Marc Marquez Makin Dekat dengan Gelar Juara Dunia MotoGP ke-10

Jumali
Jumali Senin, 02 November 2026 09:47 WIB
Marc Marquez Makin Dekat dengan Gelar Juara Dunia MotoGP ke-10

Pembalap Ducati Lenovo Team Marc Márquez memacu kecepatan sepeda motornya saat mengikuti Sprint Race MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (10/10/2026). /Antara-Ahmad Subaidi/app/nz\r\n

Harianjogja.com, JOGJA—Marc Marquez semakin dekat dengan gelar juara dunia MotoGP 2026 setelah memenangi balapan MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (1/11/2026). Kemenangan tersebut membuat pebalap Ducati itu mengumpulkan 399 poin dan memperlebar jarak dari pesaing terdekatnya.

Marquez menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 40 menit 14,236 detik. Dia unggul 4,172 detik atas Pedro Acosta yang finis di posisi kedua. Sementara itu, Alex Marquez melengkapi podium setelah tertinggal 5,955 detik dari sang kakak.

Tambahan 25 poin dari kemenangan di Sepang semakin mengukuhkan posisi Marquez di puncak klasemen sementara MotoGP 2026. Dia kini unggul 44 poin atas Jorge Martin yang menempati posisi kedua dan sedang menjalani pemulihan cedera.

Hasil tersebut membuat peluang Marquez untuk mengunci gelar juara dunia ke-10 semakin terbuka. MotoGP Qatar yang dijadwalkan berlangsung pekan depan berpotensi menjadi salah satu kesempatan baginya untuk memastikan gelar.

Marc Marquez Belum Mau Jemawa

Meski unggul cukup jauh dalam klasemen, Marquez tidak ingin terlalu dini merayakan keberhasilan meraih gelar juara dunia. Pebalap asal Spanyol itu menilai masih ada sejumlah balapan yang harus dijalani sehingga fokus tetap menjadi hal utama.

“Yah, saya mendengar tentang kemenangan di Malaysia dan saya sangat senang. Peluang meraih gelar juara tampaknya masih jauh."

"Balapan yang tersisa sedikit, tidak banyak, tetapi banyak momen untuk dialami, jadi kita harus tetap fokus, tetapi mari kita bicara tentang saat ini, masa lalu di Malaysia, karena kita sudah memikirkan balapan selanjutnya," ujar Marquez saat diwawancarai Diario AS.

Setelah seri Malaysia, masih ada tiga Grand Prix yang harus dilewati Marquez, yakni Qatar, Portugal, dan Valencia. Ketiga seri tersebut dijadwalkan berlangsung sepanjang November 2026.

Dengan demikian, Marquez masih harus menjaga konsistensi dan mengumpulkan poin sebelum benar-benar memastikan gelar juara dunia musim ini.

Performa Marc Marquez Meningkat Setelah Operasi

Perjalanan Marquez menuju puncak klasemen musim ini tidak sepenuhnya mulus. Pada Mei lalu, dia menjalani operasi pada kaki dan bahu kanannya. Kondisi tersebut membuatnya harus absen dalam dua seri, yakni Grand Prix Prancis dan Catalunya.

Setelah kembali ke lintasan, performanya sempat mengalami penurunan. Namun, dalam beberapa bulan terakhir, Marquez mampu menunjukkan peningkatan hingga kembali bersaing di barisan terdepan.

Dia mengakui fokus terhadap target yang telah ditetapkan menjadi salah satu faktor penting dalam proses kebangkitannya setelah cedera.

"Saya ingin menang lebih banyak lagi, tetapi memang benar bahwa sejak saya kembali, tujuan yang saya tetapkan untuk diri saya sendiri telah membuahkan hasil."

"Serta paling penting, seperti yang dikatakan seseorang di paddock kepada saya, seperti kuda, tanpa melihat ke samping."

"Lakukan saja pekerjaan Anda dan sesekali menoleh untuk melihat sekeliling, tetapi selalu ikuti insting Anda,” ujar Marquez.

Marc Marquez Sebut Kerja Sama Tim Jadi Kunci

Selain kemampuan dan konsistensinya di lintasan, Marquez menilai dukungan tim turut berperan besar dalam keberhasilannya meraih kemenangan di MotoGP Malaysia 2026.

Menurut dia, motor yang kompetitif dan kerja sama dengan tim menjadi modal penting untuk memaksimalkan potensi sepanjang musim.

“Tim. Saya sudah mengatakannya, saya tidak tahu apakah itu di awal musim. Saya menggunakan motor terbaik dan bersama tim terbaik untuk memaksimalkan potensi saya, dan itulah mengapa saya percaya diri," kata Marquez.

"Saya selalu percaya diri dalam setiap proyek yang saya ikuti."

Pebalap berusia 33 tahun itu juga memilih tidak terlalu memikirkan kondisi tim lain. Dia lebih memilih berkonsentrasi pada kemampuan diri sendiri dan perkembangan tim yang menaunginya.

"Di setiap tim, setiap motor memiliki kekurangan, dan Anda harus yakin dengan kemampuan Anda sendiri, dan saya yakin bahwa saya berada di tempat terbaik,” pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online