IBL 2017 : Ada Pergantian Pemain, Bima Perkasa Jogja Tak Permasalahkan

Jumali
Jumali Kamis, 12 Januari 2017 10:55 WIB
IBL 2017 : Ada Pergantian Pemain, Bima Perkasa Jogja Tak Permasalahkan

Manajer Bima Perkasa Yogyakarta, Andreas "Kobo" Candra Wibowo, Owner Bima Perkasa Edy Wibowo dan suporting Manajer Bima Perkasa, Rendy saat menggelar konferensi pers di Hotel Novotel, Jogja, Jumat (2/12/2016) siang. (Jumali/JIBI/Harian Jogja)

IBL 2017, Bima Perkasa kemungkinan ada pergantian pemain.

Harianjogja.com, JOGJA — Tim basket asal DIY, Bima Perkasa Jogja terancam tidak maksimal pada laga perdana menghadapi Garuda Bandung pada seri pertama IBL 2017, Jumat (20/1/2017) mendatang di GOR Kertajaya, Surabaya.

Baca Juga : http://m.solopos.com/?p=783712">IBL 2017 : Tak Cocok Harga, Padgett Digantikan Peterson

Manajer Bima Perkasa Jogja Andreas “Kobo” Chandra mengaku tidak mempermasalahkan pergantian salah satu pemainnya tersebut. Sebab, kualitas dari Jamine Peterson dinilai sama dengan James Padgett. Peterson sendiri sempat memperkuat salah satu tim asal Mongolia, Arkhangai dan memperkuat Providence sebuah klub di NCAA.

“Untuk alasan pergantian sendiri dikarenakan, Padgett tidak cocok dengan sallary caps yang diterapkan oleh operator. Peterson dan Corbyn baru bisa bergabung dengan tim pada Jumat (13/1/2017) mendatang,” ungkap Kobo kepada Harianjogja.com, Rabu (11/1/2017).

Menurut Kobo, akibat belum bergabungnya kedua pemain asing ini, maka sejumlah rencana tryout dengan SSS dan Satyawacana Salatiga serta launching tim juga terancam gagal digelar. Selain itu, ancaman kebugaran dan kekompakan tim juga menjadi masalah utama bagi tim. Sebab, kedua pemain ini hanya memiliki waktu sangat singkat untuk beradaptasi dengan tim.

“Oleh karena itu, kami berharap keduanya bisa segera berdaptasi dengan tim,” harap Kobo.

Mengenai lawan pada laga perdana yakni Garuda Bandung, Kobo melihat tim asal Kota Kembang ini diperkuat oleh sejumlah pemain berkualitas dan memiliki dua pemain asing, yakni  Sherrard Brantley dan Justin Reynolds. Oleh karena itu sejumlah persiapan harus dimasifkan oleh Bima Perkasa sebelum bertemu dengan tim asuhan Andre Yuwadi. Sebab, tidak mungkin tim besutan eks pelatih Stadium ini akan jadi batu ganjalan pada kompetisi mendatang.

“Untuk saat ini kami masih terus persiapkan tim dengan maksimal,” ucap Kobo.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online