MotoGP 2027 Punya 2 Grid, Sprint dan Grand Prix Dipisah

Jumali
Jumali Kamis, 08 Oktober 2026 14:37 WIB
MotoGP 2027 Punya 2 Grid, Sprint dan Grand Prix Dipisah

Foto ilustrasi Motogp. - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—MotoGP mengubah format akhir pekan mulai musim 2027. Perubahan paling mencolok adalah hadirnya kualifikasi khusus Sprint yang membuat balapan pendek Sabtu dan Grand Prix Minggu memiliki starting grid berbeda.

Dengan format baru ini, hasil kualifikasi Sprint pada Jumat tidak lagi menentukan posisi start Grand Prix. Sebaliknya, grid balapan utama akan ditentukan melalui kualifikasi tersendiri pada Sabtu.

MotoGP mengumumkan perubahan tersebut pada Rabu (7/10/2026), bersamaan dengan persiapan memasuki era baru pada 2027 yang juga ditandai regulasi teknis dan motor baru.

Bagi pembalap dan tim, perubahan tersebut membuat setiap sesi memiliki fungsi yang lebih spesifik. Performa pada Jumat akan berpengaruh langsung terhadap posisi start Sprint, sementara hasil kualifikasi Sabtu menjadi penentu posisi pada balapan utama.

Jumat Jadi Penentu Grid Sprint

Rangkaian MotoGP pada Jumat 2027 tetap dibuka dengan Free Practice 1 atau FP1 selama 45 menit. Setelah itu, pembalap mengikuti FP2 selama 30 menit.

Namun, FP2 tidak lagi memiliki fungsi seperti Practice yang berlaku saat ini untuk menentukan pembalap yang langsung masuk Q2. Sesi tersebut hanya menjadi kesempatan bagi pembalap dan tim untuk mengembangkan setelan motor.

Setelah FP2, persaingan berlanjut ke Sprint Qualifying selama 15 menit. Seluruh pembalap mengikuti sesi tersebut.

Hasil Sprint Qualifying akan menentukan starting grid Tissot Sprint yang digelar pada Sabtu sore. Dengan demikian, pembalap yang tampil cepat pada sesi kualifikasi Jumat bisa mendapatkan posisi start yang menguntungkan untuk balapan Sprint.

Perubahan ini sekaligus mengakhiri sistem yang selama ini menggunakan satu hasil kualifikasi untuk menentukan posisi start Sprint dan Grand Prix. Sejak Sprint diperkenalkan pada 2023, satu sesi kualifikasi pada Sabtu digunakan untuk kedua balapan tersebut.

Sabtu Fokus Menentukan Grid Grand Prix

Persaingan untuk balapan utama beralih ke Sabtu. MotoGP akan memulai hari dengan FP3 berdurasi 20 menit.

Setelah latihan tersebut, seluruh pembalap langsung mengikuti Grand Prix Qualifying 1 atau GP Q1. Berbeda dengan format sekarang, semua pembalap harus menjalani Q1.

Q1 berlangsung selama 15 menit. Sebanyak 12 pembalap tercepat kemudian berhak melaju ke GP Q2 yang juga berdurasi 15 menit.

GP Q2 menjadi penentu pole position dan posisi terdepan untuk Grand Prix Minggu. Artinya, hasil Sprint Qualifying Jumat dan hasil GP Q1-Q2 Sabtu dapat menghasilkan urutan grid yang berbeda.

Setelah kualifikasi Grand Prix selesai, Sprint tetap digelar pada Sabtu. Namun, grid Sprint tidak menggunakan hasil kualifikasi Grand Prix yang baru saja berlangsung. Posisi start Sprint tetap mengacu pada hasil Sprint Qualifying Jumat.

Susunan agenda MotoGP 2027 pun menjadi lebih jelas: Jumat digunakan untuk membangun posisi Sprint, sedangkan Sabtu menjadi hari penentuan grid Grand Prix sekaligus pelaksanaan Sprint.

Warm Up MotoGP Dihapus

Perubahan tidak hanya terjadi pada Jumat dan Sabtu. MotoGP juga menghapus sesi Warm Up selama 10 menit pada Minggu.

Sebagai gantinya, pit lane akan dibuka selama 10 menit sebelum Grand Prix MotoGP dimulai. Pembalap diperbolehkan melakukan beberapa sighting lap untuk melakukan pemeriksaan akhir terhadap motor dan kondisi lintasan.

MotoGP menjelaskan waktu yang sebelumnya digunakan untuk Warm Up akan dialihkan ke periode sebelum balapan utama. Setelah sesi tersebut selesai, pembalap langsung bersiap mengikuti Grand Prix dengan grid yang berasal dari GP Q1 dan GP Q2 pada Sabtu.

Agenda Minggu juga dimulai dengan balapan Moto3 dan Moto2 sebelum kelas MotoGP menjalani Grand Prix.

Bagi penonton, perubahan tersebut membuat hasil sebuah sesi pada satu hari tidak lagi otomatis menentukan posisi pembalap pada balapan lainnya. Pembalap yang gagal mendapatkan posisi bagus dalam Sprint Qualifying masih mempunyai kesempatan memperbaiki posisi start Grand Prix melalui kualifikasi Sabtu.

Sebaliknya, hasil Sprint juga tidak akan mengubah grid Grand Prix karena posisi start balapan utama sudah ditentukan sebelumnya melalui GP Q1 dan Q2.

Format Baru Bersamaan Motor 850 cc

Format akhir pekan tersebut diterapkan ketika MotoGP memasuki perubahan teknis besar pada 2027. Musim tersebut akan menggunakan motor dengan kapasitas mesin yang lebih kecil, yakni 850 cc, serta sejumlah regulasi teknis baru.

Dengan dua kualifikasi, MotoGP kini memberikan jalur berbeda bagi pembalap untuk mengejar posisi start dalam dua balapan di akhir pekan yang sama.

Secara keseluruhan, format baru 2027 adalah:

Jumat

  • FP1: 45 menit

  • FP2: 30 menit

  • Sprint Qualifying: 15 menit

Sabtu

  • FP3: 20 menit

  • Grand Prix Q1: 15 menit, seluruh pembalap

  • Grand Prix Q2: 15 menit, 12 pembalap tercepat dari Q1

  • Sprint: menggunakan grid hasil Sprint Qualifying

Minggu

  • Moto3 Grand Prix

  • Moto2 Grand Prix

  • MotoGP Grand Prix: menggunakan grid hasil Grand Prix Qualifying

Dengan demikian, mulai MotoGP 2027, satu akhir pekan tidak lagi memiliki satu hasil kualifikasi untuk dua balapan. Sprint dan Grand Prix mempunyai perebutan grid masing-masing, dengan kualifikasi Sprint berlangsung Jumat dan kualifikasi Grand Prix pada Sabtu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online