Pemerintah Perketat Larangan Bakar Lahan, Pelanggar Terancam Pidana
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
Tercermin dari hasil evaluasi atas laga uji coba melawan Madiun Putra, Minggu (4/6/2017) malam
Harianjogja.com, SLEMAN—Penyelesaian akhir menjadi persoalan yang harus segera diatasi pelatih PSS Sleman, Freddy Mulli, sebelum menjalani laga lanjutan Grup 3 Liga 2 menjamu PSGC Ciamis di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (5/7/2017).
Hal ini tercermin dari hasil evaluasi atas laga uji coba melawan Madiun Putra, Minggu (4/6/2017) malam di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Meski menang dengan skor 3-1 pada latih tanding dengan format tiga babak, Busari dan kawan-kawan dinilai masih mengalami kendala dalam penyelesaian akhir.
Berdasarkan statistik yang ada, sepanjang 90 menit pertandingan, PSS mampu mencetak 10 kali tembakan ke gawang, tujuh tendangan pojok dan sembilan tembakan melenceng. Namun, dari angka tersebut, para punggawa Skuat Super Elang Jawa, julukan PSS, hanya mampu mengonversikannya menjadi tiga gol pada 30 menit babak pertama.
Ketiga gol yang dilesakkan oleh PSS tersebut melalui kaki Busari pada menit ke-12, seusai menerima bola rebound di depan gawang Madiun Putra. Gol kedua PSS dicetak melalui tandukan kepala Jodi Kustiawan menit ke-16, seusai menerima bola silang dari Rosi Noprihanis yang menusuk pada sisi kiri pertahanan Madiun Putra.
Gol terakhir PSS dicetak oleh Kito Chandra melalui tembakan plessing pada menit ke-17 setelah menusuk pertahanan sisi kanan Madiun Putra. “Masalah penyelesaian akhir memang masih jadi kendala bagi kami [PSS]. Kami akan lakukan perbaikan nantinya,” kata Freddy Mulli seusai laga, Minggu.
Allenatore kelahiran Palopo, Sulawesi Selatan ini mengungkapkan dirinya sengaja tidak banyak melakukan perombakan pemain pada 30 menit babak pertama. Perombakan skuat hanya dilakukan di lini depan, yang dengan memasang Kito Candra dan Tony Yuliandri pada pola 4-4-2. Alhasil, PSS mampu unggul 3-1 selama 30 menit awal babak pertama.
Pelatih Madiun Putra FC, Sartono Anwar, mengatakan dirinya sengaja memasang pemain lapis kedua pada 30 menit babak pertama. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi sekaligus melihat kesiapan para pemain pelapis. “Baru setelah pemain inti masuk, tidak mengalami kebobolan gol,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
Dispetaru Kabupaten Bantul menegaskan, pendirian bangunan di sempadan pantai harus mengikuti aturan merespons sejumlah bangunan yang rusak diterjang gelombang
Road trip makin populer di 2026. Simak 5 tips persiapan sebelum perjalanan jarak jauh
Prabowo menyebut negara menanggung penuh iuran JKN bagi 96,8 juta warga tidak mampu dan membangun 66 RSUD di berbagai daerah.
Kemendagri membuka Program Masadagri Batch III 2026 dengan 65 posisi magang di 12 unit kerja. Pendaftaran dibuka 15-19 Agustus 2026 untuk mahasiswa D4 dan S1.
Festival seni rupa ARTJOG kembali digelar di Jogja National Museum (JNM), Yogyakarta. Berlangsung sejak 19 Juni hingga 30 Agustus 2026