Marc Marquez Tegaskan Tak Akan Gunakan Media untuk Serang Lawan
Marc Marquez menegaskan tak akan memakai media untuk menyerang lawan. Ia mengakui eksposur media bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
Arema Cronus (AremaFC.com)
Piala Gubernur Kaltim akan mempertemukan antara Arema Cronus melawan Sriwijaya FC, di Stadion Palaran, Samarinda pada (13/3/2016) mendatang. Kedua kesebelasan akan berebut tempat ketiga. Sejauh ini, Arema Cronus fokus menghadapi pertandingan melawan Sriwijaya FC.
Harianjogja.com, SAMARINDA — Arema Cronus akan berhadapan dengan Sriwijaya FC dalam perebutan tempat ketiga Piala Gubernur Kaltim di Stadion Palaran, Samarinda pada (13/3/2016) mendatang.
Sriwijaya FC menjadi lawan tim Singo Edan setelah mereka mengalami hasil sama di semifinal dengan menggunakan format trofeo yang dilangsungkan di Stadion Segiri, Samarinda pada (10/3/2016).
Meski mampu unggul lawan Surabaya United lewat adu penalti, namun mereka kalah dari Pusamania Borneo FC (PBFC) lewat adu penalti di 45 menit pertama. Sementara Sriwijaya FC tak mampu mengejar PBFC yang unggul 3-0 atas Surabaya United di laga terakhir.
“Kami tetap akan bermain maksimal di laga nanti,” ungkap Pelatih Arema, Milomir Seslija soal kesiapan timnya menghadapi laga perebutan tempat ketiga dikutip dari laman resmi klub, Jumat (11/03/2016).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Marc Marquez menegaskan tak akan memakai media untuk menyerang lawan. Ia mengakui eksposur media bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
Daya beli melemah, UMKM DIY dituntut beradaptasi. Jumlah usaha mencapai 347.744 unit, sementara KUR tersalur Rp3,31 triliun hingga Juli 2026.
DPRD Sleman mendorong program Rumah Ibadah Ramah Anak untuk memperkuat nilai spiritual, sosial, dan pembentukan karakter generasi muda.
FCD mendesak polisi menarik pasukan, menghentikan kekerasan, dan membuka jalur evakuasi bagi massa aksi di sekitar Malioboro dan DPRD DIY.
Indonesian Dance Festival 2026 digelar di Jakarta pada 29 Oktober–1 November, menghadirkan pertunjukan tari, lokakarya, diskusi, dan kolaborasi internasional.
Kenali kualitas air minum dari sumber, proses pengolahan, higienitas kemasan hingga keterlacakan produk untuk membantu keluarga memilih air minum.