PSIM Jogja Kalah 1-2 dari PSM, Tren Negatif Berlanjut di Super League

Jumali
Jumali Jum'at, 16 Oktober 2026 17:38 WIB
PSIM Jogja Kalah 1-2 dari PSM, Tren Negatif Berlanjut di Super League

INstagram: PSM Makassar

Harianjogja.com, BANTUL—PSIM Jogja kembali gagal meraih kemenangan setelah kalah 1-2 dari PSM Makassar pada pekan kelima Super League 2026/2027. Hasil ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan Laskar Mataram dalam lima pertandingan awal musim.

Bertanding di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (16/10/2026), PSIM tertinggal dua gol lebih dahulu melalui Achmat Fahrul Aditia pada menit ke-50 dan Stevan Jevtoski pada menit ke-66.

PSIM sempat memperkecil ketertinggalan lewat tendangan penalti Ze Valente pada menit ke-82. Namun, keunggulan jumlah pemain setelah kapten PSM, Dusan Lagator, menerima kartu merah pada menit ke-79 tidak mampu dimanfaatkan tuan rumah untuk menyamakan kedudukan.

Kekalahan ini membuat PSIM belum mampu bangkit setelah menjalani empat pertandingan sebelumnya dengan hasil satu kali imbang dan tiga kekalahan. Laskar Mataram kini perlu segera berbenah agar tidak semakin tertinggal dalam persaingan kompetisi.

Sebaliknya, kemenangan ini menjadi hasil positif bagi PSM Makassar yang sebelumnya belum meraih kemenangan dalam empat laga awal. Tambahan tiga poin memberi Juku Eja dorongan untuk memperbaiki posisi di klasemen.

Babak Pertama Berakhir Tanpa Gol

PSIM dan PSM saling mencari celah sejak awal pertandingan. Sejumlah upaya dilakukan kedua tim, tetapi belum menghasilkan gol hingga pertengahan babak pertama.

Sheva Maresca beberapa kali mencoba mengancam gawang PSM. Sementara itu, tim tamu juga melancarkan serangan, tetapi belum mampu mengubah peluang menjadi gol.

Pada menit ke-35, pemain PSIM Alwi Fadillah menerima kartu kuning. Tuan rumah kembali mendapat peluang melalui sundulan Mauro Caballero pada menit ke-40, tetapi upaya tersebut belum berbuah gol.

Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, skor tetap 0-0.

PSM Unggul Dua Gol pada Babak Kedua

PSM langsung meningkatkan tekanan setelah turun minum. Usaha tim tamu membuahkan hasil pada menit ke-50 melalui Achmat Fahrul Aditia.

Fahrul memanfaatkan umpan terobosan dan menuntaskannya menjadi gol untuk membawa PSM unggul 1-0. Gol tersebut membuat tim tamu bermain lebih percaya diri.

PSM kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-66. Berawal dari serangan balik, Rizky Eka Pratama mengirimkan umpan dari sisi kiri menuju tengah kotak penalti. Stevan Jevtoski menyambut bola tersebut dengan sepakan yang berbuah gol.

PSM unggul 2-0 dan berada dalam posisi mengendalikan pertandingan.

Kartu Merah Lagator, PSIM Hanya Cetak Satu Gol

Situasi pertandingan berubah pada menit ke-79 setelah Dusan Lagator mendapat kartu merah langsung. Keputusan tersebut diambil setelah wasit meninjau insiden melalui video assistant referee (VAR).

PSIM kemudian memperoleh hadiah penalti. Ze Valente yang menjadi eksekutor berhasil menjalankan tugasnya pada menit ke-82 untuk memperkecil skor menjadi 1-2.

Bermain dengan keunggulan jumlah pemain, PSIM meningkatkan tekanan pada sisa pertandingan. Wasit memberikan tambahan waktu tujuh menit, tetapi tuan rumah tidak mampu mencetak gol penyama kedudukan.

PSM akhirnya membawa pulang kemenangan 2-1 dari Bantul.

Susunan Pemain PSIM vs PSM Makassar

PSIM Jogja: Cahya Supriadi; Franco Gaston Ramos Mingo, Johannes Daniel Maria van der Avert, Muhammad Alwi Fadilah, Raka Cahyana Rizky; Adrian Cyprian Purzycki, Sheva Maresa Amwicsa, Jose Pedro Magalhaes Valente; Mauro Andres Caballero Aguilera, Nermin Haljeta, Norberto Ezequiel Vidal.

Pelatih: Jean-Paul van Gastel.

PSM Makassar: Muh. Ardiansyah; Aloisio Soares Neto, Dusan Lagator, Muh. Mufli Hidayat, Victor Luiz Prestes Filho; Achmat Fahrul Aditia, Sergio Fabian Ezequiel Aguero, Stefan Jevtoski; Lars Veldwijk, Luka Bulatovic, Muh. Rizky Eka Pratama.

Pelatih: Darije Kalezic.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online