Karhutla Kaltim Capai 1.470 Kejadian, 6.333 Hektare Terdampak
Karhutla Kaltim mencapai 1.470 kejadian dengan area terdampak 6.333 hektare. Asap mengancam kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi.
HARIANJOGJA/GIGIH M. HANAFI Pemain PSS Sleman, Anang Hadi (8) berhasil menjebol gawang Persitara pada laga semifinal Divisi Utama LPIS 2013 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (7/11). Babak pertama dengan skor 2-0 untuk kemenangan PSS Sleman.
Harianjogja.com, SLEMAN-Pasca kekalahan timnya atas PSS Sleman di ajang semifinal Divisi Utama Liga Indonesia 2013 dengan skor telak 3-0, Kamis (8/11/2013) malam, CEO Persitara S. Andyka mengaku kecewa.
Kekecewaannya itu bukan lantaran timnya dikalahkan oleh PSS, namun justru karena sikap PSSI yang dinilainya terlalu memihak PSS.
"Kalau soal pertandingannya, kami akui, kualitas kami memang tak begitu bagus. Kami yakin, kalau kami masuk final pun, kami juga pasti akan kalah dari Lampung FC [Lampung FC sudah lebih dulu lolos ke final setelah mengalahkan Persenga Nganjuk di laga semifinal lainnya]," ucapnya.
Diakuinya, laga semifinal kali ini memang terasa aneh. Pasalnya, beberapa hari sebelum ditetapkannya pelaksanaan pertandingan semifinal Divisi Utama, ia sulit berkomunikasi dengan pihak PSSI sebagai penyelenggara.
Itulah sebabnya, penetapan PSS sebagai tuan rumah dinilainya janggal.
Pasalnya kriteria penetapan tuan rumah itu pun sampai sekarang ia tak paham. "Kalau ditanya siap atau tidak, kami sebenarnya juga sangat siap kalau bertindak sebagai tuan rumah. Tapi setahu kami, klub peserta yang lain tak pernah diminta mengajukan, tiba-tiba PSS yang ditunjuk," keluhnya.
Tak hanya itu, hingga hari pelaksanaan pertandingan pun, pihaknya juga baru mengetahui jika ternyata tim tamu sama sekali tak mendapatkan biaya apapun dari tuan rumah.
Padahal, sepengetahuannya, dalam setiap home tournament, tuan rumah seharusnya menanggung biaya tim tamu."Tapi sampai hari pertandingan, kami belum mendapatkan kejelasan itu," tegasnya.
Dari situlah ia kemudian melontarkan pernyataan yang mengejutkan, yakni menganggap bahwa di Divisi Utama 2013 kali ini, PSS memang seperti sudah dipersiapkan untuk juara.
Hal itu terlihat dari begitu seringnya PSSI mengeluarkan keputusan yang menguntungkan PSS. "Puncaknya adalah saat semifinal dan final ini saya rasa," tuturnya.
Seperti diketahui, Kamis (7/11/2013) malam lalu, Persitara memang dikalahkan telak tiga gol tanpa balas oleh PSS. Ketiga gol masing-masing dicetak oleh Agung Suprayogi di menit 12, Anang Hadi di menit 40, dan Monieaga Bagus Suwardi di menit 72.
Di babak final, PSS sudah ditunggu oleh Lampung FC yang di partai semifinal lainnya mengalahkan Persenga Nganjuk dengan skor 2-0.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Karhutla Kaltim mencapai 1.470 kejadian dengan area terdampak 6.333 hektare. Asap mengancam kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi.
Kemenko IPK menyebut groundbreaking Giant Sea Wall berbasis mangrove dilakukan Oktober 2026, sementara infrastruktur keras ditargetkan tahun depan.
KSAD Maruli Simanjuntak menanggapi namanya yang disebut masuk bursa calon Panglima TNI dan menyebut seluruh kepala staf berpeluang menjadi calon.
Pemerintah menargetkan jalan tol bebas truk ODOL mulai 1 Januari 2027 dengan integrasi data dan pengawasan berbasis teknologi.
Ingin mengambil Paket C? Simak syarat dokumen, cara daftar, proses pembelajaran, hingga ketentuan penilaian dan ujian Paket C.
Memasuki usia ke-270, Kota Jogja didorong terus memodernisasi kota dengan tetap berpijak pada budaya, sejarah, lingkungan, transportasi publik, dan kawasan rend