15 Model AI Terbaik 2026 Versi LiveBench, Claude Memimpin
LiveBench merilis daftar 15 model AI terbaik 2026. Claude dari Anthropic mendominasi tiga posisi teratas, disusul model OpenAI dan pesaing lainnya.
Pesepak bola Inter Miami Lionel Messi (kiri) menggiring bola dibayangi pesepak bola Cincinnati FC Brandon Vazquez pada semifinal US Open Cup di Stadion TQL, Cincinnati, AS (23/8/2023). - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Lionel Messi berpeluang kembali merumput di Argentina bersama klub masa kecilnya, Newell’s Old Boys. Klub asal Rosario itu dikabarkan tengah menyiapkan rencana untuk memboyong megabintang sepak bola tersebut pada Januari 2027.
Kabar tersebut diungkapkan jurnalis Argentina, Gonzalo Calvigioni. Dalam laporannya, ia menyebut Newell’s Old Boys memiliki ambisi besar untuk memulangkan pemain yang telah mengoleksi delapan penghargaan Ballon d’Or tersebut.
Menurut Calvigioni, peluang terwujudnya reuni Messi dengan klub masa kecilnya kali ini dinilai lebih terbuka dibandingkan periode-periode sebelumnya.
Rencana itu juga disebut telah masuk dalam pembahasan manajemen klub. Newell’s Old Boys sedang menyusun skema khusus untuk merealisasikan kepulangan pemain kelahiran 1987 tersebut.
Informasi mengenai rencana tersebut disampaikan Calvigioni dalam acara Estadio 3 di stasiun radio Cadena 3 Rosario.
Apabila terwujud, Messi akan kembali mengenakan seragam Newell’s Old Boys setelah lebih dari 25 tahun meninggalkan klub tersebut. Kepulangan itu berpotensi menjadi salah satu momen emosional dalam perjalanan kariernya.
Hubungan Messi dengan Newell’s Old Boys memang sudah terjalin sejak masa kecil. Ia bergabung dengan akademi klub pada 1995 dan menimba ilmu sepak bola di sana sebelum pindah ke Barcelona pada 2000, ketika usianya baru 13 tahun.
Meski mengawali perjalanan sepak bolanya di Rosario, Messi belum pernah tampil dalam pertandingan resmi bersama tim senior Newell’s Old Boys. Karena itu, kesempatan membela klub kampung halamannya di level profesional akan menjadi pengalaman baru bagi sang megabintang.
Upaya membawa Messi kembali ke Argentina sebenarnya bukan gagasan baru. Pada Februari 2026, Wakil Presiden Newell’s Old Boys, Juan Manuel Medina, pernah menyampaikan bahwa klub sedang menyiapkan proyek khusus untuk merekrut Messi pada paruh pertama 2027.
Proyek tersebut melibatkan sejumlah pihak di Kota Rosario. Tujuannya adalah membangun lingkungan yang mendukung agar Messi dapat kembali dan bermain bersama klub yang membesarkannya.
Namun, rencana itu menghadapi kendala kontrak. Messi masih terikat dengan Inter Miami hingga akhir musim Major League Soccer (MLS) 2028.
Salah satu opsi yang kemudian mengemuka adalah peminjaman dalam durasi pendek. Dengan skema tersebut, Messi berpeluang bermain di Argentina sebelum kembali memperkuat Inter Miami di Amerika Serikat.
Meski demikian, rencana tersebut sejauh ini masih sebatas wacana. Belum ada kesepakatan resmi antara Newell’s Old Boys dan Inter Miami mengenai kemungkinan transfer tersebut.
Messi maupun Inter Miami juga belum menyampaikan pernyataan resmi terkait rumor kepindahan ini. Dengan demikian, kepastian reuni sang megabintang dengan klub masa kecilnya masih harus menunggu perkembangan lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LiveBench merilis daftar 15 model AI terbaik 2026. Claude dari Anthropic mendominasi tiga posisi teratas, disusul model OpenAI dan pesaing lainnya.
Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta pelaku perusakan saat demonstrasi di Jogja diproses hukum dan mengingatkan massa tidak melakukan kekerasan.
DPRD Bantul meminta KDMP mengembangkan produk unggulan sesuai potensi kalurahan agar tak sekadar menjadi toko dan mampu menggerakkan ekonomi warga.
seorang ASN Gunungkidul mengembalikan Rp1,5 juta dana bansos PKH setelah anggota keluarganya diangkat menjadi PPPK penuh waktu.
Finlandia menghentikan sementara pekerjaan proyek pusat data Google di Muhos dan Kajaani setelah muncul dugaan pembukaan hutan tanpa penilaian dampak lingkungan
Perluasan pembayaran non-tunai di lima TPR wisata Gunungkidul tertunda karena pengadaan mesin, CCTV, genset, dan jaringan internet.