BIGBANG Konser di Bangkok Akhir Pekan Ini, Cek Barang Wajib Dibawa
BIGBANG menggelar konser di Bangkok pada 7-8 November 2026. Simak daftar barang bawaan, aturan penonton, dan informasi pembelian tiket.
Amir Khan (Reuters)
Karier petinju Inggris Amir Khan perlahan mulai menanjak. Meksi demikian, Amir tetap pada alasan utamanya menjadi petinju adalah untuk menjaga baik umat Islam.
Harianjogja.com, LONDON — Petinju Inggris, Amir Khan mengungkapkan alasan yang mengejutkan terkait dengan keputusannya menjadi petinju profesional. Petinju berusia 29 tahun tersebut mengungkapkan keinginannya bertinju adalah demi menjaga nama baik umat Islam di dunia.
“Saya hanya melakukan sedikit yang bisa dilakukan. Saya melakukan ini dari hati sendiri dan cocok dengan iman saya,” ucap Amir, seperti dikutip dari Boxing Scene, Kamis (24/12/2015).
Petinju berjuluk King Amir ini dikenal memiliki sikap murah hati kepada seluruh umat Islam di dunia. Amir sempat membangun sebuah sekolah di kamp penampungan Suriah yang berada salah satu pulau milik Yunan, Lesbos.
“Salah satu rukun Islam adalah bekerja untuk amal tanpa meminta imbalan, dan saya memiliki kewajiban untuk melakukan hal itu. Terlebih saat ini situasi saya sangat mendukung untuk melakukan pekerjaan,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BIGBANG menggelar konser di Bangkok pada 7-8 November 2026. Simak daftar barang bawaan, aturan penonton, dan informasi pembelian tiket.
Yusril Ihza Mahendra belum memastikan kabar pengamanan jenderal Polri. Divisi Humas Polri dijadwalkan menggelar konferensi pers.
PSIM Jogja menyiapkan enam pemain EPA U-20 dan U-18 untuk League Cup 2026/2027 sekaligus memberi kesempatan kepada pemain minim menit bermain.
Sedayu General Hospital Bantul mengembangkan terapi oksigen hiperbarik untuk membantu pemulihan pasien sekaligus mendukung kebugaran dan wellness tourism di DIY
Pdt Jimmy Marcos menegaskan gereja harus menyuarakan ketidakadilan, mulai dari dampak MBG, karhutla, hingga proyek di Papua.
DPRD Sleman mendorong generasi muda menghidupkan olahraga tradisional untuk melestarikan budaya, membangun karakter, dan memperkuat kebersamaan.