Jadi Pahlawan Timnas Indonesia, Emil Audero Tuai Apresiasi Rayo

Jumali
Jumali Sabtu, 10 Oktober 2026 22:07 WIB
Jadi Pahlawan Timnas Indonesia, Emil Audero Tuai Apresiasi Rayo

Instagram: Rayo Vallecano

Harianjogja.com, JOGJA—Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi, mendapat apresiasi dari pelatih Rayo Vallecano, Beñat San José, setelah membantu Skuad Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Penjaga gawang berusia 29 tahun itu menjadi salah satu sosok penting dalam kemenangan Indonesia atas Thailand di partai final.

Indonesia memastikan gelar juara setelah bermain imbang 2-2 hingga perpanjangan waktu sebelum menang 4-2 melalui adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026). Audero tampil menentukan dengan menggagalkan tendangan penalti Nattapong Sayriya, yang memastikan kemenangan Indonesia.  

Pencapaian tersebut mendapat perhatian klub Audero di Spanyol. Rayo Vallecano menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan sang kiper bersama tim nasional Indonesia.

Pelatih Beñat San José juga memberikan apresiasi menjelang pertandingan Rayo melawan Athletic Club pada pekan kedelapan LaLiga 2026/2027. Ia mengaku senang dengan pencapaian Audero sekaligus menilai proses adaptasi sang pemain di klub berjalan positif.

"Selamat kepada Emil atas prestasinya. Saya sangat senang untuknya," ujar San José dalam konferensi pers menjelang pertandingan, seperti dikutip sejumlah media yang mengacu pada laporan Union Rayo.  

Penyelamatan penalti Audero antarkan Indonesia juara

Peran Audero menjadi sorotan ketika final FIFA ASEAN Cup mempertemukan Indonesia dengan Thailand. Pertandingan berlangsung ketat dan kedua tim sama-sama mencetak dua gol hingga babak tambahan waktu berakhir.

Indonesia lebih dahulu unggul melalui Dean James pada menit ke-84. Thailand kemudian menyamakan kedudukan lewat Iklas Sanron pada menit ke-87. Pada babak tambahan, Peeradol Chamrasamee membawa Thailand berbalik unggul pada menit ke-111, sebelum Elkan Baggott menyamakan skor lima menit kemudian.

Karena kedudukan tetap 2-2, pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti. Indonesia akhirnya menang 4-2 setelah para penendangnya menjalankan tugas dengan baik dan Audero menggagalkan eksekusi Nattapong Sayriya. Hasil tersebut mengantarkan Indonesia menjadi juara edisi perdana FIFA ASEAN Cup.

Keberhasilan itu menambah catatan penting dalam perjalanan Audero bersama tim nasional. Pengalamannya bermain di sepak bola Eropa menjadi salah satu modal saat ia dipercaya menjaga gawang Indonesia dalam pertandingan penting.

Adaptasi Audero di Rayo Vallecano

Audero bergabung dengan Rayo Vallecano dari Como 1907 dengan status pinjaman menjelang penutupan bursa transfer musim panas 2026. Meski datang ketika kompetisi telah berjalan, ia langsung mendapatkan kesempatan bermain dan dipercaya mengawal gawang klub tersebut.

Menurut pemberitaan yang mengutip pernyataan San José, pelatih Rayo menilai adaptasi cepat di lingkungan baru bukan perkara mudah. Ia juga mengapresiasi perkembangan Audero dan menilai sang kiper masih memiliki ruang untuk terus meningkatkan performanya. 

Bagi Rayo, kemampuan Audero beradaptasi menjadi modal penting dalam persaingan di LaLiga. Kiper tidak hanya dituntut mampu melakukan penyelamatan, tetapi juga membangun komunikasi dengan pemain bertahan serta menyesuaikan diri dengan pendekatan taktik tim.

Setelah menjalani agenda internasional bersama Indonesia, Audero kembali menghadapi tantangan di kompetisi klub. Rayo dijadwalkan menghadapi Athletic Club pada pekan kedelapan LaLiga, Sabtu (10/10/2026) malam waktu setempat atau Minggu (11/10/2026) dini hari WIB.  

Apresiasi klub untuk prestasi bersama Indonesia

Keberhasilan Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup juga menjadi kabar positif bagi klub-klub Eropa yang pemainnya memperkuat Skuad Garuda. Rayo Vallecano termasuk klub yang memberikan ucapan selamat kepada Audero setelah kemenangan atas Thailand.

Namun, apresiasi yang terverifikasi dalam pemberitaan berupa ucapan selamat klub dan pujian pelatih. Belum ada sumber tepercaya yang cukup untuk memastikan bahwa Rayo menggelar seremoni Guard of Honor khusus ketika Audero kembali ke tempat latihan.

Bagi pendukung Indonesia, kontribusi Audero di final tetap menjadi bagian penting dari keberhasilan tim nasional meraih trofi. Kini, tantangan berikutnya adalah mempertahankan konsistensi ketika kembali membela Rayo Vallecano di kompetisi Spanyol.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online