Liverpool vs AS Roma (Reuters-Carl Recine)
Harianjogja.com, LIVERPOOL - Biang kekalahan AS Roma menurut pelatihnya Eusebio Di Francesco karena kehilangan kepercayaan diri setelah tampil mengesankan di awal.
Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Anfield, Rabu (25/4/2018) dini hari WIB, Roma takluk dengan skor 5-2. Padahal, mereka tampil baik di awal dengan beberapa kali mengancam gawang tuan rumah. Pressing mereka menyulitkan The Reds untuk berkembang.
Namun, Roma justru mengendur. Mereka pun kebobolan dua gol di babak pertama yang diborong Mohamed Salah. Di babak kedua, Liverpool mampu menambah tiga gol lewat Sadio Mane dan dua gol Roberto Firmino. Liverpool pun unggul 5-0. Beruntun, Edin Dzeko dan Diego Perotii mampu memperkecil kedudukan menjadi 5-2.
"Hari ini tim kehilangan kepercayaan diri terlalu banyak dan benar-benar bubar secara permainan. Tapi itu tak seharusnya terjadi, tak peduli berapa banyak kemunduran yang terjadi atau gol-gol yang masuk ke gawang," ungkap Di Francesco seperti dilansir Football Italia.
Dalam pertandingan ini, Roma terlihat kesulitan membendung umpan-umpan panjang yang dilakukan Liverpool. Ruang-ruang di sisi pertahanan Roma kerap dimanfaatkan tuan rumah untuk mengirim umpan panjang kepada Salah atau pun Mane. Dari peluang itu bisa menciptakan ancaman bahkan gol.
"Mereka secara konstan melakukan umpan panjang, dari area manapun. Dan sulit untuk menutup celah ketika ada para pemain yang selalu lebih cepat daripada Anda," kata kapten Roma, Daniele De Rossi.
"Kami sudah mendapatkan nuansa bahwa mereka akan langsung melewati lini tengah sepenuhnya, jadi kami tak bisa memotong umpan," sambungnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Tags: