Bos Trackhouse Salahkan Marquez dan Martin atas Kecelakaan Bezzecchi

Jumali
Jumali Sabtu, 10 Oktober 2026 19:07 WIB
Bos Trackhouse Salahkan Marquez dan Martin atas Kecelakaan Bezzecchi

Pembalap Ducati Marc Marquez. ANTARA/Ducati/am.

Harianjogja.com, JOGJA—Marc Marquez dan Jorge Martin mendapat kritik dari bos Trackhouse MotoGP, Davide Brivio, setelah Marco Bezzecchi dan Raul Fernandez mengalami kecelakaan pada awal sprint race MotoGP Mandalika 2026, Sabtu (10/10/2026). Brivio menilai kedua pebalap itu terlalu agresif ketika berusaha merebut posisi di tikungan pertama.

Insiden tersebut terjadi sesaat setelah start Pertamina Grand Prix of Indonesia di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Bezzecchi yang membela Aprilia Racing dan Fernandez dari Trackhouse Aprilia sama-sama terjatuh di Tikungan 1 sehingga gagal melanjutkan balapan.  

Brivio menyampaikan kritik tersebut setelah melihat rekaman awal insiden. Menurut dia, manuver para pebalap yang berusaha maju pada tikungan pertama berujung pada kecelakaan dua pebalap Aprilia.

“Ini sulit. Maksud saya, dari gambar pertama, sepertinya Jorge [Martin] dan Marc [Marquez] sangat agresif di tikungan pertama. Mereka ingin mendapat posisi sebanyak mungkin,” kata Brivio, dikutip dari Crash.net.

Ia menilai upaya merebut posisi secara agresif membuat pebalap lain ikut terdampak. Meski demikian, pernyataan tersebut merupakan penilaian Brivio terhadap insiden, bukan keputusan resmi pengawas balapan mengenai pihak yang bertanggung jawab.

Kronologi Kecelakaan di Tikungan Pertama

Saat lampu start padam, empat pebalap berada dalam persaingan di barisan depan, yakni Fabio Di Giannantonio, Marc Marquez, Raul Fernandez, dan Marco Bezzecchi. Di Giannantonio mengambil jalur bagian dalam, sementara Marquez berada di sisi yang berdekatan. Fernandez dan Bezzecchi datang dari sisi luar.

Ketika memasuki Tikungan 1, Di Giannantonio melebar. Situasi itu membuat Marquez mengurangi laju dan mengubah posisinya. Bezzecchi juga melebar, lalu bersenggolan dengan Fernandez. Kontak tersebut berakhir dengan kedua pebalap terjatuh dan tersingkir dari sprint race.  

Kecelakaan tersebut mengubah persaingan di barisan depan. Jorge Martin berhasil melewati situasi itu dan mengambil alih posisi terdepan. Sementara itu, Marquez tetap berada dalam persaingan untuk memperebutkan kemenangan.

Brivio mengaku tidak terkejut dengan insiden tersebut setelah melihat agresivitas para pebalap pada awal balapan.

“Dan saya pikir itulah hasilnya, bersikap agresif terhadap semua orang lain. Menurut saya, di tikungan pertama, ya [mereka terlalu agresif], tapi saya tidak terkejut,” ujarnya.

Hingga laporan Crash.net diterbitkan, tidak ada pemberitahuan dari steward MotoGP mengenai penyelidikan atas insiden tersebut. Karena itu, kritik Brivio perlu dipahami sebagai pandangan pihak tim yang terdampak, bukan kesimpulan resmi bahwa Marquez atau Martin menjadi penyebab kecelakaan.  

Marquez Menang, Martin Kehilangan Posisi

Di tengah insiden pada lap awal, Martin sempat memimpin sprint race. Namun, ketika balapan menyisakan lima lap, ia memberikan posisi terdepan kepada Marquez. Situasi itu diduga berkaitan dengan persoalan tekanan ban yang membuat Martin harus berhati-hati.

Marquez kemudian mempertahankan keunggulan hingga finis dan memenangi sprint race MotoGP Indonesia 2026. Ai Ogura finis di posisi kedua, sedangkan Di Giannantonio menempati posisi ketiga. Martin harus puas di urutan keempat.  

Kemenangan tersebut membawa Marquez ke puncak klasemen sementara MotoGP 2026 dengan koleksi 343 poin. Ia unggul empat poin atas Martin yang mengumpulkan 339 poin.

Bagi Bezzecchi, kecelakaan itu membuatnya gagal menambah poin dari sprint race. Ia kini tertinggal 59 poin dari Marquez dalam persaingan klasemen sementara.  

Insiden di Mandalika pun menjadi sorotan setelah persaingan di tikungan pertama berakhir dengan dua pebalap terjatuh. Namun, hasil sprint race tetap menjadi milik Marquez, sementara perhatian berikutnya tertuju pada balapan utama MotoGP Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (11/10/2026).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online