Jose Mourinho./Reuters-Andrew Yates
Harianjogja.com, MANCHESTER — Manajer Manchester United, Jose Mourinho, mendapat kritik keras karena strategi parkir bus ketika timnya tumbang 1-2 dari Manchester City pada Derby Manchester di Old Trafford, Desember 2017 lalu.
Saat itu, United memang sempat mengimbangi City 1-1 dengan gol Marcus Rashford setelah tertinggal gol David Silva pada babak pertama. Tapi setelah jeda turun minum, gawang United yang dikawal David de Gea kembali kebobolan oleh gol pemain City, Nicolas Otamendi.
Setan Merah, julukan United, harus belajar dari kekalahan tersebut ketika kembali bertemu City pada Derby Manchester di Stadion Etihad, Sabtu (7/4/2018) pukul 23.30 WIB. Marcus Rashford dkk. pantang mendapat kekalahan di Etihad, karena itu akan membuat City menyegel gelar juara Liga Premier musim ini di hadapan mata kepala mereka.
Untuk menghindari rasa sakit tersebut, Mourinho perlu mempertimbangkan mengganti taktik parkir busnya tersebut. Apalagi, City diperkirakan tidak bakal menurunkan semua pilar terbaiknya pada Derby Manchester nanti. Seperti dilansir manchestereveningnews.co.uk, Jumat (6/4/2018). Guardiola diperkirakan akan memulai laga dengan menempatkan beberapa pilarnya dari bangku cadangan.
Itu karena City masih memiliki unfinished business (bisnis yang belum terselesaikan) dengan Liverpool. Empat hari setelah Derby Manchester, The Citizens masih harus berjumpa kembali Liverpool pada leg keduaperempat final Liga Champions, Rabu (11/4/2018) dini hari WIB. City wajib membalikkan kekalahan 0-3 pada leg pertama jika mereka masih ingin bertahan di Liga Champions musim ini.
Maka bisa dimaklumi jika Guardiola akan menempatkan beberapa bintangnya, seperti David Silva, Kevin de Bruyne, Fernandinho, atau Leroy Sane di bench ketika peluit kick-off dibunyikan di Derby Manchester nanti. Toh, jika mendapat hasil buruk melawan United, City masih bisa menyegel Liga Premier akhir pekan depan di kandang Tottenham Hotspur di Stadion Wembley.
Jika City benar-benar menyimpan pilarnya, itu akan menjadi kesempatan United untuk tampil menyerang di Derby Manchester. Apalagi, Liverpool sudah menunjukkan hanya strategi “bus menyerang” yang bisa mengalahkan City.
Mourinho, yang menelan sembilan kekalahan dalam 20 duel kontra Josep Guardiola dalam kariernya itu, bisa menjadikan Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez sebagai motor serangan di Etihad. Lukaku selalu mencetak gol dalam tiga penampilan terakhirnya bersama United, sementara Sanchez mencetak satu gol dan sebiji assist ketika United menundukkan Swansea City 2-0, akhir pekan lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Tags: