Suara Jakmania Kuasai SSA, Shin Tae-yong: Salah Satu Kunci Juara Adalah Suporter

Ariq Fajar Hidayat
Ariq Fajar Hidayat Sabtu, 10 Oktober 2026 19:17 WIB
Suara Jakmania Kuasai SSA, Shin Tae-yong: Salah Satu Kunci Juara Adalah Suporter

Jakmania memadati Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu (10/10/2026)/Persija

Harianjogja.com, JOGJA—Dukungan ribuan Jakmania mewarnai kemenangan telak Persija Jakarta atas PSIM Jogja di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Sabtu (10/10/2026) sore. Dalam pertandingan pekan keempat Super League 2026/2027 itu, Macan Kemayoran menang 4-0 setelah memecah kebuntuan pada menit ke-76.

Suporter Persija yang datang dari berbagai daerah memenuhi stadion dengan warna oranye. Meski ditempatkan di sudut tribun selatan, Jakmania juga mengisi sejumlah tribun lain dan berbaur dengan pendukung PSIM, sementara nyanyian dukungan mereka terdengar mendominasi atmosfer pertandingan.

Besarnya dukungan tersebut mendapat perhatian pelatih Persija, Shin Tae-yong. Seusai pertandingan, ia mengapresiasi para pendukung yang rela menempuh perjalanan jauh ke Jogja demi memberikan dukungan langsung kepada tim kesayangan mereka.

“Ya, sangat terima kasih karena dari jauh-jauh mau datang ke Jogja untuk mendukung PSIM. Mungkin untuk juara, yang paling dibetulkan itu ya ini, suporter kita. Jadi, mereka datang sampai jauh ke sini untuk mendukung dan itu merupakan satu kunci,” ujar STY saat konferensi seusai pertandingan.

Menurut Shin, dukungan suporter menjadi salah satu kunci penting bagi Persija dalam upaya meraih gelar juara. Kehadiran Jakmania di stadion menjadi bagian yang mendapat apresiasi dari pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Persija Pecah Kebuntuan pada Menit Ke-76

Di lapangan, Persija harus melewati pertandingan yang tidak mudah sebelum memastikan kemenangan dengan selisih empat gol. PSIM memberikan perlawanan, terutama pada babak kedua, ketika pertandingan berlangsung ketat selama lebih dari satu jam.

Gol pembuka Persija baru tercipta pada menit ke-76 melalui Alexander Jeremejeff. Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan dan menjadi awal rangkaian gol Macan Kemayoran pada penghujung laga.

Lima menit setelah gol pertama, Stjepan Loncar menggandakan keunggulan Persija. Kwon Changhoon kemudian mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-82, sebelum Loncar mencetak gol keduanya pada masa injury time untuk memastikan kemenangan 4-0 bagi tim tamu.

Hasil tersebut mengakhiri perlawanan PSIM dalam pertandingan pekan keempat kompetisi. Persija pun membawa pulang tiga poin dari Stadion Sultan Agung.

Shin Tae-yong Akui PSIM Memberikan Perlawanan

Meski menang telak, Shin menilai pertandingan melawan PSIM tidak berjalan mudah. Ia menyoroti penguasaan bola yang diperlihatkan tuan rumah dan menyebut kerja keras pemain Persija menjadi bagian penting dalam menghadapi tekanan tersebut.

“Saya pikir permainannya lumayan sulit karena ada penguasaan bola dari tim lawan, tetapi karena performa dari pemain keras sekali, semua pemain sehingga kita tidak bisa membawa hasil yang positif,” katanya.

Sementara itu, Stjepan Loncar menilai kemenangan tersebut tidak terlepas dari persiapan tim selama beberapa pekan terakhir. Gelandang Persija itu mengaku senang karena para pemain mampu menjalankan instruksi pelatih dalam pertandingan yang sulit.

“Itu pertandingan yang sangat sulit. Tapi kita melakukan segalanya yang telah kita bicarakan dengan pelatih. Selama beberapa pekan kami berlatih sangat keras untuk kemenangan besar ini, dan kita sangat senang dengan kemenangan ini,” kata Loncar.

Ia berharap Persija mampu mempertahankan hasil positif setelah meraih kemenangan di kandang PSIM. Menurutnya, tim perlu menjaga konsistensi untuk melanjutkan tren yang telah dibangun.

“Yang kita perlukan adalah melanjutkan tren positif ini,” ujarnya.

Persija Puncaki Klasemen, PSIM Masih di Peringkat Ke-14

Kemenangan di Bantul membuat Persija mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan dan merangsek ke puncak klasemen sementara Super League 2026/2027. Hasil tersebut menambah catatan positif Macan Kemayoran pada awal kompetisi.

Di sisi lain, PSIM masih tertahan di peringkat ke-14 dengan satu poin dari empat laga. Posisi Laskar Mataram berpeluang turun apabila tim-tim yang berada di bawahnya meraih hasil positif.

Dengan hasil ini, Persija membawa pulang tiga poin dari Jogja, sedangkan PSIM harus menghadapi persaingan klasemen setelah gagal meraih kemenangan di hadapan pendukungnya sendiri.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online