penting bagi Italia setelah sebelumnya mengawali kompetisi dengan kekalahan 0-2 dari Belgia. Tim asuhan Mancini kini berhasil menjaga momentum dan berada dalam posisi yang lebih baik untuk mengejar tiket perempat final.
Turki menghadapi Italia tanpa beberapa pemain andalannya. Arda Guler absen karena skorsing, sedangkan Kenan Yildiz dan Hakan Calhanoglu tidak dapat bermain karena cedera.
Kondisi tersebut membuat pilihan Montella menjadi lebih terbatas. Turki tetap mampu memberikan tekanan, tetapi Italia akhirnya lebih efektif dalam memanfaatkan peluang yang mereka dapatkan.
Di kubu Italia, Scamacca menganggap hasil akhir menjadi hal terpenting dari pertandingan yang berlangsung ketat tersebut.
“Saya sangat gembira. Bukan hanya karena gol, tetapi terutama karena hasil pertandingan. Kemenangan ini sangat penting bagi kami,” kata Scamacca.
Ia mengakui Turki memberikan perlawanan keras karena tampil agresif. Namun, Italia mampu mempertahankan keunggulan setelah Calafiori mencetak gol kedua dan Esposito memastikan kemenangan pada penghujung laga.
Hasil 3-1 membuat Italia tetap berada di jalur persaingan Grup A1. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan posisi kedua ketika persaingan dengan Belgia kembali menentukan perjalanan Gli Azzurri di Nations League.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
AFC menyiapkan Nations League mulai 2030. Kompetisi ini akan membagi 47 negara ke tiga divisi dan mengubah jalur kualifikasi Piala Asia serta Piala Dunia.
Produksi The Batman Part II dihentikan sementara setelah Matt Reeves fokus mengurus keluarga. Film masih dijadwalkan tayang Februari 2028.
Media Kanada menyoroti keberanian John Herdman membawa mentalitasnya saat melatih Kanada ke Timnas Indonesia hingga meraih gelar FIFA ASEAN Cup.
Prabowo ikut merayakan kemenangan Indonesia atas Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026. Selebrasinya disebut ala Power Ranger
HP panas dan baterai cepat habis belum tentu spyware. Kenali tanda lain, cara memeriksa, menghapus, dan mencegah spyware di ponsel.
DPRD Kulonprogo meminta kontribusi tambang dievaluasi. Realisasi pajak MBLB 2026 baru Rp1,16 miliar dari target Rp2,4 miliar.