Kedai Kopi di Banyumas Ini Manfaatkan QRIS untuk Hadapi Persaingan Usaha
Kedai kopi Berkah Swasembada di Banyumas memanfaatkan QRIS BRI dan layanan digital dengan pendampingan BRI Region 11 Yogyakarta.
Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto memberikan instruksi kepada sekitar 900 personel gabungan untuk pengamanan menjelang pertandingan PSIM Yogyakarta melawan Persija Jakarta di kawasan Stadion Sultan Agung, Bantul, DIY, Jumat (9/10/2026). /Antara-HO-Humas Polres Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Kepolisian Resor (Polres) Bantul mengerahkan sekitar 900 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan PSIM Yogyakarta melawan Persija Jakarta di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Pengerahan personel dilakukan untuk menjaga keamanan dan kelancaran pertandingan, baik di dalam stadion maupun di kawasan sekitarnya selama laga berlangsung.
Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto mengatakan pengamanan melibatkan sekitar 900 personel gabungan. Ia juga mengajak suporter kedua tim untuk menjaga ketertiban dan menjadikan pertandingan sebagai ajang mendukung tim kebanggaan secara sportif.
"Kami mengajak seluruh suporter PSIM Yogyakarta maupun Persija Jakarta untuk mendukung tim kebanggaannya masing-masing dengan penuh semangat, tetapi tetap mengedepankan sportivitas dan persaudaraan," katanya di Bantul, Jumat (9/10/2026).
Menurut Bayu, pertandingan sepak bola semestinya menjadi sarana hiburan sekaligus mempererat kebersamaan. Karena itu, antusiasme suporter perlu disertai sikap saling menghormati agar tidak menimbulkan perselisihan.
"Antusiasme harus diimbangi dengan kepatuhan terhadap aturan dan penghormatan kepada sesama penonton, pemain, perangkat pertandingan, serta petugas keamanan," ujarnya.
Suporter Dilarang Membawa Flare dan Senjata Tajam
Polres Bantul meminta suporter PSIM Yogyakarta dan Persija Jakarta mematuhi arahan kepolisian, panitia pelaksana, serta petugas yang berjaga di area stadion. Penonton juga diminta mengikuti petunjuk dan menaati larangan sesuai regulasi yang berlaku.
Barang-barang yang dilarang dibawa ke stadion antara lain senjata tajam, petasan, flare, kembang api, minuman beralkohol, narkoba, serta benda lain yang berpotensi membahayakan keselamatan.
"Misalnya membawa senjata tajam, petasan, flare, kembang api, minuman beralkohol, narkoba, maupun benda lain yang berpotensi membahayakan keselamatan," katanya.
Selain larangan membawa barang berbahaya, kepolisian mengingatkan suporter agar tidak melakukan provokasi yang dapat memicu konflik. Imbauan itu berlaku bagi penonton di dalam stadion maupun di luar kawasan pertandingan.
"Jangan melakukan provokasi, pelemparan benda, perkelahian, perusakan fasilitas umum, ataupun tindakan anarkis lainnya," ujarnya.
Penonton Diminta Tertib Memarkir Kendaraan
Pengamanan pertandingan juga berkaitan dengan kelancaran arus lalu lintas di sekitar Stadion Sultan Agung. Penonton yang datang menggunakan kendaraan pribadi diminta tidak memarkirkan kendaraannya secara sembarangan.
Parkir yang tidak sesuai tempat dapat menghambat arus kendaraan dan memicu kemacetan, terutama ketika suporter datang atau meninggalkan lokasi pertandingan.
Karena itu, Kapolres mengimbau penonton mengikuti arahan petugas dan menggunakan lokasi parkir yang telah disediakan panitia.
"Ikuti petunjuk petugas dan memarkirkan kendaraan di lokasi yang telah disediakan. Jangan menggunakan badan jalan untuk berkumpul apabila berpotensi menghambat arus kendaraan," katanya.
Polres Bantul berharap seluruh suporter dapat mendukung tim masing-masing dengan tertib, mematuhi ketentuan pengamanan, serta menghormati sesama penonton. Dengan demikian, pertandingan PSIM Yogyakarta melawan Persija Jakarta di Stadion Sultan Agung dapat berlangsung aman dan lancar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kedai kopi Berkah Swasembada di Banyumas memanfaatkan QRIS BRI dan layanan digital dengan pendampingan BRI Region 11 Yogyakarta.
Disdik Sleman menilai wacana tinggal kelas perlu mengacu pada standar kompetensi, tanggung jawab, karakter, dan kehadiran siswa.
Gunung Anak Krakatau erupsi pada Jumat sore dengan kolom abu 250 meter di atas puncak. Masyarakat diminta menjauhi radius 2 kilometer.
Pertamina Patra Niaga mempromosikan wisata Lombok lewat MyPertamina Your Journey Partner selama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
Imigrasi Kulonprogo membentuk Timpora di Bandara YIA untuk memperkuat pengawasan WNA, menyusul temuan cairan etomidate yang dibawa WN Italia.
Polres Bantul mengerahkan sekitar 900 personel untuk mengamankan laga PSIM Yogyakarta melawan Persija Jakarta di Stadion Sultan Agung, Sabtu (10/10).