Gerindra Cermati Informasi Pertemuan Tokoh dengan Dubes Singapura
Gerindra mendalami informasi dugaan pertemuan tokoh dengan Dubes Singapura. Dino Patti Djalal membantah kabar tersebut dan menyebutnya fiktif.
Veda Ega Pratama /Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Pembalap asal Wonosari, Gunungkidul, Veda Ega Pratama, harus mengubur kesempatan berlomba dari posisi terdepan di Moto3 Grand Prix Australia 2026. Balapan di Sirkuit Phillip Island pada Minggu (25/10/2026) dibatalkan akibat cuaca buruk, meski Veda sebelumnya berhasil meraih pole position.
Veda menyatakan menghormati keputusan pengawas balapan. Sikap itu diambil meskipun pembalap Indonesia tersebut sangat ingin tampil setelah mencatatkan hasil terbaik dalam sesi kualifikasi kedua atau Q2 pada Sabtu (24/10/2026).
"Saya menghormati keputusan dari pengawas balapan [race direction]," kata Veda, dikutip dari akun media sosial X Honda Team Asia, Minggu.
Hasil kualifikasi tersebut menjadi pencapaian bersejarah bagi Veda. Pembalap berusia 17 tahun itu tercatat sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih posisi start terdepan (pole position) dalam satu seri balapan Grand Prix.
Pencapaian itu juga diraih dalam penampilan pertamanya di Phillip Island bersama Honda Team Asia.
"Treknya menyenangkan," ujar Veda.
Kecewa Kehilangan Kesempatan Terakhir di Phillip Island
Pembatalan balapan membuat Veda kehilangan kesempatan terakhir untuk berlomba di Phillip Island sebelum Grand Prix Australia berpindah ke Sirkuit Jalan Raya Adelaide mulai 2027.
Sirkuit Phillip Island sendiri pertama kali menjadi tuan rumah Grand Prix Australia pada 1989. Karena itu, pembatalan tahun ini terasa mengecewakan bagi Veda yang baru saja mendapatkan pole position pertamanya di sirkuit tersebut.
"Saya sedih karena musim ini menjadi yang terakhir di Phillip Island. Ditambah lagi, saya mendapatkan pole position pertama saya di sini," kata Veda.
Meski kecewa, Veda kini mengalihkan perhatian ke seri berikutnya. Ia dijadwalkan tampil dalam Grand Prix Malaysia di Sirkuit Sepang pada 30 Oktober hingga 1 November 2026.
"Saya tidak sabar balapan di Malaysia. Sampai jumpa di sana pekan depan," ujarnya.
Veda Tempati Peringkat Kedelapan Klasemen Moto3
Veda saat ini berada di peringkat kedelapan klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 111 poin. Ia unggul satu posisi atas pembalap Malaysia, Hakim Danish, dari tim Aeon Credit–MT Helmets–MSi yang mengumpulkan 103 poin.
Sementara itu, pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team, Maximo Quiles, telah memastikan gelar juara dunia Moto3 2026. Dengan raihan 351 poin di puncak klasemen, Quiles tidak mungkin lagi terkejar oleh para pesaingnya.
Musim ini masih menyisakan empat seri, yakni Malaysia, Qatar, Portugal, dan Valencia. Setelah pembatalan di Australia, Veda akan berusaha melanjutkan kiprahnya pada seri Malaysia yang berlangsung pekan depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gerindra mendalami informasi dugaan pertemuan tokoh dengan Dubes Singapura. Dino Patti Djalal membantah kabar tersebut dan menyebutnya fiktif.
Warga Cawan menghentikan penambangan pasir dan batu dengan alat berat di bantaran Sungai Progo karena mengancam konservasi dan wisata Mbudho Island
Pengawal Energi 2026 pada 24 Oktober–1 November untuk mengawasi penyaluran BBM bersubsidi di 3.679 SPBU.
Sebanyak 32.214 bikers Honda dari berbagai daerah di Indonesia berpartisipasi dalam rangkaian Honda Bikers Day (HBD) 2026.
PT Mikatasa Agung menggelar kopdar Lem Rajawali bersama pengrajin sofa di Jogja untuk mempererat hubungan pelanggan dan menyerap masukan pengembangan produk.
Gunungkidul memasuki masa pancaroba. BPBD mengingatkan potensi angin kencang dan melanjutkan penyaluran bantuan air bersih hingga Desember.