PSS Raih Puncak Klasemen Sementara Grup 3

Jumali
Jumali Minggu, 09 Juli 2017 22:59 WIB
PSS Raih Puncak Klasemen Sementara Grup 3

PSS Sleman berhasil memenuhi ambisinya meraih poin penuh di kandang setelah menekuk PSGC Ciamis

Harianjogja.com, SLEMAN -- PSS Sleman berhasil memenuhi ambisinya meraih poin penuh di kandang setelah menekuk PSGC Ciamis dengan skor 2-0 pada lanjutan Liga 2 Grup 3 2017 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Sabtu (8/7/2017) malam. Dua gol PSS dicetak oleh Riski Novriansyah pada menit ke-18 dan Busari menit ke-82.

Atas raihan tiga poin ini, PSS pun menjadi pemuncak klasemen sementara Grup 3 dengan total 13, sedangkan di posisi kedua ditempati oleh PSCS dengan 12 poin.

Menurunkan tiga pemain depan sekaligus, Riski Novriansyah, Chandra Waskito dan Imam Bagus, PSS langsung tampil menekan barisan pertahanan PSGC sejak awal babak pertama. Namun, ketatnya lini tengah dan belakang PSGC membuat beberapa kali serangan PSS baik melalui Riski Novriansyah dan Chandra Waskito selalu gagal.

Sebaliknya, PSGC yang lebih banyak tertekan, bukan tanpa peluang. Taufan dan kawan-kawan sesekali keluar dan mencoba menekan pertahanan PSS yang diisi oleh Arie Sandy dan Jodi Kustiawan.

Memasuki menit ke-15 petaka terjadi di tim tamu. Keputusan Taufan menjatuhkan Riski Novriansyah berbuah hukuman penalti. Meski sempat diprotes pemain PSGC dengan keluar lapangan pertandingan, namun Hambali, wasit yang memimpin jalannya laga tetap memberikan hadiah penalti kepada PSS.

Riski Novriansyah pun melaksanakan tugasnya dengan baik dengan menempatkan bola tepat di tiang jauh gawang Goniyanur di menit ke-18. Skor 1-0 untuk PSS.

Tertinggal donasi gol membuat PSGC tampil menekan. Namun, beberapa kali serangan yang dikomandoi oleh Joko Sasongko ini gagal mengubah kedudukan. Hal sama juga dialami oleh PSS, di mana beberapa kali serangan PSS masih jauh dari harapan. Hingga babak pertama usai, kedudukan tetap 1-0 untuk keunggulan PSS.

Memasuki babak kedua, Freddy pun melakukan beberapa perubahan. Wahyu Sukarta masuk menggantikan Jodi Kustiawan dan menarik Waluyo memasukkan Zamzami.

Alhasil pola serangan PSS pun lebih bervariasi. Puncaknya, Stadion Maguwoharjo kembali bergemuruh setelah Busari menceploskan bola dari luar kotak penalti ke gawang PSGC pada menit ke 82. Skor 2-0 bertahan hingga akhir babak kedua.

Pelatih PSGC Lukas Tumbuan mengaku hukuman penalti sempat meruntuhkan mental pemain. Sebab, pihaknya menilai penalti tidak harus diberikan pada laga kali ini. "Hal ini diperparah dengan gol kedua dari pemain PSS,'' katanya.

Sementara pelatih PSS Freddy Mulli mengatakan, secara permainan pihaknya belum sepenuhnya puas dengan penampilan anak asuhnya. Sebab, pada babak kedua akibat banyaknya pemain cedera membuat dirinya harus menurunkan pemain pelapis.

''Tetapi kami berterimakasih kepada pemain dan untuk Busari gol tadi adalah hadiah atas pernikahannya,'' papar Freddy.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online