ISC A 2016 : Dibantai Sriwijaya FC 5-0, Ini Kata Gomes

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Senin, 16 Mei 2016 11:35 WIB
ISC A 2016 : Dibantai Sriwijaya FC 5-0, Ini Kata Gomes

Madura United (Bola.com)

ISC A 2016 kurang berpihak kepada Madura United. Tim asal Pulau Garam tersebut dibantai oleh Sriwijaya FC dengan skor 5-0. Berikut pernyataan dari Pelatih MU, Gomes De Oliviera.

 

Harianjogja.com, PAMEKASAN — Pelatih Madura United FC Gomes De Oliviera menyatakan kekalahan telak tim asuhannya atas Sriwijaya FC dengan skor 5-0 merupakan kecelakaan terbesar sepanjang ia menjadi pelatih.

"Ini kami anggap kecelakaan terbesar selama saya menjadi pelatih," kata Gomes dalam keterangan persnya yang disampaikan kepada Antara di Pamekasan, Minggu.

Sriwijaya FC berhasil melibas Madura United dalam laga lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) yang digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (15/5/2016) sore.

Lebih lanjut, Gomes menjelaskan sebenarnya saat kebobolan gol ketiga, pemain berusaha membalasnya. Akan tetapi, karena Laskar Sape Kerap waktu itu harus kehilangan satu pemain, sehingga konsentrasi tim terganggu.

"Kami berharap, ini yang terakhir dari 31 pertandingan yang bakal kami hadapi di sepanjang perhelatan ISC 2016 ini," katanya.

Hal senada juga dikemukakan Manajer Madura United Haruna Soemitro.

Kepada para pemain, Soemitro meminta agar pengalaman pahit dengan Sriwijaya FC hendaknya dijadikan pijakan untuk bangkit dan memperbaiki diri agar kebobolan cukup besar tidak terulang lagi.

"Selesaikan jangan sampai larut, besok harus mempersiapkan pertandingan berikutnya. Sejak saya menangani bola, ini adalah kekalahan paling besar hingga lima gol. Kami harus bangkit dan jangan sampai terpuruk lagi karena ini kompetisi panjang," katanya.

Sementara itu, pemilik klub Madura United Achsanul Qosasi mengakui Sriwijaya FC memang bermain efektif.

"Saya ucapkan selamat. Kekalahan ini membuat saya tidak bisa tidur nyenyak. Manager dan Pelatih harus segera meyakinkan saya bahwa hal seperti ini tidak akan terulang lagi," katanya dalam keterangan persnya, Minggu malam.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online