Prabowo Kumpulkan Menteri, Bahas Investasi Asing ke RI
Presiden Prabowo bahas lonjakan investasi asing usai lawatan luar negeri, pemerintah siap buka data ke publik.
Piala Dunia 2026 memicu polemik setelah 13 federasi sepak bola dunia mengecam komentar Presiden UEFA Aleksander Ceferin soal format baru turnamen. /Instagram-FIFA.
Harianjogja.com, JOGJA—Kontroversi format baru Piala Dunia 2026 memicu reaksi keras dari 13 federasi sepak bola yang berasal dari Afrika, Karibia, Asia Tengah, dan sejumlah kawasan lainnya. Mereka secara terbuka mengecam pernyataan Presiden UEFA Aleksander Ceferin yang mengkritik perluasan format Piala Dunia serta menilai sebagian pertandingan kualifikasi tidak menarik untuk disaksikan.
Gelombang penolakan itu dituangkan dalam pernyataan bersama yang dipublikasikan melalui akun X Federasi Sepak Bola Maroko pada Senin. Dalam pernyataan tersebut, federasi-federasi yang menandatangani menegaskan bahwa setiap pertandingan menuju Piala Dunia memiliki arti penting bagi negara peserta, terlepas dari besar atau kecilnya kekuatan sepak bola suatu negara.
"Bagi negara-negara kami, tidak ada pertandingan Piala Dunia FIFA yang tidak penting. Lolos ke Piala Dunia FIFA merupakan pencapaian bersejarah dan perwujudan mimpi yang diwariskan dari generasi ke generasi,” demikian bunyi pernyataan bersama tersebut.
Pernyataan itu ditandatangani oleh federasi sepak bola Senegal, Tanjung Verde, Curacao, Uzbekistan, Kongo, Haiti, Aljazair, Tunisia, Maroko, Mesir, Ghana, Pantai Gading, dan Afrika Selatan. Mereka menyampaikan sikap tersebut sebagai respons langsung terhadap komentar Ceferin terkait format baru Piala Dunia 2026.
Menurut koalisi federasi tersebut, anggapan bahwa sebagian laga kualifikasi kurang menarik atau tidak penting justru mengabaikan perjuangan panjang yang dijalani para pemain, pelatih, klub, pengurus federasi, hingga jutaan pendukung sepak bola di berbagai negara.
Mereka menekankan bahwa perjalanan menuju putaran final Piala Dunia tidak terjadi secara instan. Setiap negara harus melewati proses panjang yang melibatkan investasi besar, perencanaan jangka panjang, serta kerja keras selama bertahun-tahun untuk bisa bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.
Di balik setiap tim nasional, terdapat komunitas luas yang menjadikan sepak bola sebagai sumber kebanggaan, harapan, sekaligus alat pemersatu masyarakat. Karena itu, nilai sebuah pertandingan kualifikasi tidak dapat diukur hanya dari popularitas atau daya tarik komersial semata.
Koalisi 13 federasi tersebut juga menegaskan bahwa sepak bola merupakan olahraga global yang tidak dimiliki oleh kelompok tertentu maupun segelintir pengambil keputusan. Menurut mereka, kekuatan utama Piala Dunia justru lahir dari keberagaman peserta yang membawa latar belakang budaya, sejarah, dan perjalanan sepak bola yang berbeda-beda.
“Piala Dunia FIFA adalah kompetisi sepak bola terbesar di dunia justru karena mempertemukan budaya, sejarah, dan perjalanan sepak bola yang berbeda-beda,” tulis mereka.
Federasi-federasi tersebut menilai bahwa bagi banyak negara berkembang sepak bola, keberhasilan menembus putaran final Piala Dunia memiliki dampak yang jauh melampaui prestasi olahraga. Keberhasilan tersebut mampu menginspirasi generasi muda, mempercepat pembangunan sepak bola nasional, hingga menciptakan kenangan yang membekas sepanjang hidup bagi masyarakat.
Dalam bagian akhir pernyataan, mereka meminta agar seluruh negara yang berhasil lolos ke Piala Dunia 2026 mendapatkan penghormatan yang sama karena setiap tiket menuju putaran final diraih melalui prestasi di lapangan.
“Setiap negara yang lolos pantas mendapatkan rasa hormat. Setiap tim lolos berdasarkan prestasi. Setiap pertandingan memiliki arti,” tegas mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo bahas lonjakan investasi asing usai lawatan luar negeri, pemerintah siap buka data ke publik.
Harga emas Pegadaian 15 Juni 2026 stabil. Emas Antam Rp2,82 juta per gram, UBS Rp2,709 juta, dan Galeri24 Rp2,696 juta.
Askab PSSI Sleman periode 2026-2030 resmi dilantik dengan fokus pada pembinaan usia dini, tata kelola organisasi, dan peningkatan kualitas kompetisi.
Harga Pertamax naik per 10 Juni 2026. Pertamina memastikan pasokan BBM tetap aman dan distribusi energi berjalan normal di seluruh SPBU.
Kokola menghadirkan produk eksklusif baru di Jakarta Fair 2026 dengan promo hemat, permainan berhadiah, dan grand prize bersama Mamah Dedeh.
Tradisi Mubeng Beteng 1 Sura 2026 kembali digelar di Keraton Jogja. Simak jadwal, titik keberangkatan, aturan peserta, dan rangkaian acaranya.