PERSIB BANDUNG : Ini Harapan Kapten Persib di 2016

Jumali
Jumali Kamis, 24 Desember 2015 04:30 WIB
PERSIB BANDUNG : Ini Harapan Kapten Persib di 2016

Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Dok)

Persib Bandung tidak ada aktivitas berarti usai gagal di Piala Jenderal Sudirman. Namun, hal tersebut tidak membuat para pemain Maung Bandung patah arang. Kapten tim Persib, Atep berharap lebih berprestasi di tahun 2016.

 

 

Harianjogja.com, BANDUNG — Menjelang pergantian tahun, hampir setiap orang berupaya menyusun sebuah resolusi atau target yang ingin dicapai di tahun yang baru. Harapan yang lahir dari rasa optimistis ini membuat hidup lebih bergairah, guna mencapai yang lebih baik. Seperti yang disampaikan para pemain Persib menjelang awal tahun 2016 ini.

Hampir semua pemain menyampaikan harapan yang sama. Mereka punya keinginan dapat lebih baik lagi dalam berkarier, tentunya dengan bergulirnya kompetisi. Terhentinya kompetisi sepakbola akibat kisruh PSSI dan Kemenpora diharapkan cepat selesai dan sanksi FIFA untuk Indonesia dicabut.

Kapten Tim Persib, Atep mengatakan, berbagai warna-warni kejadian yang dilaluinya selama 2015 semoga menjadi bekal dan juga pelajaran untuk menghadapi tahun depan. Pencapaian yang sudah diraih diharapkannya dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan untuk bisa menjadi lebih baik.

"Tahun 2016 juga semoga saya dapat lebih berprestasi lagi bersama Persib. 2015 kemarin kita meraih juara Piala Presiden, tentunya tahun depan harus bisa meraih juara lagi. Keinginan saya adalah mempertahankan prestasi yang sudah digapai," kata Atep dikutip dari laman resmi Persib, Rabu (23/12/2105).

Sebagai pemain terlama bersama Persib saat ini, Atep punya harapan dengan bergulirnya kompetisi. Timnya dapat kembali berkiprah di level Asia. Ia punya harapan tahun depan jika kembali mewakili Indonesia, Persib dapat tembus semifinal. Tahun 2015, PERSIB gagal melaju 16 Besar.

"Jika kembali mendapat kesempatan mewakili ke Asia, mudah-mudahan tahun depan bisa tembus ke semifinal. Dan yang utama semoga sanksi FIFA dapat segera dicabut dan kompetisi kembali bergulir," ucap Atep.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online