Richard Hughes Tinggalkan Liverpool dan Gabung Al-Hilal

Jumali
Jumali Sabtu, 05 September 2026 21:37 WIB
Richard Hughes Tinggalkan Liverpool dan Gabung Al-Hilal

Richard Hughes/Instagram

Harianjogja.com, JOGJA—Liverpool kembali menghadapi perubahan penting di jajaran manajemen sepak bola. Richard Hughes resmi mengundurkan diri dari posisinya sebagai direktur olahraga dan akan melanjutkan karier bersama klub Arab Saudi, Al-Hilal.

Keputusan tersebut mengakhiri kiprah Hughes di Anfield yang dimulai pada Juni 2024. Saat itu, ia direkrut Liverpool setelah sukses membangun reputasi sebagai salah satu eksekutif sepak bola paling berpengaruh di Bournemouth.

Kepergian Hughes menjadi perhatian karena terjadi di tengah proyek pembangunan ulang Liverpool pasca-era Jurgen Klopp. Selama menjabat, ia memainkan peran penting dalam sejumlah keputusan strategis yang membentuk arah klub dalam beberapa musim terakhir.

Salah satu keputusan terbesar Hughes adalah keterlibatannya dalam proses penunjukan Arne Slot sebagai pengganti Klopp. Langkah tersebut sempat membuahkan hasil manis ketika pelatih asal Belanda itu membawa Liverpool menjuarai Premier League pada musim pertamanya.

Di sektor transfer, Hughes juga memimpin sejumlah investasi besar untuk memperkuat skuad The Reds. Liverpool menggelontorkan dana ratusan juta poundsterling demi mendatangkan sejumlah pemain bintang.

Beberapa transfer besar yang terjadi pada masa kepemimpinannya antara lain perekrutan Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain, Florian Wirtz, hingga Alexander Isak yang menjadi rekor transfer termahal dalam sejarah klub dengan nilai mencapai 125 juta poundsterling.

Selain itu, Hughes turut terlibat dalam proses perekrutan Hugo Ekitike sebagai bagian dari upaya memperkuat lini serang Liverpool.

Meski sempat menikmati kesuksesan, perjalanan Liverpool pada musim berikutnya tidak berjalan sesuai harapan. The Reds hanya mampu finis di posisi kelima klasemen liga. Hasil tersebut berujung pada berakhirnya masa kerja Arne Slot.

Sebagai gantinya, Liverpool menunjuk Andoni Iraola sebagai pelatih baru. Sosok Iraola bukanlah nama asing bagi Hughes karena keduanya pernah bekerja sama ketika masih berada di Bournemouth.

Keputusan Hughes untuk meninggalkan Liverpool pun mendapat respons positif dari manajemen klub. Presiden Fenway Sports Group (FSG), Mike Gordon, memberikan penghormatan atas kontribusi yang telah diberikan selama masa transisi Liverpool.

Menurut Gordon, Hughes berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dalam periode yang penuh perubahan, mulai dari pengelolaan operasional sepak bola hingga proses perekrutan pemain dan dukungan terhadap tim pelatih.

Manajemen Liverpool juga menyatakan menghormati keputusan pribadi Hughes dan mendoakan kesuksesan bagi dirinya serta keluarga dalam perjalanan karier berikutnya.

Dalam pesan perpisahannya, Hughes mengaku akan tetap mengikuti perkembangan Liverpool dan mendukung klub yang pernah dipimpinnya tersebut.

"Saya akan selalu mengikuti dan mendukung klub ini dengan penuh rasa sayang, dan saya mendoakan kesuksesan bagi semua pihak yang terlibat, baik untuk musim ini maupun masa mendatang," ujar Hughes.

Setelah meninggalkan Anfield, Hughes akan memulai tantangan baru bersama Al-Hilal. Klub raksasa Arab Saudi tersebut terus menunjukkan ambisi besar untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu kekuatan sepak bola dunia.

Di bawah arahan pelatih Simone Inzaghi, Al-Hilal menjadi salah satu klub paling aktif dalam bursa transfer internasional. Pada jendela transfer terakhir, klub tersebut menghabiskan hampir 180 juta poundsterling untuk mendatangkan sejumlah pemain dari Liga Inggris.

Gabriel Martinelli direkrut dari Arsenal dengan nilai transfer sekitar 60 juta poundsterling. Al-Hilal juga memboyong Ollie Watkins dari Aston Villa senilai 51 juta poundsterling.

Tak berhenti di situ, klub asal Riyadh tersebut turut merekrut Crysencio Summerville dari West Ham United dengan biaya sekitar 60 juta poundsterling.

Kehadiran Hughes diyakini akan memperkuat strategi transfer Al-Hilal di masa mendatang. Pengalamannya membangun skuad kompetitif di Premier League menjadi modal berharga bagi klub yang tengah berupaya menarik lebih banyak talenta elite dunia ke Liga Arab Saudi.

Bagi Liverpool, kepergian Hughes menjadi akhir dari satu fase penting dalam proses transformasi klub. Sementara bagi Al-Hilal, kedatangan mantan direktur olahraga The Reds itu merupakan sinyal bahwa ambisi mereka untuk bersaing di panggung global belum akan berhenti dalam waktu dekat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online