Mario Aji Gagal Finis di Moto2 Malaysia, Bidik Kebangkitan di Qatar

Newswire
Newswire Minggu, 01 November 2026 23:27 WIB
Mario Aji Gagal Finis di Moto2 Malaysia, Bidik Kebangkitan di Qatar

Mario Aji / Motogp.com

Harianjogja.com, SEPANG—Pembalap Indonesia Mario Suryo Aji gagal menyelesaikan balapan atau Did Not Finish (DNF) dalam seri Moto2 Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu. Mario terjatuh pada lap kedua setelah sempat menunjukkan performa menjanjikan dengan menembus posisi 10 besar.

Pembalap Idemitsu Honda Team Asia tersebut mengawali balapan dari posisi ke-11. Begitu balapan dimulai, Mario mampu memperbaiki posisinya dan bersaing di kelompok 10 besar.

Namun, peluangnya untuk meraih hasil positif terhenti ketika memasuki putaran kedua. Pembalap berjuluk Super Mario itu kehilangan keseimbangan hingga mengalami kecelakaan dan tidak dapat melanjutkan balapan.

Mario mengaku kecewa karena merasa memiliki peluang untuk bersaing di barisan depan. Ia menilai potensi untuk mendapatkan hasil lebih baik sebenarnya sudah terlihat sejak awal lomba.

"Ini adalah rasa malu untuk mengakhiri balapan seperti ini. Aku benar-benar percaya bahwa potensi itu ada di sana," kata Mario Aji dikutip dari laman Idemetsu Honda Asia, Minggu.

"Saya merasa nyaman di grup selama putaran pembuka dan berpikir saya bisa berjuang untuk posisi di dalam sepuluh teratas, bahkan mungkin tantangan lebih lanjut ke depan. Sayangnya, kecelakaan itu mengakhiri kemungkinan-kemungkinan tersebut," imbuh Super Mario.

Mario Aji Evaluasi Penampilan di Sepang

Pembalap bernomor 64 itu berharap insiden di Sepang menjadi pelajaran untuk memperbaiki performa pada seri berikutnya. Musim ini masih menyisakan tiga balapan, sehingga Mario berupaya memaksimalkan kesempatan yang ada.

Ia berencana menganalisis dan mengevaluasi penampilannya bersama tim setelah balapan di Sirkuit Sepang. Evaluasi tersebut diharapkan membantu Mario menemukan kembali performa terbaiknya.

"Saya perlu waktu untuk merenungkan apa yang terjadi dan menganalisa situasi, namun saya masih yakin kita memiliki kecepatan dan langkah untuk mencapai hasil yang baik di Qatar...Qatar adalah sirkuit yang sangat kusuka, jadi semoga kami bisa mengubah keadaan di sana. ," ujar Mario.

Qatar menjadi kesempatan berikutnya bagi Mario untuk bangkit setelah gagal finis di Malaysia. Ia berharap karakter sirkuit yang disukainya dapat membantu meraih hasil lebih baik.

Mario juga menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung yang telah datang langsung ke Sirkuit Sepang. Ia belum bisa memberikan hasil positif bagi mereka dalam balapan tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online