Dana Darurat Ideal Berapa? Ini Target untuk Lajang hingga Keluarga
Simak cara menghitung dana darurat ideal untuk lajang, pasangan menikah, dan keluarga, beserta pilihan tempat penyimpanan serta tips mengumpulkannya.
Gomes de Oliviera (Maduraunitedfc)
ISC A 2016 belum berpihak kepada Sriwijaya FC.
Harianjogja.com, BANGKALAN — Madura United kembali kebobolan 5 gol dari Sriwijaya FC. Kali ini malah terjadi di kandang sendiri, Stadion Gelora Bangkalan, Rabu (14/9/2016) sore dalam lanjutan kompetisi ISC A 2016.
Skor telak ini membuat misi balas dendam Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab tersebut gagal diwujudkan. Karena saat putaran pertama lalu di Palembang mereka juga kebobolan 5 gol dari Laskar Wong Kito tersebut.
Kekalahan dengan skor mencolok ini menunjukkan bahwa anak asuh pelatih Widodo C. Putro tersebut memang berkualitas. Hal tersebut juga diakui oleh pelatih Madura United Gomes de Oliviera saat konferensi pers usai laga.
“Selamat buat Sriwijaya. Mereka tim berkualitas. Tim bagus dan memiliki pemain yang sarat berpengalaman. Wajar mereka memenangkan pertandingan,” puji eks pemain Mitra Surabaya di era 1990-an tersebut, dikutip dari laman resmi klub, Maduraunitedfc.com, Jumat (16/9/2016).
Meski demikian, Gomes mengaku bahwa para pemainnya sudah berusaha memberikan penampilan terbaiknya dalam pertandingan ini. Namun sayang, dewi fortuna belum menaungi timnya. “Inilah sepakbola. Kami tak beruntung kali ini. Banyak peluang yang gagal jadi gol. Sementara tim lawan efektif. Mereka punya peluang yang sama dengan kami tapi mampu memanfaatkannya jadi gol”,terangnya panjang lebar.
“Bagi Madura, ini bukanlah kehancuran. Kami akan evaluasi untuk perbaikan tim. Kekalahan ini adalah pelajaran bagi kami agar tidak terjadi lagi ke depan,” tambah Gomes dengan raut wajah kecewa.
Sementara Bayu Gatra yang ikut mendampingi Gomes de Oliviera menuturkan, kompetisi masih panjang. Setidaknya ada 14 pertandingan lagi yang harus dilewati Madura United. “Semuanya belum berakhir. Kompetisi masih panjang. Kami akan terus berjuang. Apapun bisa terjadi. Yang pasti harus lebih baik di laga berikutnya,” tutur pemain asli Jember ini
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak cara menghitung dana darurat ideal untuk lajang, pasangan menikah, dan keluarga, beserta pilihan tempat penyimpanan serta tips mengumpulkannya.
Kelompok Pemilah Depo Pengok, Jogja, belum mampu memenuhi permintaan sampah organik untuk pakan ikan hingga 70 ember per minggu.
Cek jadwal layanan SIM Gunungkidul, Selasa 27 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi pelayanan, syarat perpanjangan, dan ketentuan SIM kedaluwarsa.
Putri Kus Wisnu Wardani menerima Fellowship Award dari FIHRA sebagai apresiasi atas pengabdian dan kontribusinya terhadap ketahanan kesehatan Indonesia.
Bulog melelang 380.000 ton beras turun mutu untuk diolah menjadi tepung. UMKM di seluruh Indonesia diprioritaskan melalui lelang nasional.
Kalurahan Plembutan, Gunungkidul, mengembangkan mitigasi banjir berbasis peringatan dini setelah banjir 2017 dan 2025. Program ini menarik perhatian ASEAN.