Wasit El Clasico Barcelona vs Real Madrid, Ini Rekam Jejaknya
Juan Martínez Munuera ditunjuk memimpin El Clasico Barcelona vs Real Madrid. Simak rekam jejak, kontroversi, dan catatan kedua tim.
Persiba Bantul masih mempertimbangkan untuk membentuk skuat dengan 25 pemain
Harianjogja.com, BANTUL -- Rencana karteker pelatih Persiba Bantul Siswanto "Kancil" untuk segera membentuk 25 pemain dalam skuatnya masih mengalami kendala.
Sebab, dari sejumlah pemain undangan yang datang pada seleksi tahap kedua di Lapangan Wirokerten, Banguntapan, Bantul, Senin (6/2/2017) belum menunjukkan penampilan optimal.
"Ada lima pemain hari ini datang. Tadi saya coba, malah jauh dari pemain lama," kata Siswanto usai memimpin latihan.
Meski jauh dari harapan, kelima pemain tersebut masih dipantau pada latihan sore ini. Eks pelatih PPSM Magelang ini masih memberikan kesempatan kepada para pemain tersebut, dengan pertimbangan baru datang kemarin sore.
Sementara untuk pemain yang akan merapat sore ini, Siswanto memastikan ada tiga penyerang muda dan berpengalaman. "Salah satunya dari papua dan ada bekas penyerang PSGC Ciamis. Kami lihat besok, apakah sesuai dengan kebutuhan atau tidak," terang Siswanto.
Menurut Siswanto, kerangka tim Persiba sebenarnya telah ada. Hanya saja masih butuh penambahan penyerang dan pemain pelapis. Rencananya, dalam proses seleksi tahap kedua ini, pelatih asal Magelang ini tinggal mencari beberapa pemain pelapis dan penyerang. "Yang paling utama penyerang. Memang susah sekarang cari, tetapi kami optimalkan waktu yang ada," papar Siswanto.
Siswanto menambahkan, pada kompetisi mendatang, skuat Laskar Sultan Agung hanya akan diisi sebanyak 25 pemain. Dari jumlah tersebut, saat ini telah ada 14 pemain lama yang dipertahankan hingga seleksi tahap kedua. Rencananya, para pemain tersebut tetap dipertahankan hingga menemukan komposisi tepat sesuai kebutuhan tim.
"Soal pembentukan dan program, sebenarnya sudah saya susupi dengan latihan fisik kali ini," kata Siswanto.
Mengenai masa depannya di Persiba, Siswanto mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada manajemem. Sejauh ini dirinya masih optimal dalam mengerjakan tugasnya sebagai karteker pelatih untuk pembentukan tim. "Soal itu tanya manajemen," ucapnya.
Terpisah, Manajer Persiba Endro Sulastomo menyatakan pekan ini persoalan nonteknis soal pemain dan pelatih ditargetkan selesai. Hal ini dilakukan seiring kian dekatnya persiapan dan kick off kompetisi. Selama proses seleksi, lanjut anggota DPRD Bantul ini, manajemen menilai Siswanto memiliki progres yang cukup baik. Alhasil, peluang Siswanto untuk menjadi pelatih tetap sangat terbuka. Namun semuanya tergantung negosiasi dengan yang bersangkutan.
"Ya, lihat saja nanti. Kami masih memantau," kata Endro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Juan Martínez Munuera ditunjuk memimpin El Clasico Barcelona vs Real Madrid. Simak rekam jejak, kontroversi, dan catatan kedua tim.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo 26 Oktober 2026, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Kereta pertama pukul 05.05 WIB, tarif Rp8.000.
BPBD Sleman telah menyalurkan 1.024.000 liter air bersih hingga Oktober 2026. Sebanyak 11 sekolah dan Puskesmas Ngaglik II masih membutuhkan bantuan.
PSMS Medan mengalahkan PSIS Semarang 2-1 dan naik ke posisi kedua Grup A Pegadaian Championship 2026/2027. Dua kartu merah mewarnai laga.
Shin Tae-yong menyayangkan pemecatan sejumlah pelatih Super League 2026/2027, termasuk Jean-Paul van Gastel dan Marcos Santos setelah kalah dari Persija.
Gunung Lokon di Tomohon masih berstatus Waspada. Masyarakat dan wisatawan dilarang mendekati Kawah Tompaluan dalam radius 1,5 kilometer.