PON 2016 : PON Diusulkan Diundur Usai Idul Adha

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Rabu, 06 Januari 2016 00:35 WIB
PON 2016 : PON Diusulkan Diundur Usai Idul Adha

Tim Panahan Indonesia Rebut 2 Tiket Olimpiade (Antarafoto)

PON 2016 diusulkan untuk diundur usai Idul Adha atau 17 September 2016.

 

 

Harianjogja.com, BANDUNG — Dengan alasan berlatar religi, Ketua Umum Pengurus Besar PON XIX/2016, Ahmad Heryawan atau Aher, mengusulkan pembukaan PON di Jawa Barat diundur menjadi 17 September dari semula 9 September.

Semula jadwalnya adalah 9-21 September, yang "menjepit" hari besar Islam, Idul Adha 1437 Hijriah, pada 12 September nanti.

"Jadi daripada mengurangi kekhusyuan Hari Raya Idul Adha nanti, saya kira lebih baik dimundurkan," kata Aher, usai memimpin Rapat PB PON XIX, di Gedung Sate Kota Bandung, Selasa (5/1/2016).

Menurut dia, kalau PON tetap sesuai jadwal semula, maka pelaksanaannya akan terpotong satu hari akibat libur Idul Adha.

"Seharusnya ada Idul Adha harus berhenti atau libur kemudian ada satu dua hari enggak ada pertandingan. Mereka, pendukung, atlet enggak mungkin pulang juga khan," katanya.

Dia akan segera berbicara secara resmi kepada KONI Pusat dan Kementerian Olahraga tentang ini.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis