WPSplinter Ancam Router Wi-Fi, Ini Cara Melindungi Jaringan Rumah
Celah WPSplinter pada perangkat lunak Wi-Fi Broadcom berpotensi membahayakan router. Simak risiko dan cara mengamankan jaringan rumah.
Oktovianus Maniani (Wearemania)
ISC A 2016 menjadi pembuktian bagi Oktovianus Maniani.
Harianjogja.com, MALANG — Sempat menyatakan mengundurkan diri dari Persiba Balikpapan dengan alasan mendapatkan surat menjadi PNS di daerahnya, Oktovianus Maniani ternyata berlabuh ke Arema Cronus.
Pemain kelahiran Jayapura 25 tahun itu resmi diperkenalkan sebagai pemain Arema, Rabu (30/8/2016) siang di kantor klub. Okto mengenakan jersey nomor 28 selama putaran kedua ISC A 2016.
Oktovianus Maniani mengakui jika dirinya baru berjodoh dengan Arema tahun ini. Padahal, manajemen Singo Edan sudah sejak lama menawarinya kontrak.
Terakhir tahun lalu, Okto sempat nyaris mengenakan jersey Arema. Sayang, tawaran manajemen Arema ditolaknya.
"Tahun kemarin saya juga sudah akan bermain di sini (Arema), empat tahun yang lalu juga demikian, tapi belum jodoh," ungkap Okto, sapaan akrabnya, dikutip dari laman Wearemania.
"Saya baru dihubungi manajemen Arema kemarin. Saya langsung mau begitu dapat tawaran ke sekian kalinya dari Arema," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Celah WPSplinter pada perangkat lunak Wi-Fi Broadcom berpotensi membahayakan router. Simak risiko dan cara mengamankan jaringan rumah.
Pemerintah menyiapkan storage minyak mentah di dalam negeri agar impor bisa langsung masuk ke Indonesia dan memperkuat ketahanan energi.
Danantara memperkuat peran KDKMP untuk menyalurkan LPG, MinyaKita, dan pupuk agar kebutuhan masyarakat desa dan kelurahan terpenuhi.
Gandung Pardiman berpulang. Golkar DIY mengenang dedikasi, semangat pantang menyerah, dan perjuangannya untuk masyarakat serta partai.
Layanan Pasporia Imigrasi Kulon Progo di DIY Expo 2026 ramai pemohon. Masyarakat bisa mengurus paspor sekaligus berkonsultasi.
BPJS Kesehatan membantah kabar penghapusan program JKN. Peserta tetap bisa mengakses layanan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku