3 Cara Menyembunyikan File di HP Android agar Tak Mudah Terlihat
Simak 3 cara menyembunyikan file di HP Android, mulai dari Folder Aman Files by Google, folder bertanda titik, hingga Folder Terkunci Google Photos.
Laga PSS Sleman melawan PSCS Cilacap di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (19/4/2017). Pertandingan itu berkesudahan 0-1 untuk kemenangan PSCS. (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto)
Liga 2 2017, PSS akan menghadapi Persip.
Harianjogja.com, SLEMAN -- Pelatih PSS Sleman Freddy Mulli memastikan menanggalkan pola 4-2-3-1 saat menjamu Persip Pekalongan pada lanjutan Liga 2 2017 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, 6 Mei mendatang.
Padahal, pola dengan mengandalkan pengoptimalan dua gelandang (double pivot) di lini tengah ini terbukti mampu dijalankan secara optimal oleh Jodi Kustiawan dan kawan-kawan saat mengantar PSS meraih kemenangan 0-2 di Stadion Guntur Darjono, Purbalingga, Rabu (26/4) sore
"Sistem itu menyesuaikan keadaaan. Dan di kandang kemungkinan saya pakai sistem berbeda, tentunya dengan menyesuaikan kondisi yang ada," kata Freddy kepada Harianjogja.com, Kamis (27/4/2017) siang.
Eks pelatih Persebaya Surabaya ini mengungkapkan, pada laga kandang pihaknya sengaja menggunakan pola 4-1-4-1 sebagai formasi baku. Di mana diharapkan dengan penggunaan pola ini, maka pemain bertahan dan gelandang bisa terfokus pada daerah masing-masing sehingga sulit ditembus oleh lawan. Sebaliknya dengan penerapan formasi ini diharapkan, banyak pilihan penyerangan baik dari sayap kanan dan kiri atau dari tengah lapangan.
Pola 4-1-4-1 pun bisa berubah menjadi 4-4-2 seperti saat PSS melawan PSCS di laga pembuka Liga 2 dan memungkinkan berubah menjadi 4-3-3 saat menyerang.
"Karena kami butuh kemenangan. Hanya saja, kemarin saat laga perdana melawan PSCS pola ini harus kami modifikasi karena Busari absen. Semoga saja, nanti saat melawan Persip anak-anak dalam kondisi yang prima dan mampu tampil optimal," terang Freddy.
Freddy mengungkapkan, dari hasil evaluasi sementara dari laga melawan Persibangga Purbalingga, pihaknya mencatat skuatnya masih mengalami kelemahan. Fisik dari sejumlah pemain dinilainya mengalami penurunan dan dibutuhkan peningkatan. Di sisi lain, tercatat ada tiga pemain yang mengalami cedera karena buruknya kondisi lapangan di kandang Persibangga.
"Tedi engkelnya kena, karena lapangan bergelombang. Kito juga mengalami masalah karena sempat mengalami benturan. Semoga saja mereka mampu pulih sebelum laga menghadapi Persip," harap Freddy.
Mengenai anak asuh Didik Listiyantoro yang akan dihadapi oleh PSS, Freddy mengaku tidak ingin menganggap remeh kekuatan dari Laskar Kalong. Sebab, meski sempat mengalami kekalahan 1-3 di kandang, motivasi para pemain Persip dipastikan akan berlipat saat berhadapan dengan PSS. "Ini yang perlu kami waspadai. Mereka juga sudah cukup lama dalam pembentukan tim," ucap Freddy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak 3 cara menyembunyikan file di HP Android, mulai dari Folder Aman Files by Google, folder bertanda titik, hingga Folder Terkunci Google Photos.
Iran menuding elemen pemerintah AS dan aktor yang bersekutu dengan Israel berupaya memanipulasi pasar energi global di tengah konflik.
DPRD DIY menyoroti perubahan data desil yang menjadi basis sejumlah kebijakan, termasuk bantuan sosial dan kepesertaan BPJS.
Pemkot Jogja mendorong koperasi mengembangkan sektor riil melalui SiKepo agar usaha anggota dan koperasi terintegrasi serta lebih produktif.
Lima tokoh disebut masuk bursa Ketum PBNU 2026-2031. Simak profil, pengalaman, dan gagasan para kandidat dalam Muktamar ke-35 NU.
YOT VI di GOR UNY diikuti 5.200 karateka. Ajang ini menjadi wadah pembinaan atlet usia dini hingga kompetisi tingkat internasional.