Hajime Moriyasu Masuk Radar Pelatih Malaysia, FAM Tegaskan Belum Ada Kontak

Jumali
Jumali Rabu, 14 Oktober 2026 19:37 WIB
Hajime Moriyasu Masuk Radar Pelatih Malaysia, FAM Tegaskan Belum Ada Kontak

Hajime Moriyasu/ Instagram

Harianjogja.com, JOGJA—Nama Hajime Moriyasu, pelatih Timnas Jepang, dikaitkan dengan posisi pelatih Timnas Malaysia untuk proyek menuju Piala Dunia 2030. Namun, Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menegaskan belum ada pembicaraan konkret dengan pelatih berusia 58 tahun tersebut.

Rumor itu mencuat setelah media Jepang Sakanowa dan media Vietnam Tien Phong memberitakan Moriyasu sebagai salah satu nama yang dipertimbangkan Malaysia. FAM disebut tengah melihat kemungkinan mendatangkan pelatih asing berpengalaman untuk memperkuat Harimau Malaya.

Presiden FAM, Datuk Ab Ghani Hassan, belum mengonfirmasi adanya pendekatan kepada Moriyasu. Dalam laporan media setempat, ia menyatakan belum ada langkah konkret dan persoalan calon pelatih masih perlu dibahas lebih lanjut.

Dengan demikian, nama Moriyasu sejauh ini masih sebatas kandidat yang diberitakan media, bukan pelatih yang telah dipastikan akan menangani Malaysia.

Kontrak Moriyasu di Jepang Berakhir Setelah Piala Asia 2027

Rumor mengenai masa depan Moriyasu muncul ketika Jepang telah menetapkan rencana pergantian pelatih tim nasional.

Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) mengumumkan pada Juli 2026 bahwa Moriyasu akan tetap menangani Samurai Biru hingga Piala Asia 2027 di Arab Saudi. Setelah turnamen tersebut, posisinya akan digantikan Go Oiwa, yang saat ini menangani tim nasional kelompok usia Jepang.

Moriyasu telah memimpin Timnas Jepang sejak 2018. Selama masa kepemimpinannya, Jepang tampil di Piala Dunia 2022 dan 2026 serta mencapai final Piala Asia 2019.

Kepastian pergantian tersebut membuat Moriyasu berpotensi mencari tantangan baru setelah tugasnya bersama Jepang selesai. Namun, belum ada konfirmasi bahwa Malaysia menjadi tujuan berikutnya.

Bagi FAM, kemungkinan tersedianya pelatih berpengalaman setelah Piala Asia 2027 dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam menyusun rencana jangka panjang. Meski begitu, peluang tersebut tidak dapat disamakan dengan adanya negosiasi atau kesepakatan.

Malaysia Cari Pelatih untuk Proyek Piala Dunia 2030

Malaysia saat ini ditangani Tan Cheng Hoe sebagai pelatih sementara. FAM masih mempertimbangkan arah kepelatihan tim nasional setelah pembentukan jajaran eksekutif baru.

Target jangka panjang yang menjadi perhatian federasi adalah meningkatkan daya saing Malaysia, termasuk dalam upaya menuju Piala Dunia 2030.

Ab Ghani disebut membuka peluang mendatangkan pelatih asing yang memiliki pengalaman dan kompetensi untuk mengembangkan tim. Namun, opsi pelatih lokal tetap terbuka apabila dinilai mampu membawa hasil sesuai target.

Keputusan mengenai pelatih berikutnya tidak akan ditentukan oleh presiden FAM seorang diri. Pembahasan dan penetapan kandidat akan melibatkan komite eksekutif federasi.

Situasi ini membuat rumor Moriyasu menarik untuk diikuti, tetapi kepastian mengenai siapa yang akan memimpin Harimau Malaya masih bergantung pada proses evaluasi dan keputusan resmi FAM.

Untuk saat ini, dua hal yang sudah jelas adalah Moriyasu akan menyelesaikan tugasnya bersama Jepang setelah Piala Asia 2027, sedangkan FAM belum mengonfirmasi adanya kontak konkret dengannya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online