Mantan Mendag RI Muhammad Lutfi Duga GIC dan Temasek Tekan MSCI, Ini Faktanya
Muhammad Lutfi menduga GIC dan Temasek terkait tekanan kepada MSCI. Apa alasan resmi MSCI mengusulkan perubahan status pasar Indonesia?
PSS Sleman harus membayar mahal laga melawan Persita Tangerang di Stadion Singaperbangsan, Karawang, Sabtu (12/11) sore
Harianjogja.com, SLEMAN — Kesuksesan PSS Sleman mengunci posisi pemuncak klasemen akhir Grup B ISC B 2016 usai menahan imbang tanpa gol atas Persita Tangerang di Stadion Singaperbangsan, Karawang, Sabtu (12/11) sore, harus dibayar mahal.
Sebab, dua pemain PSS yakni Oya Winaldo dan Bagas Adi Nugroho dipastikan tidak bisa memperkuat skuat Super Elang Jawa di babak delapan besar usai mengalami cedera di laga terakhir babak 16 besar tersebut.
Oya terpaksa harus ditarik dan digantikan Denny Rumba di menit ke-37. Sedangkan Bagas Adi Nugroho justru ditarik lebih awal yakni menit ke-27 dan digantikan Waluyo saat PSS melawan Persita.
“Untuk Bagas, sepertinya sudah tidak bisa bermain lagi. Cedera lamanya kambuh lagi. Sementara untuk Oya, kami harapkan dengan sisa waktu mampu kembali pulih,” ujar Pelatih PSS Seto Nurdiyantoro, Minggu (13/11/2016).
Menurut Seto, cedera yang dialami kedua pemain tersebut tidak hanya disebabkan oleh benturan dengan pemain Persita. Akan tetapi, kondisi lapangan di Stadion Singaperbangsan yang bergelombang, membuat risiko cedera untuk pemain PSS semakin besar.
Oleh karena itu, pelatih berlisensi B AFC itu pun telah meminta anak asuhnya untuk tampil lebih hati-hati, agar risiko cedera yang dialami oleh Bagas dan Oya tidak terjadi kepada para pemain lainnya.
Meski demikian, Seto mengaku mengapresiasi kinerja dari para pemainnya. Ia melihat kekompakan Busari dan kawan-kawan cukup terjaga dan diharapkan mampu maksimal jelang babak 8 besar, 20 November mendatang.
“Sekarang tinggal lakukan beberapa pembenahan dan penjagaan saja. Saya harapkan dengan sisa waktu, pembenahan bisa saya maksimalkan,” harap Seto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Muhammad Lutfi menduga GIC dan Temasek terkait tekanan kepada MSCI. Apa alasan resmi MSCI mengusulkan perubahan status pasar Indonesia?
Oknum TNI berpangkat Letkol ditetapkan sebagai tersangka kasus penyewaan rumah dinas di Cijantung yang diduga terkait operasional judi online.
Argentina memimpin daftar negara dengan utang IMF terbesar 2026 sebesar US$56,9 miliar. Simak 10 negara dengan kredit IMF tertinggi.
Kasus diare di Jogja mencapai 15.086 hingga 10 Oktober 2026. Dinkes memperkuat pemantauan, sanitasi, dan edukasi pencegahan.
Mousa Bagayoko absen 3-4 pekan akibat cedera lutut. Pieter Huistra menyiapkan sejumlah opsi gelandang PSS Sleman untuk melawan Persik.
Anggaran infrastruktur DIY 2027 turun Rp33,25 miliar menjadi Rp1,157 triliun. Pemda memprioritaskan jalan, rumah sakit, dan transportasi.