Laga 72 Menit Berakhir, Yusuf Gagal ke Babak Utama Malaysia Masters
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.
LONDON-Perusahaan yang berbasis di Inggris, Hawk-Eye telah memenangkan tender untuk penyediaan teknologi garis gawang pada kompetisi Premier League musim depan.
Seperti diwartakan Mail, Kamis (11/4/2013), keputusan itu diambil pada pertemuan Premier League, sore ini.
Adapun penandatanganan kontrak beberapa pekan ke depan.
Hawk Eye menang atas pesaing utamanya, Goal Control.
Selain dua perusahaan tersebut, GoalRef dan Cairos yang memiliki licensi FIFA juga mengikuti tender dibawah pengawasan FA dan Premier League.
Berdasarkan penelusuran, Hawk-Eye menerapkan sistem dengan berbasis kamera dengan biaya sebesar 250.000 pounds per meter yang akan dipasang di stadion selama musim panas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY memastikan tidak ada kebijakan pemutusan kerja terhadap tenaga pendidik non-aparatur sipil negara tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta