PSIM Jogja Dibantai Persija 0-4 di Bantul, Gagal Menang dalam Empat Laga

Ariq Fajar Hidayat
Ariq Fajar Hidayat Sabtu, 10 Oktober 2026 17:27 WIB
PSIM Jogja Dibantai Persija 0-4 di Bantul, Gagal Menang dalam Empat Laga

PSIM Jogja vs Persija Jakarta/ Instagram: PSIM Jogja

Harianjogja.com, BANTUL—PSIM Jogja belum mampu bangkit di Super League 2026/2027. Laskar Mataram harus menelan kekalahan telak 0-4 saat menjamu Persija Jakarta pada pekan keempat di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Sabtu (10/10/2026).

Kekalahan di kandang sendiri itu membuat PSIM masih mengoleksi satu poin dari empat pertandingan. Posisi mereka pun tertahan di peringkat ke-14 klasemen sementara dan berpotensi turun apabila tim-tim di bawahnya meraih hasil positif.

Sebaliknya, Persija melanjutkan tren kemenangan pada awal musim. Macan Kemayoran mengumpulkan 12 poin dari empat pertandingan setelah menaklukkan tuan rumah dengan empat gol tanpa balas.

PSIM sebenarnya mampu menahan Persija tanpa gol sepanjang babak pertama. Namun, dominasi tim tamu membuat tuan rumah kesulitan mengembangkan permainan. PSIM bahkan tidak mampu mencatatkan tembakan tepat sasaran pada paruh pertama.

Persija beberapa kali mengancam pertahanan tuan rumah. Kiper Cahya Supriadi dan bek Franco Ramos menjadi bagian penting dalam upaya PSIM meredam serangan tim tamu hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, PSIM mulai mencoba bermain lebih terbuka. Namun, upaya tersebut belum cukup untuk membalikkan keadaan.

Persija sempat mencetak gol melalui Arlyansyah Abdulmanan pada menit ke-56 setelah memanfaatkan kemelut di kotak penalti. Akan tetapi, gol tersebut dianulir wasit setelah peninjauan melalui video assistant referee (VAR) karena terdapat pelanggaran sebelumnya.

Gol yang benar-benar mengubah jalannya pertandingan baru tercipta pada menit ke-76. Alexander Jeremejeff berhasil menaklukkan Cahya Supriadi dari dalam kotak penalti. Wasit sempat memeriksa kemungkinan offside melalui VAR sebelum akhirnya mengesahkan gol tersebut.

Keunggulan 1-0 membuat Persija semakin leluasa menekan pertahanan PSIM. Lima menit kemudian, Stjepan Loncar menggandakan keunggulan tim tamu lewat sepakannya yang kembali membobol gawang Cahya.

PSIM tak kunjung menemukan jawaban. Sebaliknya, Persija semakin agresif dan kembali mencetak gol pada menit ke-87 melalui pemain pengganti Kwon Chang-hoon.

Tekanan Persija berlanjut hingga masa tambahan waktu. Loncar mencetak gol keduanya pada pertandingan tersebut lewat tembakan jarak jauh yang gagal dihentikan Cahya Supriadi. Gol itu memastikan kemenangan 4-0 bagi Persija sekaligus memperberat langkah PSIM pada awal musim.

Hasil tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi PSIM untuk memperbaiki efektivitas serangan dan menjaga konsentrasi pertahanan. Dengan baru mengantongi satu poin dari empat laga, Laskar Mataram membutuhkan hasil positif pada pertandingan berikutnya agar tidak semakin tertinggal dari pesaing di klasemen.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online