7 dari 10 Server PHP Indonesia Terancam, Ini Penyebabnya
Vaksincom menemukan 69,6% host PHP di Indonesia menggunakan versi kedaluwarsa. Kenali risiko PHP2Shell dan langkah mencegah peretasan.
Logo FIFA - ist
Harianjogja.com, JOGJA—Pertandingan Timnas Inggris U-15 melawan Republik Irlandia di Piala Dunia U-15 dan Festival berakhir dengan penghentian laga setelah para pemain Inggris meninggalkan lapangan. Keputusan itu diambil setelah staf pelatih Inggris melaporkan dugaan tindakan rasisme kepada wasit.
BBC melaporkan, pertandingan yang berlangsung di Baku, Azerbaijan, pada Senin waktu setempat tersebut sempat berjalan hingga Inggris tertinggal 1-4. Insiden terjadi menjelang laga berakhir ketika perselisihan antara dua pemain berlanjut dengan laporan dugaan rasisme.
FIFA kini mengumpulkan laporan resmi untuk menyelidiki kejadian tersebut. Hasil pengumpulan laporan akan diteruskan kepada komite disiplin independen untuk menentukan langkah berikutnya.
Insiden bermula ketika dua pemain terlibat perselisihan di lapangan. Setelah kejadian itu, salah satu pemain Inggris mendatangi bangku cadangan untuk menyampaikan keluhan kepada staf pelatih.
Dalam rekaman siaran pertandingan di DAZN, pelatih kepala Inggris U-15, Matt Thorpe, terlihat meminta wasit menghampirinya. Staf pelatih kemudian menyampaikan bahwa mereka melaporkan dugaan tindakan rasisme.
Wasit sempat mengatakan tidak dapat mendengar keluhan yang disampaikan staf Inggris. Namun, salah satu asisten pelatih menegaskan bahwa laporan yang mereka sampaikan berkaitan dengan dugaan rasisme dan tim tidak ingin melanjutkan pertandingan.
"Kami melaporkan rasisme... kami tidak ingin bermain," kata asisten pelatih Inggris dalam rekaman tersebut.
Staf pelatih lainnya juga menegaskan para pemain tidak bersedia kembali bermain. Setelah itu, tim Inggris meninggalkan lapangan sehingga pertandingan tidak dilanjutkan.
FIFA menyatakan mengetahui insiden yang terjadi dalam pertandingan Inggris melawan Republik Irlandia di turnamen kelompok usia tersebut. Badan sepak bola dunia itu menyebut pertandingan dihentikan setelah tim Inggris menolak melanjutkan permainan.
"Laporan resmi sedang dikumpulkan, dan masalah ini akan dirujuk ke komite disiplin independen, yang akan memutuskan pada waktunya," demikian pernyataan juru bicara FIFA yang dikutip BBC Sport.
Dengan proses tersebut, penentuan tindak lanjut kasus masih menunggu laporan resmi dan keputusan komite disiplin independen. Dugaan rasisme yang dilaporkan staf Inggris belum dapat diperlakukan sebagai kesimpulan akhir sebelum proses pemeriksaan selesai.
Sementara itu, Asosiasi Sepak Bola Inggris atau FA masih menunggu informasi lebih lanjut dari FIFA. FA menyatakan kesejahteraan pemain menjadi prioritas dalam menyikapi insiden tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksincom menemukan 69,6% host PHP di Indonesia menggunakan versi kedaluwarsa. Kenali risiko PHP2Shell dan langkah mencegah peretasan.
Pemda DIY menargetkan penataan 23 fasad bangunan Malioboro pada 2026 dengan anggaran Rp1,17 miliar untuk menjaga karakter kawasan Sumbu Filosofi.
Mobil listrik bekas China mulai menguasai celah pasar Eropa. Penjualannya tumbuh 280% dengan harga unit tertentu 40% lebih murah.
Kenali 11 ciri yang dikaitkan dengan kecerdasan, mulai dari empati dan kemampuan beradaptasi hingga rasa ingin tahu dan introspeksi.
Timnas Inggris U-15 meninggalkan lapangan saat melawan Irlandia setelah melaporkan dugaan rasisme. FIFA mengumpulkan laporan untuk penyelidikan.
Jepang, China, Singapura, dan Korea Selatan menjadi tujuan utama ekspor gas Indonesia pada 2025. Simak volume dan pangsa ekspornya.