Indonesia Peringkat Kedua Wisata Ramah Muslim Dunia 2026
Indonesia naik ke peringkat kedua destinasi ramah Muslim dunia versi GMTI 2026 dengan skor 79, menyamai Türkiye dan Arab Saudi.
Pebalap Motogp Marc Marquez (kiri). /Instagram.
Harianjogja.com, JOGJA—Pembalap Marc Marquez menegaskan dirinya tidak akan menggunakan media untuk menyerang atau menyakiti lawan-lawannya. Meski demikian, ia mengakui pemberitaan dan eksposur media tetap bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
Pernyataan tersebut disampaikan Marquez dalam wawancara dengan Autosport. Potongan video wawancara itu kemudian ramai diperbincangkan di media sosial, berdekatan dengan peringatan 11 tahun insiden kontroversial di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, pada MotoGP 2015.
Momen tersebut menjadi salah satu bagian paling diingat dalam persaingan Marquez dengan Valentino Rossi.
Perselisihan keduanya memanas ketika Rossi secara terbuka menuduh Marquez berusaha membantu Jorge Lorenzo dalam perebutan gelar juara dunia. Tuduhan itu disampaikan pembalap berjuluk The Doctor dalam konferensi pers menjelang balapan di Malaysia.
Situasi tersebut kemudian membayangi jalannya balapan di Sepang. Marquez dan Rossi terlibat persaingan di lintasan sebelum insiden yang dikenal luas sebagai insiden Sepang terjadi.
Peristiwa itu terus menjadi perbincangan di kalangan penggemar MotoGP. Marquez pun menghadapi citra negatif dari sebagian penonton, terutama pendukung Rossi, dalam perjalanan kariernya.
Dalam wawancara yang dikutip Crash pada Rabu (28/10/2026), Marquez mengatakan kekuatan yang dimiliki seseorang melalui media merupakan hasil dari hal-hal yang telah dilakukan sebelumnya.
“Tentu saja, jika Anda punya kekuatan, itu karena Anda melakukan hal-hal yang benar di masa lalu, bukan saat ini. Tapi, saya tidak akan pernah menggunakan kekuatan media untuk melukai siapa pun,” kata Marquez.
Meski menolak menggunakan media untuk menyerang orang lain, pembalap asal Cervera, Spanyol, itu tidak menampik kemungkinan memanfaatkannya demi keuntungan sendiri.
“Saya akan, mungkin akan menggunakan (media) untuk keuntungan saya sendiri, dan saya sudah melakukannya,” ujarnya.
Marquez juga menjelaskan bahwa pemanfaatan media tersebut bukan ditujukan untuk menyakiti pihak lain. Ia menyebut kepentingan pribadi dapat berkaitan dengan berbagai hal, tanpa harus menjadikannya sebagai sarana untuk menyerang lawan.
“Saya tidak akan bilang itu keuntungan mental, ekonomi, atau hanya untuk keuntungan pribadi saya, untuk berusaha tenang, tapi tidak (untuk) menyakiti seseorang,” tandasnya.
Setelah menjadi sorotan karena pernyataannya mengenai media, Marquez kini dijadwalkan menghadapi seri ke-19 MotoGP 2026, yakni MotoGP Malaysia.
Balapan tersebut akan berlangsung di Sirkuit Internasional Sepang pada 30 Oktober hingga 1 November 2026. Seri ini kembali membawa perhatian ke lintasan yang menyimpan salah satu episode paling kontroversial dalam persaingan Marquez dan Rossi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Indonesia naik ke peringkat kedua destinasi ramah Muslim dunia versi GMTI 2026 dengan skor 79, menyamai Türkiye dan Arab Saudi.
Xiaomi meluncurkan Redmi Book 2027 di China dalam ukuran 14 dan 16 inci. Laptop ini membawa prosesor Intel Wildcat Lake, layar 120 Hz, dan baterai 72 Wh.
Pedro Acosta akan bergabung dengan Ducati pada MotoGP 2027 dan 2028. Ia ingin belajar dari Marc Marquez sembari beradaptasi dengan tim barunya.
Timnas Indonesia U-15 menyingkirkan Moldova lewat adu penalti 9-8 setelah bermain imbang 3-3 dan melaju ke 16 besar Tier C.
Toprak Razgatlioglu menjalani operasi bahu setelah kecelakaan di Mandalika. Pebalap Yamaha itu harus mengakhiri musim debut MotoGP 2026 lebih cepat.
Mercedes-Benz memastikan pengembangan Baby G-Class terus berjalan. SUV off-road kompak ini diproyeksikan hadir dengan pilihan listrik dan hybrid.