Jepang hingga China, Ini Negara Pembeli Gas Indonesia
Jepang, China, Singapura, dan Korea Selatan menjadi tujuan utama ekspor gas Indonesia pada 2025. Simak volume dan pangsa ekspornya.
PSIM vs Persibat (Twitter)
PSIM ditahan Persibat Batang 0-0 pada babak pertama pertandingan ISC B 2016 di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (1/5/2016) sore. PSIM gagal mengubah kedudukan meskipun melawan 10 pemain Persibat.
Harianjogja.com, BANTUL — Babak pertama pertandingan antara PSIM Jogja melawan Persibat Batang pada ISC B 2016, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (1/5/2016) berakhir dengan skor 0-0.
Sejak babak pertama, PSIM lebih banyak tampil menyerang. Akan tetapi serangan yang disusun oleh Krisna Adi dan kawan-kawan belum mampu menggetarkan gawang Persibat Batang.
Hingga menit ke-21 tercatat dua kali peluang berhasil diciptakan oleh PSIM di depan gawang Persibat. Sayangnya, peluang tersebut belum mampu dikonversikan menjadi gol.
Lima menit menjelang berakhirnya babak pertama, penyerang Persibat Batang, Engkus Kuswaha mendapatkan kartu merah. Sayang keunggulan jumlah pemain ini tidak bisa dimanfaatkan oleh PSIM untuk mengubah kedudukan. Hingga akhir babak pertama kedudukan tetap 0-0.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jepang, China, Singapura, dan Korea Selatan menjadi tujuan utama ekspor gas Indonesia pada 2025. Simak volume dan pangsa ekspornya.
Apple memperbarui MacBook Pro 14 inci dan iMac dengan chip M6, dukungan Wi-Fi 7, pilihan memori, serta harga mulai Rp27,2 juta.
Jadwal bola 28–29 Oktober 2026: Timnas U-15, Persib vs Melbourne Victory, Serie A, DFB Pokal, dan Carabao Cup beserta jam tayang.
PAPUHY menetapkan Wasis Utomo sebagai ketua periode 2026–2029 untuk memperkuat kolaborasi pengusaha haji dan umrah serta meningkatkan layanan jemaah.
PSS Sleman kalah 1-2 dari Borneo FC di Maguwoharjo. Pieter Huistra memahami kekecewaan suporter dan menilai kartu merah mengubah jalannya laga.
DPRD Kota Jogja mematangkan Raperda P4GN dengan fokus pada rehabilitasi, pengawasan obat berbahaya, dan penguatan koordinasi antarinstansi.