Kabut Asap Sumatera Kepung Singapura Jelang F1 2026
PSI Singapura masuk kategori tidak sehat menjelang F1 2026. FIA menyebut balapan tetap diperkirakan berjalan, tetapi hiburan bisa dibatasi.
Veda Ega Pratama /Instagram
Harianjogja.com, JOGJA— Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama menempati posisi ke-10 dalam sesi latihan bebas pertama (FP1) Moto3 Mandalika 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (9/10/2026) pagi WIB. Hasil tersebut menjadi modal awal bagi pembalap Honda Team Asia itu untuk mempersiapkan diri menghadapi sesi Practice pada siang hari.
Veda mencatatkan waktu putaran terbaik 1 menit 38,746 detik. Ia terpaut 1,231 detik dari David Almansa yang menjadi pembalap tercepat, sedangkan Álvaro Carpe dan Máximo Quiles menempati posisi berikutnya.
Bagi Veda, sesi Practice menjadi kesempatan untuk memperbaiki catatan waktu sekaligus mengamankan posisi 14 besar. Pembalap yang masuk 14 besar pada sesi tersebut berhak melaju langsung ke kualifikasi kedua (Q2), sehingga tidak perlu lebih dahulu mengikuti Q1.
Para pembalap Moto3 langsung berupaya mencari setelan motor terbaik sejak sesi FP1 dimulai. Mereka juga berusaha mencatatkan waktu kompetitif sebagai bekal menghadapi sesi Practice yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat siang.
Veda menjadi salah satu pembalap yang mendapat perhatian karena tampil di hadapan publik Indonesia. Pembalap berusia 17 tahun asal Gunungkidul itu juga memiliki pengalaman tampil di Mandalika, termasuk saat berkompetisi dalam ajang Asia Talent Cup.
Pada percobaan awal, Veda membukukan waktu 1 menit 39,167 detik. Catatan tersebut sempat menempatkannya di posisi kedelapan, dengan selisih 0,833 detik dari Quiles yang ketika itu memimpin dengan waktu 1 menit 38,334 detik.
Persaingan di posisi terdepan berlanjut hingga lima menit terakhir. Quiles masih berada di puncak, sementara Almansa menjadi salah satu pembalap yang paling dekat dengan catatan waktunya, terpaut 0,058 detik.
Persaingan berubah ketika Almansa mampu memperbaiki catatan waktunya menjadi 1 menit 37,974 detik. Pembalap asal Spanyol itu mengambil alih posisi teratas, sedangkan Veda turut memperbaiki posisinya dan sempat naik ke urutan ketujuh dengan waktu 1 menit 38,746 detik.
Pada fase akhir sesi, Almansa kembali mempertajam waktunya menjadi 1 menit 37,515 detik. Catatan tersebut mengukuhkan pembalap Liqui Moly Dynavolt Intact GP itu sebagai yang tercepat dalam FP1 Moto3 Mandalika 2026.
Veda akhirnya menyelesaikan sesi di posisi ke-10 dengan waktu terbaik 1 menit 38,746 detik. Selisih 1,231 detik dari Almansa menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan tim dalam persiapan menuju sesi berikutnya.
Meski belum menembus lima besar, posisi ke-10 membuat Veda masih berada di dalam kelompok sepuluh besar pada sesi pembuka akhir pekan balap di Mandalika. Hasil Practice selanjutnya akan menentukan apakah ia dapat mempertahankan posisi kompetitif dan mengamankan tiket langsung ke Q2.
Sesi Practice Moto3 Mandalika dijadwalkan berlangsung pada Jumat (9/10/2026) pukul 13.05 WIB. Veda perlu finis di posisi 14 besar dalam sesi tersebut agar dapat langsung mengikuti Q2.
Persaingan menuju Q2 membuat sesi Practice penting bagi pembalap yang ingin menghindari Q1. Veda dan tim Honda Team Asia masih memiliki kesempatan untuk mengevaluasi setelan motor serta meningkatkan kecepatan sebelum memasuki sesi penentuan posisi start.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSI Singapura masuk kategori tidak sehat menjelang F1 2026. FIA menyebut balapan tetap diperkirakan berjalan, tetapi hiburan bisa dibatasi.
Enam pebalap binaan Astra Honda siap berlaga di IM4AC 2026 seri Mandalika pada 9–11 Oktober. Mereka membidik podium di hadapan publik Indonesia.
Produksi kendaraan China mencapai 34,53 juta unit pada 2025, sekitar 30 kali Indonesia. Simak posisi Indonesia dan ekspor EV China.
Cara menggabungkan file PDF jadi satu dengan iLovePDF, Canva, atau aplikasi di HP. Simak langkah lengkap dan tips keamanannya.
Cek informasi BSU 2026 senilai Rp900.000 lewat JMO dan situs resmi. Ketahui cara mengecek status serta syarat yang masih menunggu aturan final.
Aleksander Ceferin kembali mencalonkan diri sebagai Presiden UEFA setelah mendapat dukungan 55 asosiasi anggota. Pemilihan digelar April 2027.