Nasabah Bersaldo Jumbo di DIY Bertambah
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Harianjogja.com, JEPARA—Persiba mencatan awal bagus di putaran kedua Indonesia Super League (ISL) U-21 2014.
Laskar Sultan Agung Muda berhasil mewujudkan niat mereka sebelum menghadapi Persijap Jepara U-21. Persiba Bantul U-21 ingin main ofensif dan memetik tiga poin. Di Stadion Gelora Kartini, Jepara, Jumat (23/5/2014) sore, tim tamu menekuk Persijap 1-0 berkat gol striker Krisna Adi di menit ke-59.
Skuat asuhan Didik Listiyantoro mampu mendominasi permainan. Pola ofensif dengan menempatkan empat gelandang sejajar di lini tengah memungkinkan Persiba U-21 menguasai bola sepanjang pertandingan. Meski demikian, efektivitas lini depan Persiba U-21 sepertinya patut diperbaiki. Sepanjang 45 menit pertama, beberapa kali peluang yang dirancang dari lapangan tengah mentah begitu saja.
Di babak kedua, permainan Persiba berubah setelah Nova Susatria masuk menggantikan Ganang Fahri.
“Di menit awal, kami memasang Ganang Fahri sebagai bek kanan dan menggeser Ibnu Madjid ke bek kiri, padahal dia [Ganang Fahri] memiliki posisi asli sebagai bek tengah. Tapi ternyata tidak jalan, akhirnya kami masukkan Nova [Nova Susatria] menggantikan Ganang Fahri,” ucap Asisten Pelatih Persiba Sambudiono kepada Harianjogja.com melalui ponsel seusai pertandingan.
Setelah itu, serangan dari sayap kian hidup. Hasilnya terlihat di menit ke-59. Krisna Adi menyambut umpan silang Ibnu Madjid. Sundulan kerasnya gagal diantisipasi kiper Persijap U-21 Ahmad Syahirul Adhim sekaligus mengubah skor menjadi 1-0 untuk Persiba U-21.
Menurut Sambudiono, laga itu membuktikan performa skuatnya telah meningkat grafik. Ia berharap, di laga selanjutnya saat menjamu Arema U-21, Rabu (28/5) mendatang, performa timnya bisa stabil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
DPP Kota Jogja periksa 1.718 hewan kurban jelang Iduladha 2026. Semua dinyatakan sehat dan layak dijual di pasar tiban.
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait dugaan aliran uang kasus pemerasan Bupati nonaktif.
Motif pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja terungkap. Geng Vozter disebut patroli menjaga wilayah usai info tawuran.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG akan rebound pekan depan didukung fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai tetap kuat.