Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Pesan Terakhirnya

Jumali
Jumali Rabu, 07 Oktober 2026 15:37 WIB
Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Pesan Terakhirnya

Lionel Messi/Instagram

Harianjogja.com, JOGJA—Lionel Messi menutup perjalanan panjangnya bersama Timnas Argentina dengan suasana emosional di Stadion Monumental, Buenos Aires, Rabu (7/10) WIB. Kemenangan 3-0 atas Benin menjadi laga terakhir sang kapten bersama Albiceleste sekaligus menandai berakhirnya pengabdiannya selama 21 tahun membela tim nasional.

Perpisahan tersebut terasa semakin istimewa karena Messi tidak hanya tampil sebagai pemain utama, tetapi juga berkontribusi langsung melalui satu gol dan dua assist. Setelah pertandingan berakhir, pemain berusia 39 tahun itu berdiri di tengah lapangan untuk menyampaikan pesan terakhir kepada suporter dan rekan-rekannya.

"Sangat membanggakan bagi saya bisa membela seragam ini selama lebih dari 20 tahun," kata Messi dikutip dari AFP.

"Bahkan dalam masa-masa terburuk yang kami lalui dan yang saya alami, saya tidak pernah berhenti berjuang dan tidak pernah berhenti berada di sini," lanjutnya.

Perpisahan yang Diakui Sangat Menyakitkan

Bagi para penggemar sepak bola Argentina, kepergian Messi dari tim nasional menandai berakhirnya salah satu era terpanjang dalam sejarah Albiceleste. Pemain yang menjadi bagian penting dalam berbagai perjalanan Argentina itu mengakui keputusan tersebut bukan hal mudah.

"Tidak datang lagi akan terasa sangat menyakitkan. Sungguh, saya ingin bermain seumur hidup karena bermain untuk timnas Argentina adalah hal terindah yang bisa terjadi kepada seorang pemain," ujarnya.

Pernyataan tersebut menggambarkan kedekatan Messi dengan Timnas Argentina. Selama lebih dari dua dekade, ia menjadi salah satu figur sentral yang menemani berbagai fase perjalanan tim, mulai dari masa sulit hingga momen-momen bersejarah.

Stadion Monumental Jadi Saksi Perpisahan

Pemilihan Stadion Monumental sebagai lokasi laga terakhir Messi menghadirkan makna tersendiri. Stadion tersebut pernah menjadi tempat Argentina merayakan berbagai momen penting, termasuk pertandingan pertama setelah keberhasilan meraih gelar Piala Dunia 2022.

Kali ini, stadion yang sama menjadi lokasi Messi mengucapkan salam perpisahan kepada publik Argentina. Di hadapan ribuan pendukung, ia mengakui sedang menjalani momen yang paling berat dalam perjalanan kariernya bersama tim nasional.

"Sekarang saya berada di sini pada hari tersedih dalam karier saya. Hari ketika saya harus mengucapkan selamat tinggal kepada tim nasional dan kepada kalian semua," kata Messi.

Meski tidak lagi berada di lapangan sebagai pemain Argentina, Messi menegaskan hubungan dirinya dengan tim nasional tidak akan terputus. Ia menyatakan akan terus mendukung generasi penerus Albiceleste dari tribune bersama para pendukung lainnya.

"Mulai sekarang saya akan berada di sisi itu, bersama para suporter, mendukung semua pemain dan siapa pun yang datang. Kami akan selalu bersatu," ujarnya.

Piala Dunia Terakhir Jadi Pertimbangan Utama

Keputusan pensiun yang diambil Messi juga dipengaruhi perjalanan berat Argentina pada Piala Dunia terakhir. Dalam turnamen tersebut, Argentina berhasil melangkah hingga partai final sebelum akhirnya kalah dari Spanyol.

Sebelum mencapai laga puncak, Argentina juga harus melewati pertandingan sengit menghadapi Inggris pada semifinal yang berakhir dengan kemenangan 2-1. Rangkaian pertandingan tersebut, menurut Messi, menguras energi dan emosi seluruh anggota tim.

"Meski saya ingin berada di sini seumur hidup, saya merasa sekarang adalah waktunya. Piala Dunia terakhir terlalu berat, dengan semua yang harus saya jalani," ujar Messi.

"Pada Piala Dunia terakhir kami sangat dekat. Kenyataannya, tidak ada sesuatu yang aneh seperti yang dikatakan orang-orang," tutur Messi.

Messi menjelaskan kondisi fisik skuad Argentina saat memasuki fase akhir turnamen sudah berada pada batas kemampuan. Meski demikian, ia menilai seluruh pemain tetap menunjukkan semangat juang hingga pertandingan terakhir.

"Kami tiba dengan kondisi yang hanya cukup untuk bertanding. Kami tetap berjuang seperti yang selalu kami lakukan ketika mengenakan seragam ini, bersama semua rekan yang pernah saya ajak berbagi pengalaman, termasuk mereka yang berada di sekitar tim ketika kami berhasil meraih kemenangan. Kami sudah sangat dekat," pungkasnya.

Kepergian Messi dari Timnas Argentina menutup satu babak penting dalam sejarah Albiceleste. Sementara generasi baru mulai mengambil peran di lapangan, dukungan dari salah satu ikon terbesar sepak bola Argentina itu dipastikan tetap hadir dari luar garis pertandingan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online