Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Peringkat 8, Tempel Hakim Danish
Veda Ega Pratama berada di peringkat 8 klasemen Moto3 2026 dengan 105 poin. Ia hanya tertinggal dari Hakim Danish jelang Mandalika.
Harry Kane./uefa.com
Harianjogja.com, JOGJA—Harry Kane membuka peluang untuk mengejar rekor gol internasional Cristiano Ronaldo setelah mencatat tonggak baru bersama Timnas Inggris. Dua gol ke gawang Republik Ceko dalam kemenangan 3-0 di Wembley, Rabu (7/10) dini hari WIB, membuat Kane menyamai rekor penampilan Peter Shilton sekaligus menambah koleksi golnya untuk The Three Lions menjadi 91.
Laga tersebut menjadi penampilan ke-125 Kane bersama Inggris. Jumlah itu membuatnya sejajar dengan Shilton sebagai pemain dengan penampilan terbanyak sepanjang sejarah Timnas Inggris putra.
Namun, pencapaian tersebut bukan satu-satunya catatan yang membuat nama Kane kembali menjadi perhatian. Dengan 91 gol internasional, penyerang Inggris itu mulai berbicara mengenai kemungkinan mengejar torehan Ronaldo yang saat ini memimpin daftar pencetak gol internasional sepanjang masa dengan 146 gol untuk Portugal.
Jarak antara Kane dan Ronaldo memang masih cukup lebar. Kane baru mengoleksi 91 gol bersama Inggris, sedangkan Ronaldo telah mencetak 146 gol untuk Portugal.
Meski demikian, Kane tidak menutup kemungkinan untuk terus mengejar rekor tersebut. Ia juga belum memiliki rencana mengakhiri karier internasional dalam waktu dekat sehingga peluang menambah jumlah gol masih terbuka selama dirinya mampu mempertahankan performa.
"Kita lihat saja sejauh mana saya bisa mencapainya. Saat ini saya memulai dari 50-an gol untuk mengejar dia. Jaraknya masih sangat jauh, tetapi siapa tahu? Saya berada dalam kondisi yang sangat baik," kata Kane dikutip dari AFP.
Kane melihat perkembangan sepak bola modern juga memberi kesempatan kepada pemain untuk bertahan lebih lama di level tertinggi. Menurutnya, sejumlah pemain yang pernah menjadi rekan setimnya masih mampu tampil hingga akhir usia 30-an, bahkan ada yang bermain sampai usia 40-an.
"Saya sudah pernah mengatakan bahwa beberapa pemain yang pernah bermain bersama saya terus bermain hingga akhir usia 30-an dan masih berada di level tertinggi, bahkan sekarang ada yang sampai usia 40-an. Saya menjalaninya musim demi musim. Selama saya merasa masih bisa membantu tim, saya akan tetap berada di sini," ujarnya.
Bagi Kane, menyamai rekor Shilton merupakan pencapaian yang sebelumnya tidak pernah ia bayangkan ketika pertama kali mengenakan seragam Inggris pada 2015. Kini, satu dekade setelah debutnya, ia telah menyamai jumlah penampilan salah satu figur paling bersejarah dalam sepak bola Inggris.
"Ini luar biasa, bahkan melampaui mimpi terliar saya," kata Kane.
Kane bahkan langsung meninggalkan jejak pada pertandingan debutnya. Ia mencetak gol hanya 79 detik setelah masuk dalam penampilan pertamanya bersama Inggris pada 2015. Sejak itu, perannya terus berkembang hingga akhirnya menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa The Three Lions.
Pelatih Inggris Thomas Tuchel turut memberikan apresiasi atas pencapaian Kane. Menurut Tuchel, sang kapten layak mendapatkan perhatian besar setelah mencapai tonggak bersejarah tersebut.
Kane sendiri menilai pencapaian itu tidak datang begitu saja. Ia menyebut keyakinan terhadap kemampuan diri, kerja keras, serta tuntutan tinggi yang terus diberikan kepada dirinya menjadi bagian dari perjalanan hingga mencapai posisi tersebut.
"Saya selalu memiliki keyakinan yang besar terhadap diri sendiri. Saya selalu bersedia melakukan lebih banyak dibandingkan pemain lain dan terus mendorong diri saya. Saya menggabungkan bakat yang saya miliki dengan kerja keras, keyakinan diri, dan dedikasi yang besar," katanya.
Ambisi Kane tidak hanya terlihat ketika membela Inggris. Setelah meninggalkan Tottenham Hotspur dan bergabung dengan Bayern Muenchen, ia juga mencatat rekor baru di Bundesliga.
Kane menjadi pemain tercepat yang mencetak 100 gol di Bundesliga setelah hanya membutuhkan 98 pertandingan. Pencapaian tersebut sekaligus mematahkan rekor yang telah bertahan selama 49 tahun.
Berbagai rekor tersebut belum membuat Kane merasa waktunya untuk berhenti mengejar pencapaian baru. Tahun ini, namanya juga masuk dalam persaingan penghargaan Ballon d'Or.
"Saya baru saja melewati musim terbaik dalam karier saya sebagai pemain dan memulai musim ini sama baiknya seperti musim lalu. Saya berada dalam kondisi yang bagus. Bagi saya sekarang, yang terpenting adalah terus mendorong diri sendiri dan melihat sejauh mana saya bisa melangkah," tuturnya.
Bagi Kane, pencapaian yang telah diraih justru menjadi alasan untuk mempertahankan standar yang sama. Ia belum ingin menentukan batas kariernya dan memilih melihat perkembangannya dari musim ke musim.
"Saya tidak akan berhenti. Saya akan terus mendorong diri sendiri dan melihat ke mana perjalanan ini membawa saya. Mungkin sekitar 10 tahun lagi kita bisa melihat di mana batas kemampuan saya," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Veda Ega Pratama berada di peringkat 8 klasemen Moto3 2026 dengan 105 poin. Ia hanya tertinggal dari Hakim Danish jelang Mandalika.
Teknologi antariksa ternyata hadir di balik kamera dan GPS HP. Simak 5 teknologi yang berkembang dari riset NASA hingga perangkat konsumen.
JABFEST 2026 digelar di The Ratan, Bantul, mengusung tema “Saksi Mata” untuk melawan pendangkalan melalui seni, sastra, buku, literasi, dan diskusi.
Kasus ISPA di DIY mencapai 13.677 pada minggu ke-38, naik 1.059 kasus. Dinkes mengingatkan warga mewaspadai cuaca panas, dehidrasi, dan heatstroke.
Jadwal bola malam ini 7 Oktober 2026 menghadirkan Buriram United vs Borneo FC dan sejumlah laga ASEAN Club Championship serta Turkish Cup.
Paramount Skydance resmi menguasai Warner Bros. Discovery senilai USD110 miliar. Harry Potter hingga HBO Max kini satu grup.