Guntur Ungkap Peran Risto di Balik Kemenangan Perdana PSIM Jogja

Ariq Fajar Hidayat
Ariq Fajar Hidayat Minggu, 01 November 2026 20:57 WIB
Guntur Ungkap Peran Risto di Balik Kemenangan Perdana PSIM Jogja

Guntur mengungkap masukan Risto Vidakovic sebelum PSIM Jogja mengalahkan Borneo FC 2-1 dan meraih kemenangan perdana di Super League 2026/2027. /Instagram.

Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih anyar PSIM Jogja, Risto Vidakovic, mulai terlibat dalam proses pembenahan tim meski belum resmi mendampingi skuad dari pinggir lapangan. Pelatih asal Serbia tersebut turut memberikan masukan kepada caretaker PSIM, Guntur Cahyo Utomo, sebelum Laskar Mataram menundukkan Borneo FC dengan skor 2-1 di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Minggu (1/11/2026) sore.

Risto yang baru diperkenalkan sebagai pelatih kepala PSIM pada Sabtu (31/10/2026) menyaksikan pertandingan dari tribun VVIP. Kehadirannya menjadi bagian dari proses awal mengenali kondisi tim sebelum secara resmi mengambil alih tanggung jawab kepelatihan.

Guntur mengungkapkan dirinya telah berdiskusi intensif dengan Risto sehari sebelum pertandingan. Keduanya membahas berbagai hal terkait kondisi internal dan persoalan yang dihadapi PSIM selama kompetisi berlangsung.

"Kemarin kami seharian bertemu, kami berdiskusi banyak. Ada meeting siang hari, kemudian malam kami lanjutkan. Ada banyak sekali tukar pendapat dan tukar pikiran terkait tim ini," ujar Guntur dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Dalam pertemuan tersebut, Guntur mengaku menyampaikan gambaran kondisi tim secara objektif kepada Risto. Pengalaman pelatih anyar PSIM di sepak bola Indonesia dan Asia Tenggara dinilai dapat memberikan perspektif penting bagi pembenahan Laskar Mataram.

"Saya pikir dengan kapasitas beliau, dengan pengalaman beliau di Asia Tenggara dan di Indonesia, saran-saran yang dia berikan juga sangat penting buat saya, terutama di pinggir lapangan tadi," katanya.

Guntur berharap kehadiran Risto dapat membantu PSIM berkembang menjadi tim yang lebih kuat pada pertandingan berikutnya. Dia juga mengaku terbantu oleh komunikasi yang telah terjalin sebelum pelatih asal Serbia tersebut resmi menangani tim.

PSIM Akhiri Tujuh Laga Tanpa Kemenangan

Di bawah arahan Guntur sebagai caretaker, PSIM akhirnya meraih kemenangan perdana di Super League 2026/2027. Hasil positif atas Borneo FC sekaligus mengakhiri catatan tujuh pertandingan tanpa kemenangan yang sebelumnya dialami Laskar Mataram.

PSIM sempat tampil dominan pada awal pertandingan. Namun, Borneo FC justru mampu membuka keunggulan lebih dahulu melalui Asgal Habib pada menit ke-33.

Asgal berhasil melepaskan diri dari kawalan Raka Cahyana sebelum menaklukkan kiper PSIM, Cahya Supriadi. Gol tersebut membuat tim tamu unggul 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, PSIM meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Upaya tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-57 melalui gelandang asal Polandia, Adrian Purzycki.

Adrian memaksimalkan umpan silang Raka Cahyana untuk mengubah kedudukan menjadi 1-1. Tujuh menit kemudian, PSIM berbalik unggul setelah Savio Sheva mencetak gol melalui sepakan jarak jauh yang merobek gawang Borneo FC.

Guntur mengapresiasi perjuangan para pemain yang tetap berusaha membalikkan keadaan meski sempat tertinggal lebih dahulu. Menurutnya, kemenangan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh elemen tim.

"Semua berkat kerja keras para pemain, doa para suporter, doa keluarga kami di rumah, sehingga kita pulang dengan tiga poin. Ini sesuatu yang kami syukuri," ucapnya.

Savio Sheva Persembahkan Gol untuk Masyarakat Jogja

Gelandang PSIM, Savio Sheva, menyebut kemenangan atas Borneo FC memiliki arti penting bagi para pemain. Hasil tersebut menjadi pelepas tekanan setelah tim melewati tujuh pertandingan tanpa kemenangan.

Savio juga mempersembahkan golnya kepada masyarakat Jogja sebagai bentuk apresiasi atas dukungan yang terus diberikan kepada PSIM.

"Tentu kemenangan hari ini juga emosi para pemain karena kemarin tujuh pertandingan kita tahu hasilnya. Jadi, semua pemain bertekad untuk memenangkan pertandingan dan untuk gol hari ini, ini saya persembahkan untuk masyarakat Yogyakarta," ujar Sheva.

Tambahan tiga poin membuat PSIM mengoleksi lima poin dari delapan pertandingan. Sebelum mengalahkan Borneo FC, Laskar Mataram mencatatkan dua hasil imbang dan lima kekalahan.

Hasil tersebut untuk sementara mengangkat PSIM ke peringkat ke-15 klasemen Super League 2026/2027. Laskar Mataram sekaligus keluar dari zona degradasi dan menggeser PSS Sleman yang berada di posisi ke-16.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online