Harga Tiket ke Jepang Turun Mulai September, ANA dan JAL Pangkas Biaya
Harga tiket pesawat ke Jepang diprediksi lebih murah mulai September 2026. ANA dan JAL turunkan biaya tambahan bahan bakar jadi Rp3,69 juta, lebih hemat Rp1,4 j
Pesepak bola Persiba Bantul Ahmad Junaidi (merah) berebut bola dengan pesepak bola Persiwa Wamena pada laga uji coba di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (17/6/2017). (JIBI/Harian Jogja/Jumali)
Rendahnya jam terbang dinilai menjadi faktor penyebab bermasalahnya mentalita
Harianjogja.com, BANTUL—Mentalitas pemain Persiba Bantul dinilai masih mengalami masalah jelang menjamu Persipon Pontianak pada pekan keenam Grup 4 2017 di Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu (8/7/2017) mendatang.
Kegagalan Slamet Widodo dan kawan-kawan meraih kemenangan dari lima pertandingan awal di kompetisi kasta kedua di Tanah Air dan rendahnya jam terbang dinilai menjadi faktor penyebab bermasalahnya mentalitas para punggawa Laskar Sultan Agung. Alhasil, skema dan permainan yang direncanakan gagal dijalankan optimal baik dalam pertandingan.
Pelatih Persiba Bantul Purwanto Suwondo mengatakan akibat penurunan mentalitas pemain, banyak pola permainan dan skema yang telah direncanakan gagal diimplementasikan saat kompetisi maupun uji coba. Hal paling kentara adalah saat Persiba ditekuk Persiwa Wamena 1-3 dalam latih tanding di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (17/6/2017) malam.
“Persiba mengandalkan pemain muda. Faktor mentalitas jadi penentu. Kami [Persiba] dari tim pelatih hanya bisa membantu teknik dan pola, selebihnya mentalitas pemain jadi kunci di lapangan,” ujar mantan pelatih PSBI Blitar ini seusai pertandingan.
Mantan penyerang Persija Jakarta ini menambahkan akibat penurunan mentalitas pemainnya, kreativitas dan keberanian untuk melakukan serangan menjadi hilang. Beberapa kali lini tengah dan depan Persiba padahal sempat masuk ke daerah pertahanan Persiwa. Hanya saja, begitu masuk kotak pertahanan Persiwa, pemain Persiba seakan kehilangan kepercayaan diri dan bingung mengambil keputusan.
“Inilah yang jadi masalah. Sekarang tidak banyak waktu karena pertandingan melawan Persipon sudah di depan mata, akan coba tingkatkan motivasi para pemain dan memberi refresh kepada pemain. Kami tidak ingin kembali gagal meraih kemenangan pada laga kandang kali ini,” ujar Purwanto.
Persoalan mentalitas pemain Persiba tidak hanya mendapatkan sorotan dari pelatih Persiba Purwanto Suwondo, namun juga dari tim lawan, Persiwa Wamena. Pelatih Persiwa, Djoko Susilo, menilai secara permainan, sang tuan rumah cukup baik.
“Mereka [pemain Persiba] terlihat bingung saat masuk kotak enam belas kami [Persiwa]. Tidak ada percaya diri dan bingung harus berbuat apa. Lini kedua mereka juga tidak berani keluar. Coba saja jika mereka lebih berani, mungkin akan berbeda,” paparnya.
Dilihat dari hasil, Djoko mengaku puas dengan permainan anak asuhnya. Kemenangan 3-1 atas Persiba Bantul kali ini menunjukkan adanya peningkatan tren dari Persiwa selama melakoni persiapan menghadapi lawan di Grup 8 Liga 2.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga tiket pesawat ke Jepang diprediksi lebih murah mulai September 2026. ANA dan JAL turunkan biaya tambahan bahan bakar jadi Rp3,69 juta, lebih hemat Rp1,4 j
Jadwal KRL Solo-Jogja tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.
Asap putih dari mesin atau knalpot motor bisa menjadi tanda oli terbakar, ring piston aus, hingga gasket kepala silinder rusak. Kenali penyebabnya sebelum kerus
Apple dikabarkan melatih model AI khusus untuk pasar China bersama Alibaba. Langkah ini membuka jalan bagi peluncuran Apple Intelligence di China dan memperkuat
Bareskrim ungkap jaringan judi online Ujangbet dengan transaksi Rp890 miliar. Modus deposit menggunakan pulsa. Polisi peringatkan orang tua awasi penggunaan HP