Depresi Mengancam Anak Muda, 9 dari 10 Belum Terlayani
Kemenkes mencatat 2.365 warga masih dipasung akibat gangguan jiwa. Sementara itu, 9 dari 10 orang dengan depresi belum terjangkau layanan kesehatan.
Ilustrasi./Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Manajemen Persib Bandung dan Persija Jakarta sama-sama mengecam aksi penyerangan terhadap rombongan tim Persib Elite Pro Academy (EPA) U-18 di Rest Area KM 360 Batang, Jawa Tengah. Kedua klub meminta insiden tersebut ditangani secara serius dan diusut sesuai ketentuan hukum.
Insiden yang dilaporkan terjadi pada Minggu (11/10/2026) itu menimpa rombongan pemain muda Persib saat berada di rest area. Bus yang mereka gunakan dilaporkan mengalami kerusakan, termasuk kaca pecah akibat lemparan benda keras.
Selain kerusakan kendaraan, terdapat laporan mengenai dugaan kekerasan fisik dan pengambilan barang milik rombongan. Rangkaian kejadian tersebut menjadi perhatian kedua klub karena menyangkut keselamatan pemain dan ofisial, termasuk atlet muda yang tengah menjalani pembinaan.
Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan tindakan yang membahayakan keselamatan pemain tidak dapat dibenarkan. Menurut dia, para atlet muda berhak memperoleh perlindungan dan rasa aman selama menjalani aktivitas sepak bola.
Adhitia mengatakan kekerasan fisik, perusakan kendaraan, dan dugaan pengambilan barang milik orang lain bukan bagian dari rivalitas sepak bola yang sehat.
Ia juga menegaskan perbedaan dukungan terhadap klub tidak boleh menjadi alasan untuk melakukan intimidasi maupun tindakan yang merugikan pihak lain.
Persib meminta agar insiden tersebut ditindaklanjuti secara serius melalui jalur hukum. Manajemen turut mengimbau Bobotoh tetap tenang, tidak terpancing provokasi, dan tidak melakukan tindakan balasan yang melanggar hukum.
Manajemen Persija Jakarta juga menyampaikan kecaman atas penyerangan yang menimpa rombongan Persib EPA U-18. Klub berjuluk Macan Kemayoran itu meminta pihak berwenang mengusut perkara secara tuntas dan objektif.
Dalam keterangan resminya pada Senin (12/10/2026), Persija menyatakan pihak-pihak yang terbukti terlibat harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Persija turut menyampaikan empati kepada para korban, terutama mereka yang mengalami kekerasan fisik. Klub berharap seluruh anggota rombongan dapat segera pulih dari dampak kejadian tersebut.
Persija menegaskan tidak ada pembenaran bagi tindakan kekerasan, penyerangan, maupun penjarahan dengan dalih rivalitas sepak bola. Klub juga tidak membenarkan siapa pun yang menggunakan nama atau identitas suporter untuk melakukan tindakan tersebut.
Meski terdapat dugaan keterlibatan oknum suporter Persija, penetapan pihak yang bertanggung jawab tetap harus didasarkan pada hasil pemeriksaan dan bukti dari pihak berwenang.
Persib dan Persija sama-sama mengingatkan bahwa rivalitas seharusnya berlangsung di lapangan dan tidak berubah menjadi tindakan yang mengancam keselamatan orang lain.
Persib mengajak klub, suporter, penyelenggara kompetisi, dan aparat penegak hukum untuk bekerja sama mencegah kejadian serupa. Lingkungan sepak bola, menurut manajemen, harus menjadi ruang untuk membangun prestasi, sportivitas, persaudaraan, dan karakter.
Persija juga mengajak para pendukung klub menunjukkan kedewasaan dalam memberikan dukungan. Kecintaan terhadap tim, menurut klub, tidak dapat dijadikan alasan untuk menyakiti pihak lain.
Insiden di Batang tersebut kembali menyoroti pentingnya perlindungan bagi rombongan tim, khususnya pemain usia muda yang sedang meniti karier di sepak bola. Penanganan yang transparan dan sesuai hukum diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai kejadian sekaligus mencegah kekerasan serupa terulang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenkes mencatat 2.365 warga masih dipasung akibat gangguan jiwa. Sementara itu, 9 dari 10 orang dengan depresi belum terjangkau layanan kesehatan.
Gerhana Matahari Total terjadi 2 Agustus 2027. Simak daerah yang dilintasi, durasi totalitas, dan cara aman menyaksikan fenomena langit ini.
Jadwal bola malam ini, 12-13 Oktober 2026, menghadirkan Atalanta vs Venezia, Al-Nassr vs Neftchi Fargona, Coventry vs Newcastle, dan Levante vs Sevilla.
Sebanyak 36 narapidana berisiko tinggi dari Lapas Semarang dipindahkan ke empat lapas di Nusakambangan untuk memperkuat pengamanan dan pembinaan
Rock In Solo 2026 ditunda hingga 2027. Penyelenggara menyiapkan A Journey of Rock in Solo sebagai acara alternatif berskala lebih kecil.
BPPTKG menguji sirine EWS Kali Talang dan aplikasi Smart di Balerante, Klaten, untuk mendukung peringatan dini dan simulasi evakuasi Merapi.