PSIM dan Persija Sama Kuat di Babak Pertama, Skor 0-0
PSIM Jogja dan Persija Jakarta bermain imbang 0-0 pada babak pertama pekan keempat Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung.
Laga Arema FC vs Bhayangkara FC/Instagram: AremaFC
Harianjogja.com, JOGJA—Arema FC terhindar dari kekalahan setelah bangkit dari ketertinggalan dua gol dan bermain imbang 2-2 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (10/10/2026).
Bhayangkara sempat unggul melalui Matías Ocampo dan Milan Ristovski pada babak pertama. Namun, Arema membalas lewat Marcos Vinicius pada menit ke-52 dan Oluwasegun Samuel Otusanya pada menit ke-60 untuk menyelamatkan satu poin di hadapan pendukungnya.
Hasil ini memperlihatkan perubahan permainan Arema setelah turun minum. Tuan rumah yang tertinggal dua gol mampu memanfaatkan peluang untuk menyamakan kedudukan, meski gagal membalikkan keadaan hingga pertandingan berakhir.
Arema berusaha mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Marcos Vinicius dan Otusanya sempat menciptakan peluang, tetapi Bhayangkara lebih dahulu memecah kebuntuan melalui Matías Ocampo.
Gol tersebut lahir setelah Moussa Sidibe membangun serangan dari sisi sayap. Umpan yang dilepaskannya berhasil dimanfaatkan Ocampo untuk membawa tim tamu unggul 1-0 pada menit ke-15.
Bhayangkara kemudian memperbesar keunggulan pada menit ke-31. Milan Ristovski menyelesaikan peluang yang kembali berawal dari pergerakan Sidibe, membuat Arema tertinggal 0-2 sebelum turun minum.
Arema berusaha mencari celah untuk memperkecil ketertinggalan. Namun, hingga babak pertama mendekati akhir, tuan rumah belum mampu mencetak gol. Peluang mendapatkan penalti juga tidak berlanjut setelah wasit meninjau tayangan video assistant referee (VAR) dan membatalkan keputusannya.
Situasi tersebut membuat Arema harus menyusun ulang pendekatan permainan saat memasuki babak kedua. Tertinggal dua gol di kandang sendiri, Singo Edan membutuhkan gol cepat untuk kembali membuka peluang meraih hasil positif.
Arema melakukan pergantian pemain saat babak kedua dimulai. Arkhan Fikri masuk menggantikan Hansamu Yama pada menit ke-46. Pergantian itu diikuti peningkatan tekanan tuan rumah terhadap pertahanan Bhayangkara.
Usaha Arema membuahkan hasil pada menit ke-52. Marcos Vinicius berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 dan memberi tuan rumah momentum untuk mengejar hasil imbang.
Gol tersebut mengubah dinamika pertandingan. Arema semakin berani menekan, sementara Bhayangkara harus menjaga keunggulan agar tidak kehilangan kendali atas laga yang sebelumnya mereka kuasai.
Tekanan tuan rumah kembali menghasilkan gol pada menit ke-60. Oluwasegun Samuel Otusanya berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Dalam rentang sekitar 15 menit setelah turun minum, Arema berhasil menghapus defisit dua gol.
Setelah skor kembali imbang, kedua tim berusaha mencari gol tambahan. Bhayangkara melakukan pergantian pemain pada menit ke-64 dengan memasukkan Firza Andika dan Anton Søjberg untuk menggantikan Frengky Missa serta Milan Ristovski.
Arema juga melakukan perubahan untuk menjaga tenaga di lini depan. Gustavo França Amadio masuk menggantikan Raianderson da Costa Morais atau Careca pada menit ke-75. Sebelumnya, Bhayangkara memasukkan Nehar Sadiki untuk menggantikan Kevin Sibille pada menit ke-73.
Memasuki fase akhir pertandingan, kedua tim masih berusaha menemukan gol penentu. Arema memasukkan Mauro Zijlstra untuk menggantikan Otusanya pada menit ke-80, sedangkan Bhayangkara mencoba menambah tekanan melalui sejumlah serangan.
Pemain Arema, Matheus da Conceição Nascimento, menerima kartu kuning pada menit ke-69. Bhayangkara kemudian mendapat kartu kuning melalui Mauricio Vera pada menit ke-85.
Arema kembali melakukan pergantian pada menit ke-90 dengan memasukkan Leo Guntara untuk menggantikan Johan Ahmat Farizi. Namun, perubahan tersebut tidak menghasilkan gol tambahan hingga pertandingan berakhir.
Berdasarkan catatan pertandingan I.League, Arema mencatat penguasaan bola 49%, sedangkan Bhayangkara 51%. Tim tamu juga lebih banyak melepaskan tembakan, yakni 15 kali berbanding 10 milik Arema. Meski demikian, skor akhir tetap 2-2.
Hasil imbang ini membuat kedua tim harus kembali mengevaluasi penampilan mereka. Arema mampu menunjukkan respons setelah tertinggal dua gol, tetapi masih perlu meningkatkan konsistensi sejak awal pertandingan agar tidak bergantung pada kebangkitan di babak kedua.
Pada pertandingan berikutnya, Arema dijadwalkan bertandang ke markas Garudayaksa FC pada Sabtu (17/10/2026). Sementara itu, Bhayangkara Presisi Lampung FC dijadwalkan menghadapi Madura United pada Jumat (16/10/2026).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja dan Persija Jakarta bermain imbang 0-0 pada babak pertama pekan keempat Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung.
Marc Marquez fokus menghadapi balapan utama MotoGP Indonesia 2026 setelah menjuarai sprint race di Sirkuit Mandalika.
Yunani menjadi destinasi honeymoon terpopuler 2027, mengungguli Bali dan Maladewa. Simak daftar 10 destinasi pilihan dunia
Porsche akan memperkenalkan Mission S pada 15 Oktober 2026. Supercar bermesin tengah ini diperkirakan berada di atas 911, dengan spesifikasi yang belum diungkap
Barcelona menjamu Getafe pada 10 Oktober 2026 pukul 23.30 WIB. Simak kondisi pemain, klasemen, dan prediksi susunan pemain.
Baterai iPhone cepat habis? Simak tujuh cara menghemat daya, mulai dari mengatur layar, mengecek aplikasi boros, hingga memeriksa kesehatan baterai.