PSIM Jogja Siapkan Enam Pemain Akademi untuk League Cup

Ariq Fajar Hidayat
Ariq Fajar Hidayat Selasa, 03 November 2026 17:27 WIB
PSIM Jogja Siapkan Enam Pemain Akademi untuk League Cup

Pesepak bola PSIM Yogyakarta Savio Seva (tengah) berselebrasi seusai menjebol gawang tim Borneo FC Samarinda pada laga BRI Super League 2028-27 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (1/11/2026). PSIM menang atas Borneo FC Samarinda dengan skor 2-1./Antara-Kala/Afa/wsj.\r\n

Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja menyiapkan enam pemain akademi untuk memperkuat tim utama dalam kompetisi League Cup 2026/2027. Ajang tersebut akan dimanfaatkan Laskar Mataram untuk memberikan kesempatan bermain kepada pemain yang selama ini minim menit tampil di Super League, sekaligus mempercepat regenerasi skuad.

Manajer PSIM Jogja, Iksan Mahar, mengatakan League Cup menjadi kesempatan bagi tim untuk memaksimalkan seluruh pemain yang tersedia. Selain pemain lokal di tim utama, PSIM juga akan melibatkan pemain dari Elite Pro Academy (EPA) kelompok usia U-20 dan U-18.

Menurut Iksan, jadwal League Cup yang berdekatan dengan pertandingan Super League 2026/2027 membuat rotasi pemain menjadi kebutuhan. Pemain yang selama ini belum banyak memperoleh kesempatan tampil di liga bisa memanfaatkan kompetisi tersebut untuk menunjukkan kemampuannya.

"League Cup menjadi kesempatan bagi pemain lokal yang selama ini menit bermainnya masih terbatas di liga untuk memperlihatkan kualitas terbaiknya," kata Iksan, Selasa (3/11/2026).

Jadwal Padat Jadi Alasan PSIM Siapkan Rotasi
PSIM menghadapi rangkaian pertandingan yang cukup rapat sepanjang November. Setelah mengawali bulan dengan kemenangan 2-1 atas lawannya di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Minggu (1/11/2026), Laskar Mataram dijadwalkan menghadapi Dewa United pada Jumat (6/11/2026).

Setelah laga tersebut, PSIM memiliki jeda sekitar dua pekan sebelum bertandang ke markas Persik Kediri pada Sabtu (21/11/2026). Namun, tim tidak memiliki banyak waktu untuk beristirahat karena harus segera memulai kiprah di League Cup.

Laga perdana PSIM di kompetisi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu (25/11/2026) dengan menghadapi Persiku Kudus. Tiga hari kemudian, Laskar Mataram kembali bertanding di Super League dengan menjamu Persijap Jepara di SSA, Sabtu (28/11/2026).

Jadwal itu membuat PSIM harus menjalani tiga pertandingan dalam rentang waktu sekitar sepekan, yakni melawan Persik Kediri, Persiku Kudus, dan Persijap Jepara. Dua kompetisi berbeda yang berlangsung berdekatan menuntut tim mengatur kondisi pemain dan menentukan komposisi skuad secara cermat.

Mauro Caballero dan Ze Valente Masih Absen
Tantangan PSIM tidak hanya berasal dari padatnya jadwal pertandingan. Tim juga menghadapi keterbatasan pilihan pemain karena dua pilar skuad harus menjalani hukuman larangan bermain.

Striker Mauro Caballero dijatuhi hukuman larangan bermain selama 10 pertandingan akibat dugaan tindakan rasisme dalam laga melawan Bhayangkara FC. Sementara itu, gelandang Ze Valente mendapat hukuman larangan bermain tiga pertandingan setelah menerima kartu merah langsung dalam pertandingan yang sama.

Ze Valente telah menjalani dua pertandingan hukuman sehingga masih harus absen satu laga lagi. Kondisi tersebut membuat PSIM perlu memaksimalkan pemain lain untuk menjaga kedalaman skuad di tengah jadwal kompetisi yang padat.

Enam Pemain EPA Masuk Persiapan Tim Utama
Di tengah kebutuhan tersebut, PSIM mulai menyiapkan pemain dari kelompok usia muda. Sebanyak enam pemain EPA U-20 dan U-18 telah dipilih untuk mengikuti persiapan menghadapi League Cup 2026/2027.

Iksan menyebut pemanggilan pemain akademi merupakan bagian dari upaya mempercepat regenerasi skuad. Kesempatan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas performa mereka saat memperkuat tim di EPA One 2026/2027.

Keenam pemain itu sudah mulai berlatih bersama skuad utama sejak pekan terakhir Oktober. Melalui latihan bersama pemain senior, mereka diharapkan dapat beradaptasi dengan pola permainan tim dan meningkatkan kemampuan individu.

"Harapannya, mereka bisa mendapatkan banyak pelajaran untuk meningkatkan kualitas individu sehingga nantinya memperoleh kepercayaan untuk tampil di League Cup," ujar Iksan.

PSIM tergabung di Grup E League Cup 2026/2027 bersama Persiku Kudus dan Persikad Depok. Pertandingan melawan Persiku pada 25 November 2026 akan menjadi kesempatan pertama bagi Laskar Mataram untuk memulai persaingan di grup tersebut.

Adapun enam pemain akademi yang masuk dalam daftar persiapan terdiri dari lima pemain kelompok U-20 dan satu pemain U-18. Mereka adalah M. Rasya Khairul, M. Firas Idraki, Ananta Agam, Prima Akbar, dan Azmi Daviq dari kelompok U-20, serta Mahesa Aji dari kelompok U-18.

Keterlibatan para pemain muda itu menjadi bagian dari strategi PSIM dalam menghadapi dua kompetisi dengan jadwal berdekatan. Selain membantu kebutuhan rotasi, League Cup juga membuka peluang bagi pemain akademi untuk mendapatkan pengalaman bersama skuad utama.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online