12 Mobil Jepang Hemat Bensin dari LCGC hingga Hybrid
Berikut 12 mobil Jepang yang dikenal irit BBM di Indonesia, mulai dari Brio, Ayla, Sigra hingga Yaris Cross Hybrid dan Innova Zenix Hybrid.
Suasana latihan PSIM Jogja di Stadion Mandala Krida, Jogja, Senin (23/1/2017) pagi. (Jumali/JIBI/Harian Jogja)
PSIM Jogja sedang negoisasi dengan pemain senior.
Harianjogja.com, JOGJA -- Keinginan Pelatih PSIM agar manajemen Laskar Mataram mendatangkan sejumlah pemain senior dalam waktu dekat dipastikan segera terealisasi. Pihak manajemen PSIM saat ini telah melakukan komunikasi sekaligus bernegosiasi dengan para pemain senior bidikan agar bisa didatangkan dalam waktu dekat.
"Tiga pemain senior telah melakukan komunikasi dan juga negosiasi dengan kami. Hanya menunggu sedikit lagi, jika mereka sepakat dengan penawaran kami, maka ketinganya langsung datang," ujar Ketua Umum PSIM Agung Damar Kusumandaru pada sela-sela latihan tim di Stadion Mandala Krida, Jogja, Kamis (26/1/2017) pagi.
Adapun ketiga pemain senior tersebut adalah eks PSIM yang sempat bermain di beberapa klub Divisi Utama. Pada posisi bek tengah, ada eks PSIM yang musim lalu membela PSS Sleman, Eko Pujianto.
Pemain kelahiran Padang ini kali pertama bergabung dengan PSIM pada masa kepelatihan M Hanafing dan sempat merasakan tangan dingin dari Erwan Hendarwanto, saat menjadi asisten magang di PSIM. Eko juga dikenal loyal terhadap Laskar Mataram karena baru sekali membela tim di luar PSIM yakni PSS pada musim lalu.
Sedangkan pada posisi penyerang, ada Tri Handoko. Pemain asal Solo ini, kali pertama berbaju PSIM kala diarsiteki oleh Maman Durachman, dan musim lalu memilih membela PSS.
Sementara pada posisi gelandang, terdapat Andi Dwi Kurniawan. Gelandang bertahan ini sempat berbaju PSIM pada 2014, setelah itu, pemain yang akrab dipanggil AK ini memilih berlabuh ke PSGC Ciamis. Awal Februari
Menurut Agung, saat ini pihaknya fokus pada penyelesaian negosiasi dengan ketiga pemain senior tersebut. Diharapkan ketiganya paling lama sudah harus bergabung dengan PSIM pada awal bulan Februari.
Sedangkan untuk satu slot pemain senior yang tersisa, lanjut Agung, manajemen masih mempertimbangkan dua nama yakni Engkus Kuswaha dan Ahmad Taufiq. Kedua nama ini pun sempat membela PSIM beberapa waktu lalu.
Ahmad Taufiq sempat memperkuat PSIM pada masa kepelatihan Maman Durachman. Saat itu, pemain asal Semarang yang sempat berseragam Persiba Bantul dan Persiba Balikpapan ini sempat diduetkan dengan Eko Pujianto sebagai palang pintu lini belakang Laskar Mataram. Sedangkan, Engkus Kuswaha adalah eks penyerang PSIM pada ISC B 2016 lalu.
"Untuk keduanya kami juga masih melakukan pendekatan. Engkus sendiri saat ini masih sibuk mengikuti sejumlah turnamen. Sementara kami fokus datangkan ketiga pemain tersebut," tandas Agung.
Agung menambahkan, dengan bergabungnya tiga pemain senior tersebut dalam waktu dekat, maka kekuatan PSIM akan mencapai 80 persen. Setelah menambah beberapa pemain untuk melengkapi 23 pemain dalam skuat, manajemen akan mengagendakan menggelar laga uji coba pada pertengahan Februari.
Artinya, kemungkinan besar, PSIM tidak akan ambil bagian dalam Dirgantara Cup yang akan digelar pada 17-25 Februari di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
"Untuk Dirgantara Cup, kami masih pertimbangkan masalah teknis. Karena kami juga masih melakukan pembentukan tim. Di samping itu, waktunya juga sangat mepet dengan kompetisi," ungkap Agung.
Di tempat yang sama, Pelatih PSIM Erwan Hendarwanto menyatakan sampai saat ini pihaknya masih fokus melihat beberapa pemain seleksi berumur di bawah 25 tahun.
Dari sembilan pemain yang mengikuti seleksi di empat posisi, yakni penyerang, bek, sayap, gelandang dan kiper, baru dua pemain yang dinilai cukup baik. Kedua pemain tersebut adalah Ardiyanto Agung (eks gelandang PON Jateng) dan Yohanes Edgar Raharawin (eks sayap PON Papua Barat). Meski demikian, keduanya tidak akan langsung direkomendasikan ke manajemen, karena keputusan pencoretan para pemain baru akan dilakukan hari ini.
"Jadi saat ini slot yang masih kosong adalah penyerang dan bek tengah. Kami berharap ketiga pemain senior bisa bersepakat dan bergabung dalam latihan pekan depan. Soal kebutuhan lain, nanti kami cari sambil jalan," harap Erwan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berikut 12 mobil Jepang yang dikenal irit BBM di Indonesia, mulai dari Brio, Ayla, Sigra hingga Yaris Cross Hybrid dan Innova Zenix Hybrid.
Top Ten News Harianjogja.com Minggu 6 September 2026 merangkum kabar kebakaran DIY, erupsi Anak Krakatau, ekonomi, budaya, hingga olahraga.
Penerbangan Singapura-Jakarta tertunda akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Singapore Airlines menyiapkan hotel dan taksi bagi penumpang terdampak.
Gunung Semeru erupsi Minggu pagi dengan kolom letusan 1.000 meter. Warga diminta menjauhi Besuk Kobokan dan radius 5 km dari kawah.
IRGC Iran mengklaim rudal balistik menghantam kapal perang AS. CENTCOM menyebut kedua kapal berhasil menghindari serangan.
Abu vulkanik mengandung silika yang dapat mengiritasi mata, kulit, dan saluran pernapasan. Simak cara membersihkan abu dari tubuh dengan tepat