Di Bantul, 4 Jenis Barang Ini Dipantau
<p><em>Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, melakukan pemantauan stok kebutuhan pokok dengan fokus pada empat komoditas</em></p>
LAMPUNG-Pengurus Wushu Indonesia (WI) Lampung akan mengirimkan 18 atlet putra dan putri pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu Junior di Jogja, 15-19 Juni 2013.
"Kami siap mengirim atlet junior ke Kejurnas Jogja pertengahan bulan ini. Atlet-atlet tersebut hasil seleksi, dan diharapkan berprestasi di kejuaraan tersebut," kata Sekretaris Umum WI Lampung Minarto Harry di Bandarlampung, Selasa (4/6/2013).
Ia menyebutkan bahwa sesuai dengan surat keputusan WI Lampung Nomor 01/PWP-Lpg/V/2013 tertanggal 13 Mei 2013 tentang atlet-atlet wushu Lampung yang akan beraga di Kejurnas Wushu Junior di Jogja.
Atlet tersebut juga merupakan hasil seleksi dan kesepakatan bersama untuk menetapkan nama atlet wushu sebagai wakil Lampung di Kejurnas.
Ke-18 atlet tersebut di antaranya Fahmi Ghifari (kelas nanquan, doashu), Yehezkel Wiradika (jianshu), Faqih Abdussyukur (gunshu), Kentirta Salim (changquan), Teynardi Gunawan (changquan-gunshu), Galang Ajriya Eka Paksi (daoshu), dan M. Nur Aziz Kamil (jianshu), mereka akan bertanding di kelompok umur junior C putra.
Adapun junior C putri terdiri atas Aqila (nanquan), Casandra Azaria Tauta (changquan-jianshu), Farisa Alicia ( changquan), dan Sarah Litifa Raharja (daoshu).
Kelompok junior B putra, yaitu Maxell Yonathan (nandao), M. Sony Sasongko (nanquan), M. Wenada Panji S. (nanquan), Jimmi Afriando Akbar (changquan).
Kelompok junior B putri Dea Nilliony Putri (changquan), sedangkan di kelompok junior A putri adalah Btari Anggun P. (taijiquan-taijijian), dan Theresia Cesilia A (nangquan-nandao).
Keberangkatan tim pada tanggal 13 Juni, sesuai dengan jadwal pelaksanaan Kejurnas, satu hari sebelum pertandingan akan dilakukan technical meeting, termasuk undian pertandingan di masing-masing kelas atau nomor yang dipertandingkan.
Selain itu, keberangkatan dua hari sebelum pertandingan, juga diharapakan bisa memberikan kesempatan kepada para atlet untuk beristirahat sebelum bertanding.
"Keberangkatan rencananya berlangsung pada dua hari sebelum pertandingan. Hal itu kami lakukan untuk memberikan waktu istirahat yang cukup, sebelum mereka bertanding pada tanggal 15 Juni. Mudah-mudahan jadwal keberangkatan kami tidak berubah sehingga anak-anak saat bertanding memiliki fisik yang cukup bagus," jelasnya.
Terkait dengan masalah pendanaan atau biaya keberangkatan para atlet ke kejurnas tersebut, menurut Minarto, semuanya merupakan biaya sendiri serta bantuan dari berbagai pihak termasuk KONI.
Pelatih mupun ofisial yang mendampingi atlet, yakni pelatih Rifki Tito Nugroho, asisten pelatih Surya Hasan, ofisial Sustri Minarti Ch., Firman Raharja, Filia Wijaya, Minarto Harry, Hannibal, dan dr. Johan Lius.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
<p><em>Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, melakukan pemantauan stok kebutuhan pokok dengan fokus pada empat komoditas</em></p>
Operasi Patuh 2026 digelar 8-21 Juni dengan fokus ETLE. Pelanggaran pelat nomor dan lalu lintas jadi sasaran utama.
Garebeg Besar Jogja 2026 digelar sederhana di Keraton. Sebanyak 4.000 ubarampe dibagikan kepada abdi dalem.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini turun di semua ukuran. Simak daftar harga terbaru 28 Mei 2026.
Kebakaran gereja di Mimika Papua Tengah diduga akibat lilin tak dipadamkan. Bangunan ludes, kerugian capai ratusan juta.
Belanda umumkan 26 pemain untuk Piala Dunia 2026. Van Dijk jadi kapten, Depay pulih, Xavi Simons absen.