As Roda Omoda 5 Copot di Malaysia, Chery Indonesia Buka Suara
As roda belakang Omoda 5 terlepas di Malaysia dan viral. Chery Indonesia menunggu hasil investigasi Chery Malaysia terkait penyebabnya.
Sirkuit Mandalika. - Antara
Harianjogja.com, JOGJA— Sirkuit Mandalika kembali menjadi salah satu perhatian pembalap menjelang MotoGP Mandalika Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Pembalap Yamaha, Alex Rins, menjadi salah satu rider yang mengaku selalu menantikan balapan di sirkuit yang berada di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tersebut.
MotoGP Mandalika 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026. Bagi Rins, Mandalika memiliki karakter berbeda dibandingkan banyak sirkuit MotoGP lain yang berada di kawasan perkotaan.
Sirkuit sepanjang 4,3 kilometer itu berada di kawasan Lombok yang dikelilingi beragam destinasi wisata. Kondisi tersebut menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi pembalap dan tim yang datang ke Indonesia.
“Mandalika adalah salah satu balapan yang selalu saya nantikan. Sirkuit Mandalika cukup unik dan lokasinya luar biasa,” ujar Alex Rins dalam unggahan Yamaha di Instagram.
Di balik pemandangan dan karakter uniknya, Mandalika juga menghadirkan tantangan yang tidak bisa diabaikan pembalap.
Salah satunya adalah kondisi cuaca. Balapan tahun ini berlangsung pada Oktober, sehingga cuaca panas berpotensi menjadi salah satu faktor yang harus dihadapi para rider.
Situasi tersebut berbeda dengan balapan perdana Mandalika pada 2022. Ketika itu, balapan digelar pada Maret dan berlangsung dalam kondisi basah karena hujan.
Rins pun mengingatkan kondisi di Mandalika dapat berubah-ubah. Pembalap asal Spanyol tersebut memilih menunggu perkembangan cuaca sebelum menentukan apa yang akan terjadi selama akhir pekan balapan.
“Kondisi trek dan cuaca bisa dapat berubah-ubah di sini, jadi lihat saja apa yang akan terjadi,” ucap Rins.
Selain berusaha mendapatkan hasil terbaik, Rins juga ingin menikmati atmosfer yang diberikan penggemar Indonesia.
“Bagaimanapun, saya senang bisa menghabiskan waktu bersama para penggemar Indonesia dan memberikan pertunjukan yang bagus untuk mereka,” tutur Rins menambahkan.
MotoGP Mandalika 2026 juga menjadi kesempatan bagi Rins untuk memperbaiki hasil sebelumnya.
Pembalap berusia 30 tahun tersebut gagal meraih poin pada MotoGP Jepang 2026 setelah hanya mampu finis di posisi ke-16.
Karena itu, Rins berharap akhir pekan balapan di Mandalika dapat memberikan hasil yang lebih baik bagi dirinya dan Yamaha.
“Akhir pekan di Jepang tidak memberikan hasil yang kami inginkan, tetapi sekarang kita bisa melupakan itu,” kata Rins.
Dengan karakter lintasan yang unik, cuaca yang berpotensi panas, serta dukungan penonton Indonesia, Rins kini bersiap menghadapi tantangan MotoGP Mandalika 2026. Hasil di Jepang menjadi catatan yang ingin segera ditinggalkan sebelum fokus mengejar hasil positif di Lombok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
As roda belakang Omoda 5 terlepas di Malaysia dan viral. Chery Indonesia menunggu hasil investigasi Chery Malaysia terkait penyebabnya.
Riko Simanjuntak mengungkap latihan PSS Sleman selama jeda internasional sangat ketat. Tim bersiap menghadapi PSM Makassar.
Pemkot Jogja menargetkan 15 KKMP unggulan. Satu koperasi tiap kecamatan akan menjadi pilot project dengan pendampingan OPD.
Jalan Gose-Palbapang Bantul akan dilebarkan menjadi empat jalur sepanjang 1,7 km. Jalan dilengkapi median, trotoar, dan PJU untuk mendukung akses Pansela.
Alex Rins memuji keunikan Sirkuit Mandalika jelang MotoGP Indonesia 2026. Pembalap Yamaha itu juga mewaspadai cuaca panas dan ingin bangkit dari hasil buruk di
Gerindra meminta polemik ijazah Gibran dihentikan setelah putusan MK dan mengingatkan dampaknya terhadap kepastian hukum serta investasi.