Zuckerberg Akui Tak Punya Gelar Kuliah Saat Dicecar Soal Risiko Instagram
Mark Zuckerberg mengaku tak memiliki gelar sarjana saat dicecar soal dasar menilai risiko beauty filter Instagram terhadap pengguna muda.
Maximo Quiles / Instagram
Harianjogja.com, JOGJA— Maximo Quiles kembali mendapat kesempatan mengunci gelar juara dunia Moto3 2026 saat balapan digelar di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu (11/10/2026). Pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team itu datang ke Moto3 Mandalika dengan keunggulan 127 poin atas pesaing terdekatnya, David Almansa.
Keunggulan tersebut membuat Quiles hanya membutuhkan tambahan keunggulan tertentu untuk memastikan gelar sebelum lima seri terakhir musim 2026. Setelah Moto3 Mandalika, masih tersedia 125 poin yang dapat diperebutkan hingga akhir musim.
Dengan kondisi tersebut, Mandalika menjadi kesempatan kedua bagi Quiles untuk menyegel gelar Moto3 2026. Sebelumnya, pembalap asal Spanyol itu gagal memastikan titel di Moto3 Jepang setelah David Almansa keluar sebagai pemenang di Sirkuit Motegi.
Quiles saat ini mengoleksi 326 poin di puncak klasemen Moto3 2026. Almansa berada di posisi kedua dengan 199 poin, disusul Alvaro Carpe dengan 191 poin dan Brian Uriarte dengan 187 poin.
Empat pembalap tersebut secara matematis masih berada dalam persaingan gelar. Namun, posisi Quiles jauh lebih menguntungkan karena hanya tersisa lima seri setelah Moto3 Mandalika dengan total maksimal 125 poin yang bisa diraih setiap pembalap.
MotoGP mencatat Quiles akan menjadi juara dunia jika mampu meninggalkan Indonesia dengan keunggulan minimal 125 poin atas para pesaingnya. Dengan demikian, hasil balapan di Mandalika akan menjadi penentu penting dalam perebutan gelar kelas ringan.
Skenario paling sederhana bagi Quiles adalah memenangi Moto3 Mandalika. Jika berhasil menjadi pembalap pertama yang melewati garis finis, pembalap bernomor 28 itu dipastikan menjadi juara dunia Moto3 2026 tanpa perlu melihat hasil Almansa.
Quiles akan mendapatkan tambahan 25 poin jika memenangi balapan. Dengan demikian, keunggulannya atas Almansa akan menjadi minimal 127 poin atau bahkan lebih, tergantung posisi finis pembalap Liqui Moly Dynavolt Intact GP tersebut.
Skenario ini membuat kemenangan di Mandalika menjadi jalan paling langsung bagi Quiles untuk mengamankan gelar dunia pertamanya di kelas Moto3.
Quiles tidak harus menang untuk menjadi juara di Mandalika. Finis kedua dengan tambahan 20 poin juga cukup untuk membuka peluang mengunci gelar, tetapi ada syarat yang harus dipenuhi Almansa.
Almansa harus finis di luar dua besar. Jika Quiles finis kedua dan Almansa tidak berada di posisi pertama atau kedua, keunggulan Quiles setelah balapan tetap mencapai setidaknya 125 poin.
Sebaliknya, jika Almansa finis kedua ketika Quiles berada di posisi kedua, jarak keduanya tidak cukup untuk memenuhi batas 125 poin. Karena itu, hasil pembalap asal Spanyol tersebut masih harus diperhatikan secara langsung sepanjang balapan.
Skenario ketiga memungkinkan Quiles mengunci gelar jika finis di posisi ketiga. Namun, syaratnya lebih berat karena Almansa harus finis di posisi keempat atau lebih rendah.
Quiles akan mendapatkan 16 poin dari posisi ketiga. Dengan selisih awal 127 poin, ia membutuhkan Almansa tidak meraih lebih dari 18 poin agar keunggulan akhirnya tetap minimal 125 poin. Dalam sistem poin Moto3, finis ketiga memberi 16 poin, sedangkan posisi kedua menghasilkan 20 poin.
Karena itu, jika Quiles finis ketiga, Almansa tidak boleh berada di podium. Jika Almansa finis keempat atau lebih rendah, Quiles dapat mengamankan gelar dunia di Mandalika.
Kesempatan pertama Quiles untuk menjadi juara dunia terjadi di Moto3 Jepang pada 4 Oktober 2026. Saat itu, Quiles harus puas finis kedua setelah terlibat pertarungan ketat dengan Almansa.
Almansa keluar sebagai pemenang di Motegi dengan keunggulan hanya 0,046 detik atas Quiles. Alvaro Carpe melengkapi podium di posisi ketiga. Hasil tersebut membuat Almansa memangkas peluang Quiles untuk memastikan gelar dan menunda pesta juara hingga Moto3 Mandalika.
Meski gagal mengunci gelar di Jepang, Quiles tetap memiliki keunggulan besar di klasemen. Setelah balapan Motegi, ia berada di angka 326 poin, sementara Almansa mengoleksi 199 poin.
Quiles tampil konsisten sepanjang Moto3 2026. MotoGP mencatat pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team tersebut telah meraih sembilan kemenangan dan 14 podium dari 16 Grand Prix sebelum memasuki seri Indonesia.
Ia juga sempat menghadapi tantangan besar setelah mengalami patah tulang selangka kanan dalam kecelakaan pada sesi kualifikasi GP Inggris. Setelah menjalani operasi, Quiles kembali dan mampu memenangi balapan di Aragon serta San Marino sebelum melanjutkan dominasinya di papan klasemen.
Pada Moto3 Mandalika 2025, Quiles juga sudah memiliki pengalaman membalap di lintasan tersebut. Ia mencatat finis keempat pada balapan tahun lalu, sehingga akhir pekan ini akan menjadi kesempatan untuk memperbaiki hasil sekaligus mengamankan gelar dunia.
Balapan Moto3 Mandalika dijadwalkan berlangsung pada Minggu (11/10/2026) mulai pukul 11.00 WIB. Jika salah satu skenario tersebut terpenuhi, Quiles akan mengakhiri penantian dan resmi menjadi juara dunia Moto3 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mark Zuckerberg mengaku tak memiliki gelar sarjana saat dicecar soal dasar menilai risiko beauty filter Instagram terhadap pengguna muda.
Penjualan mobil September 2026 turun dari Agustus, tetapi tumbuh 28,1% secara tahunan. Simak data Gaikindo hingga September.
BSU 2026 Rp900.000 menyasar 13,3 juta pekerja. Simak cara cek NIK dan status penerima melalui laman resmi Kemnaker.
David Silva kembali bermain di usia 40 tahun setelah tiga tahun pensiun. Mantan pemain Man City itu bergabung dengan Supreme Sha Tin.
Sekolah Garuda memperluas akses pendidikan berkualitas bagi siswa daerah dengan kurikulum global, beasiswa, dan target 100 sekolah pada 2029.
Kasus diare di Sleman mencapai 1.337 pada September 2026. DPRD meminta Dinkes menginvestigasi penyebab dan menguji kualitas air warga.